JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika Kimia

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam yang terdapat pada batuan yang ditemukan di wilayah pertambangan ilegal di wilayah Dongi-Dongi. Parameter yang diuji adalah jenis logam yang terkandung dalam batuan dari penambangan ilegal di wilayah Dongi-Dongi dan jumlah kandungan logam dalam batuan dari penambangan ilegal di wilayah Dongi-Dongi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logam yang terkandung dalam lima sampel batuan dari penambangan emas di Dongi-Dongi, secara berturut-turut, adalah besi (Fe), kalium (K), silikon (Si), kalsium (Ca), titanium (Ti), arsen (Ar), zirkonium (Zr), mangan (Mn), rubidium (Rb), niobium (Nb), molibdenum (Mo), indium (In), strontium (Sr), timah II (Sn), dan rubidium (Ru) dengan persentase logam tertinggi ditemukan pada sampel batuan kelima (E), yaitu besi (Fe) sebesar 62,89 % dan kalium (K) sebesar 54,7 %. Kandungan besi dan kalium yang tinggi dalam batuan pertambangan Dongi-Dongi berpotensi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat, karena logam-logam tersebut banyak digunakan dalam berbagai bidang industri.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa jenis logam yang terkandung dalam batuan pertambangan ilegal di Dongi-Dongi meliputi besi (Fe), kalium (K), silikon (Si), kalsium (Ca), titanium (Ti) dengan persentase kandungan logam di atas 1 % dan logam dengan kadar di bawah 1 % adalah arsen (Ar), zirkonium (Zr), mangan (Mn), rubidium (Rb), niobium (Nb), molibdenum (Mo), indium (In), strontium (Sr), dan timah II (Sn).Kandungan logam tertinggi dalam batuan adalah besi (Fe) dengan rata-rata persentase 46,2%, logam kalium (K) dengan 25,6%, silikon (Si) dengan rata-rata persentase 9,9%, kalsium (Ca) 6,2%, dan titanium (Ti) dengan rata-rata persentase 3,18%.Perbedaan kandungan logam disebabkan oleh variasi kedalaman dan lokasi pengambilan sampel.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya analisis kandungan logam pada batuan pertambangan ilegal di Dongi-Dongi, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi potensi pemanfaatan logam-logam yang terkandung dalam batuan tersebut, khususnya besi dan kalium, dalam konteks industri lokal. Hal ini dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang tidak terbarukan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan ilegal terhadap kualitas air dan tanah di wilayah Dongi-Dongi. Identifikasi kontaminan logam berat dan evaluasi risiko kesehatan yang terkait dapat memberikan dasar bagi pengembangan strategi mitigasi yang efektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam proses ekstraksi logam dari batuan, seperti bioleaching atau metode berbasis nanoteknologi. Pengembangan teknologi yang berkelanjutan dapat meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan efisiensi proses pertambangan.

Read online
File size475.72 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test