UPBUPB
Jurnal Agrosains Universitas Panca BhaktiJurnal Agrosains Universitas Panca BhaktiPakcoy (Brassica rapa L.) memiliki peran strategis sebagai bahan pangan dan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, namun kesenjangan tinggi antara produksi nasional dan permintaan domestik memerlukan upaya perluasan pertanian, khususnya di lahan aluvial potensial di Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menentukan kombinasi dosis optimal biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) terhadap parameter pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian dilakukan di Desa Jawa Tengah, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dari bulan Mei hingga Juli 2025. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan dosis FMA yang terdiri dari enam taraf: F0 (kontrol), F1 (10 g/tanaman), F2 (15 g/tanaman), F3 (20 g/tanaman), F4 (25 g/tanaman), dan F5 (30 g/tanaman). Setiap perlakuan diulang empat kali dengan tiga tanaman sampel per ulangan, sehingga total terdapat 72 tanaman (6×4×3=72). Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah batang, berat segar, dan volume akar. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi FMA berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap jumlah batang, berat segar, dan volume akar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Perlakuan F4 (25 g/tanaman) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (32,25 cm) dan jumlah batang (13,25 batang), sedangkan F5 (30 g/tanaman) menghasilkan berat segar tertinggi (164,50 g) dan volume akar tertinggi (9,75 mL). Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi FMA pada dosis 25–30 g/tanaman dapat secara efektif meningkatkan produktivitas pakcoy pada tanah yang masam dan miskin nutrien.
Pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah batang, berat segar tanaman, dan volume akar pakcoy yang ditanam di tanah Podsolik Merah Kuning, meskipun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman.Dosis FMA 25 g/tanaman (F4) menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah batang tertinggi, sementara dosis 30 g/tanaman (F5) memberikan berat segar dan volume akar terbaik.Oleh karena itu, aplikasi FMA pada kisaran dosis 25–30 g/tanaman direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas pakcoy secara berkelanjutan di lahan marginal seperti tanah Podsolik Merah Kuning.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh kombinasi FMA dengan berbagai jenis bahan amelioran organik, seperti biochar dari limbah pertanian atau kompos, untuk melihat sinergi dalam meningkatkan kesuburan tanah dan respons pertumbuhan pakcoy di lahan Podsolik Merah Kuning. Kedua, sebaiknya dikaji respons pakcoy terhadap dosis FMA yang lebih luas, termasuk dosis di atas 30 g/tanaman, untuk menentukan ambang batas optimal dan kemungkinan efek negatif akibat kelebihan dosis. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang dampak jangka panjang pemberian FMA terhadap kesehatan tanah, seperti keanekaragaman mikroba tanah, stabilitas struktur tanah, dan penurunan toksisitas aluminium, agar dapat menilai keberlanjutan penggunaan FMA dalam sistem budidaya intensif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang masih terbatas pada respons morfologis jangka pendek dan tidak mengevaluasi interaksi kompleks antar faktor tanah dan tanaman secara mendalam. Selain itu, eksplorasi varietas pakcoy yang berbeda dalam respons terhadap FMA juga penting untuk memahami spesifisitas simbiosis dan efisiensi penggunaan teknologi. Dengan demikian, rekomendasi teknologi dapat menjadi lebih spesifik dan adaptif terhadap kondisi lokal. Penelitian lanjutan juga sebaiknya mempertimbangkan aspek ekonomi, seperti analisis biaya-manfaat penggunaan FMA dalam skala petani, agar teknologi ini dapat diadopsi secara luas. Integrasi faktor lingkungan seperti curah hujan dan suhu mikro juga penting untuk memahami variabilitas respons di lapangan. Pendekatan holistik seperti ini akan mendorong pengembangan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan di lahan marginal.
