WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS
West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human RightsThis study explores the complexities of personal data privacy in the context of social media platforms, and existing regulatory frameworks. Through a multidisciplinary analytical approach, this study evaluates the relationship between users privacy rights, data management practices by platforms, and corporate legal liability. As a theoretical framework, the theory of privacy rights, data governance theory, and the concept of platforms responsibility are used to analyze this problem. The results of the study revealed that there is a significant gap between the business model of platforms that rely on data extraction and user privacy expectations. Also identified are the limitations of current regulations in the face of rapid technological dynamics. This research contributes to the literature by introducing an integrated privacy governance model, which seeks to accommodate the needs of a more adaptive regulatory stakeholder. These findings have important implications for policy development, industry practices, and improved digital literacy for users.
The research confirms that data privacy on social media platforms is a complex issue requiring a multidimensional approach.The findings point to significant gaps between platform practices and user privacy expectations, evolving regulatory frameworks that often lag behind technological innovation, and the potential of multi-stakeholder governance.Platform responsibilities need to be redefined to include not only legal compliance but also ethical obligations to users and society.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas model tata kelola privasi terintegrasi yang diusulkan dalam berbagai konteks regulasi dan budaya. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam diperlukan untuk memahami bagaimana berbagai yurisdiksi menyeimbangkan antara inovasi teknologi dan perlindungan privasi pengguna, dengan fokus pada dampak implementasi peraturan seperti GDPR dan CCPA. Terakhir, penelitian di masa depan harus mengeksplorasi pengembangan alat dan teknik teknis yang dapat memberdayakan pengguna untuk memiliki kontrol yang lebih besar atas data pribadi mereka, serta meningkatkan literasi digital mereka agar dapat membuat keputusan yang lebih tepat terkait privasi di platform media sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam melindungi privasi data di era digital, serta berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik yang lebih efektif dan berpusat pada pengguna.
| File size | 338.23 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Artikel ini menyoroti pentingnya pengakuan terhadap privasi sebagai hak asasi manusia yang harus dilindungi oleh negara sesuai dengan prinsip-prinsip hakArtikel ini menyoroti pentingnya pengakuan terhadap privasi sebagai hak asasi manusia yang harus dilindungi oleh negara sesuai dengan prinsip-prinsip hak
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Kesenjangan antara norma hukum dan realitas di lapangan, stigma sosial, serta kurangnya akomodasi yang memadai menjadi hambatan utama dalam meningkatkanKesenjangan antara norma hukum dan realitas di lapangan, stigma sosial, serta kurangnya akomodasi yang memadai menjadi hambatan utama dalam meningkatkan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS 16 Komite Hak Asasi Manusia PBB, dan Teori Perlindungan Hak Asasi Manusia, menggunakan metodologi hukum normatif dan pendekatan doktrinal. Temuan menunjukkan16 Komite Hak Asasi Manusia PBB, dan Teori Perlindungan Hak Asasi Manusia, menggunakan metodologi hukum normatif dan pendekatan doktrinal. Temuan menunjukkan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Local examination plays a crucial role in proving civil cases, particularly those involving land and buildings. Despite not being formally categorizedLocal examination plays a crucial role in proving civil cases, particularly those involving land and buildings. Despite not being formally categorized
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS The study concludes that Law Number 30 of 2014 represents a significant advancement in regulating discretionary authority within Indonesian governmentThe study concludes that Law Number 30 of 2014 represents a significant advancement in regulating discretionary authority within Indonesian government
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didukung oleh kuesioner mahasiswa dan wawancara dengan narasumber. Objek material dalam penelitianPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didukung oleh kuesioner mahasiswa dan wawancara dengan narasumber. Objek material dalam penelitian
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Hasil menunjukkan bahwa teknologi AI, seperti analitik prediktif, sistem pengawasan, dan pengenalan wajah, telah meningkatkan pengumpulan intelijen, identifikasiHasil menunjukkan bahwa teknologi AI, seperti analitik prediktif, sistem pengawasan, dan pengenalan wajah, telah meningkatkan pengumpulan intelijen, identifikasi
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS 4 Tahun 2009, UU Lingkungan Hidup No. 32 Tahun 2009, dan KUHP. Kertas kerja ini menyoroti kelemahan dalam sistem hukum, seperti penegakan hukum yang lemah,4 Tahun 2009, UU Lingkungan Hidup No. 32 Tahun 2009, dan KUHP. Kertas kerja ini menyoroti kelemahan dalam sistem hukum, seperti penegakan hukum yang lemah,
Useful /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Namun, dalam praktik, banyak situasi di mana saksi menolak atau tidak mampu bersumpah karena usia, kondisi psikologis, kepercayaan agama, tradisi lokal,Namun, dalam praktik, banyak situasi di mana saksi menolak atau tidak mampu bersumpah karena usia, kondisi psikologis, kepercayaan agama, tradisi lokal,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Penanganan pelanggaran merek dagang dalam bisnis e-commerce tidak memiliki perbedaan khusus dibandingkan penanganan secara konvensional, yaitu melaluiPenanganan pelanggaran merek dagang dalam bisnis e-commerce tidak memiliki perbedaan khusus dibandingkan penanganan secara konvensional, yaitu melalui
UNNESUNNES Faktor-faktor ini berfungsi sebagai katalisator bagi perkembangan kepercayaan dalam penggalangan dana online, di mana seluruh proses dilakukan secara virtual,Faktor-faktor ini berfungsi sebagai katalisator bagi perkembangan kepercayaan dalam penggalangan dana online, di mana seluruh proses dilakukan secara virtual,
UNNESUNNES This interest then triggers the desire in a person to behave well, both positive and negative behavior. Psychopathic psychology itself is described asThis interest then triggers the desire in a person to behave well, both positive and negative behavior. Psychopathic psychology itself is described as