UINUIN
AHKAM : Jurnal Ilmu SyariahAHKAM : Jurnal Ilmu SyariahMîqât Makânî Jemaah Haji Indonesia Menurut Kementerian Agama dan Organisasi Persatuan Islam. Ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang dilaksanakan setiap tahun. Seorang Muslim hanya diwajibkan melaksanakan ibadah haji satu kali dalam hidupnya apabila ia mampu. Sebagaimana karakter fikih secara umum, fikih dalam ibadah haji juga tidak luput dari adanya perbedaan pendapat (ikhtilâf). Salah satu perbedaan pendapat dalam ibadah haji untuk jemaah Indonesia adalah perbedaan dalam menentukan mîqât makânî (tempat memulai) ibadah haji. Dua lembaga yang mengurus masalah keagamaan di Indonesia yaitu Kementerian Agama dan organisasi Persatuan Islam (PERSIS) berbeda pendapat tentang hal ini. Perbedaan ini disebabkan karena jemaah haji Indonesia sedang berada dalam pesawat saat melewati mîqât makânî yang telah ditetapkan.
Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa Kementerian Agama tampak lebih lentur dan elastis dalam menanggapi fenomena yang terjadi karena jumlah jemaah haji yang semakin bertambah maka diambil langkah-langkah preventif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam mengurus jemaah haji.Adapun PERSIS tetap berpendapat bahwa jemaah haji yang tidak mengambil mîqât di tempat yang telah ditentukan maka haji dan umrahnya tidak sah.Penulis lebih cenderung dengan pendapat kedua karena apabila mîqât di Qarn al-Manâzil atau Hadzwa masih memungkinkan bagi jemaah haji dan belum sampai pada tahap darurat untuk mîqât di Jeddah atau Asrama Haji Indonesia maka wajib baginya untuk mengambil mîqât di Qarn al-Manâzil atau Hadzwa.
Bagaimana implikasi dari perbedaan pendapat mengenai mîqât makânî ini terhadap pengalaman spiritual jemaah haji Indonesia? Penelitian lebih lanjut juga bisa mengkaji bagaimana faktor-faktor sosial dan budaya mempengaruhi pemilihan mîqât sajian dari Kementerian Agama dan PERSIS. Selain itu, penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi solusi kreatif untuk menjembatani perbedaan pendapat ini agar jemaah haji Indonesia bisa melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman dan sesuai ketentuan syariat.
| File size | 249.1 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Hasil menunjukkan bahwa Harga tidak berpengaruh secara parsial, sedangkan Pengetahuan Produk dan Kualitas Produk berpengaruh secara parsial; ketiga variabelHasil menunjukkan bahwa Harga tidak berpengaruh secara parsial, sedangkan Pengetahuan Produk dan Kualitas Produk berpengaruh secara parsial; ketiga variabel
LAAROIBALAAROIBA Lembaga pinjaman di Indonesia telah berkembang secara digital baik konvensional maupun berbasis syariah. Banyaknya platform pinjaman berbasis syariah membuatLembaga pinjaman di Indonesia telah berkembang secara digital baik konvensional maupun berbasis syariah. Banyaknya platform pinjaman berbasis syariah membuat
IAINPTKIAINPTK Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran hukum Muhammad Arsyad al-Banjari dalam Kitāb al-Nikāḥ menyajikan model integratif yang menyelaraskan normaPenelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran hukum Muhammad Arsyad al-Banjari dalam Kitāb al-Nikāḥ menyajikan model integratif yang menyelaraskan norma
IAINPTKIAINPTK Temuan menunjukkan bahwa orientasi masjid tidak semata-mata ditentukan oleh norma fikih, melainkan merupakan hasil kompromi sosial yang dilembagakan melaluiTemuan menunjukkan bahwa orientasi masjid tidak semata-mata ditentukan oleh norma fikih, melainkan merupakan hasil kompromi sosial yang dilembagakan melalui
UINUIN Kajian ini menganalisis bagaimana interaksi antara syariat Islam dan produk hukum daerah dilakukan melalui penalaran berbasis Maqāṣid al-Sharīat dalamKajian ini menganalisis bagaimana interaksi antara syariat Islam dan produk hukum daerah dilakukan melalui penalaran berbasis Maqāṣid al-Sharīat dalam
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penerapan epistemologi Islam yang theo-anthropocentrik, menghargai kebenaran empiris, logika, etika, dan transendental, mampu menghasilkan paradigma pendidikanPenerapan epistemologi Islam yang theo-anthropocentrik, menghargai kebenaran empiris, logika, etika, dan transendental, mampu menghasilkan paradigma pendidikan
UINUIN Perpaduan nilai-nilai syariat dari tokoh-tokoh Muslim di FKUB, MUI, dan masyarakat dengan nilai-nilai budaya masyarakat Sunda di Kabupaten Ciamis menjadiPerpaduan nilai-nilai syariat dari tokoh-tokoh Muslim di FKUB, MUI, dan masyarakat dengan nilai-nilai budaya masyarakat Sunda di Kabupaten Ciamis menjadi
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA Sekarang keberadaan Qanun Hukum Jina>yat ini ditunggu aksennya di kalangan masyarakat Aceh secara menyuruh pada setiap jenis kejahatan beserta uqu>ba>tnya,Sekarang keberadaan Qanun Hukum Jina>yat ini ditunggu aksennya di kalangan masyarakat Aceh secara menyuruh pada setiap jenis kejahatan beserta uqu>ba>tnya,
Useful /
IAINPTKIAINPTK Pemanfaatan limbah plastik polypropylene (PP) hingga 20% dalam campuran paving block meningkatkan kuat tekan menjadi 24,5 MPa sehingga memenuhi standarPemanfaatan limbah plastik polypropylene (PP) hingga 20% dalam campuran paving block meningkatkan kuat tekan menjadi 24,5 MPa sehingga memenuhi standar
UGMUGM model ini juga lebih sensitif terhadap sentimen pasar, berita, dan kebahagiaan investor, sehingga mampu mempercepat pemulihan pasar pasca goncangan ekonomi.model ini juga lebih sensitif terhadap sentimen pasar, berita, dan kebahagiaan investor, sehingga mampu mempercepat pemulihan pasar pasca goncangan ekonomi.
UGMUGM Namun, faktor-faktor seperti tingkat kerjasama antar departemen dan keterampilan SDM turut memengaruhi tingkat keberhasilan implementasi. Penerapan teknologiNamun, faktor-faktor seperti tingkat kerjasama antar departemen dan keterampilan SDM turut memengaruhi tingkat keberhasilan implementasi. Penerapan teknologi
UINUIN Para fukaha sangat mengapresiasi keduanya. Namun tradisi positivisme hukum mereduksi basis moral. Hukum akhirnya terjebak dalam konstruk logis yang formal-baku.Para fukaha sangat mengapresiasi keduanya. Namun tradisi positivisme hukum mereduksi basis moral. Hukum akhirnya terjebak dalam konstruk logis yang formal-baku.