- Improvement of Corn Plant Yield Through the Application of Biochar and Trichocompost from Rice Harvest... doi.org/10.26737/ij-mds.v6i2.4641Improvement of Corn Plant Yield Through the Application of Biochar and Trichocompost from Rice Harvest doi 10 26737 ij mds v6i2 4641
- Penggunaan Biochar dan Trichokompos untuk Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Tanah Sulfat Masam | masulili... doi.org/10.24198/jt.vol16n2.9Penggunaan Biochar dan Trichokompos untuk Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Tanah Sulfat Masam masulili doi 10 24198 jt vol16n2 9
- Pengaruh Pemberian Biochar Sekam Padi - Kotoran Ayam untuk Pertumbuhan dan Produksi Tomat di Lahan Gambut... journal.ugm.ac.id/jbp/article/view/85891Pengaruh Pemberian Biochar Sekam Padi Kotoran Ayam untuk Pertumbuhan dan Produksi Tomat di Lahan Gambut journal ugm ac jbp article view 85891
| File size | 216.27 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Uji validitas melibatkan 9 aspek penilaian produk, termasuk koherensi, keterbacaan, kosa kata, struktur kalimat, format, metode penulisan, aplikasi danUji validitas melibatkan 9 aspek penilaian produk, termasuk koherensi, keterbacaan, kosa kata, struktur kalimat, format, metode penulisan, aplikasi dan
USNSJUSNSJ Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah buah (12,77 dan 5,00), berpengaruh nyataHasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah buah (12,77 dan 5,00), berpengaruh nyata
UPBUPB Aplikasi ekstrak daun kelor pada dosis 40–55 mL/L dapat direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan daun dan produktivitas seledri di tanah PodsolikAplikasi ekstrak daun kelor pada dosis 40–55 mL/L dapat direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan daun dan produktivitas seledri di tanah Podsolik
USIUSI Kontribusi Nitrogen serasah jabon ke tanah sampai bulan ke-4 sebesar 2,05 mg/m2 (setara dengan 0,048 kg/ha urea), Phospor sebesar 0,12 mg/m2 (setara denganKontribusi Nitrogen serasah jabon ke tanah sampai bulan ke-4 sebesar 2,05 mg/m2 (setara dengan 0,048 kg/ha urea), Phospor sebesar 0,12 mg/m2 (setara dengan
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah produksi terhadap pendapatan petani cengkeh di Desa Rante Alang, Kecamatan Larompong, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah produksi terhadap pendapatan petani cengkeh di Desa Rante Alang, Kecamatan Larompong, Kabupaten
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Hasil menunjukkan bahwa aplikasi urea secara signifikan meningkatkan produktivitas jagung. Dampak positif terhadap hasil panen semakin besar ketika ureaHasil menunjukkan bahwa aplikasi urea secara signifikan meningkatkan produktivitas jagung. Dampak positif terhadap hasil panen semakin besar ketika urea
UNUHAUNUHA ha-1, (p1) 5 ton. ha-1, (p2) 10 ton. ha-1, (p3) 20 ton. ha-1, (p4) 30 ton. ha-1, (p5) 40 ton. ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupukha-1, (p1) 5 ton. ha-1, (p2) 10 ton. ha-1, (p3) 20 ton. ha-1, (p4) 30 ton. ha-1, (p5) 40 ton. ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk
UNUHAUNUHA Penelitian dilaksanakan menggunakan metode percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan rancangan percobaan faktor tunggal. Perlakuan yangPenelitian dilaksanakan menggunakan metode percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan rancangan percobaan faktor tunggal. Perlakuan yang
Useful /
UPBUPB These soils are characterized by high acidity (pH < 5. 5), low cation exchange capacity, high exchangeable aluminum, and nutrient deficiency. Moringa leafThese soils are characterized by high acidity (pH < 5. 5), low cation exchange capacity, high exchangeable aluminum, and nutrient deficiency. Moringa leaf
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan edukasi, pelatihan, dan penyuluhan tentang teknologi pertanian modern ini agar para wanitaOleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan edukasi, pelatihan, dan penyuluhan tentang teknologi pertanian modern ini agar para wanita
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil analisa dengan metode Earned Value Analysis pada proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana KabupatenHasil analisa dengan metode Earned Value Analysis pada proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten
UNTAG SMDUNTAG SMD variasi optimum abu arang kayu adalah 3% dengan kuat tekan 294,45 kg/cm2 (24,44 MPa). perubahan mutu rencana beton menjadi K-275 kg/cm2 disebabkan olehvariasi optimum abu arang kayu adalah 3% dengan kuat tekan 294,45 kg/cm2 (24,44 MPa). perubahan mutu rencana beton menjadi K-275 kg/cm2 disebabkan oleh