RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM
International Journal of Ethno-Sciences and Education ResearchInternational Journal of Ethno-Sciences and Education ResearchPenelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengetahuan etnobotani masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Timur sebagai upaya pelestarian budaya dan lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif serta teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, penelusuran transek, dan dokumentasi visual, studi ini mengidentifikasi 47 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak Kenyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan tersebut dikategorikan berdasarkan fungsi utamanya, yaitu sebagai obat (38%), makanan (30%), bahan bangunan (19%), dan keperluan ritual (13%). Beberapa jenis tumbuhan kunci seperti Tengkawang (Shorea spp.), Sungkai (Peronema canescens), Ulin (Eusideroxylon zwageri), dan Katimpun (Uncaria gambir) memiliki nilai penting dalam struktur budaya dan ekologi masyarakat. Praktik konservasi berbasis adat seperti Tana Ulen merupakan bukti nyata implementasi Pengetahuan Ekologi Tradisional (PET) yang mendukung keberlanjutan ekosistem hutan. Namun, terdapat indikasi penurunan minat generasi muda terhadap pengetahuan lokal ini, dengan hanya 27,8% informan muda yang mampu mengidentifikasi lebih dari 10 jenis tumbuhan lokal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi PET dengan strategi konservasi modern serta revitalisasi pengetahuan tradisional melalui pendidikan berbasis budaya lokal untuk menjamin keberlanjutan pengetahuan ekologi tradisional yang berharga.
Studi ini mengungkapkan kekayaan pengetahuan etnobotani masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Timur, mencakup identifikasi dan pemanfaatan 47 spesies tumbuhan dengan berbagai fungsi, yang mengonfirmasi sistem pengetahuan ekologi terintegrasi dalam kehidupan dan praktik budaya mereka.Praktik konservasi berbasis adat seperti Tana Ulen adalah bukti nyata implementasi Pengetahuan Ekologi Tradisional (PET) yang telah berlangsung lintas generasi, berfungsi melindungi ekosistem hutan dan memastikan keberlanjutan sumber daya genetik tumbuhan.Namun, terdapat indikasi penurunan minat yang signifikan di kalangan generasi muda terhadap pengetahuan lokal ini, sehingga diperlukan integrasi PET dengan strategi konservasi modern dan revitalisasi melalui pendidikan, dokumentasi, serta pengakuan hukum atas praktik konservasi adat.
Penelitian ini telah mengungkap kekayaan pengetahuan etnobotani masyarakat Dayak Kenyah serta tantangan transfernya antargenerasi. Untuk memperkuat temuan ini dan mengatasi permasalahan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang prospektif dapat dieksplorasi. Pertama, bagaimana platform digital interaktif atau pendekatan gamifikasi dapat dirancang secara efektif untuk meningkatkan minat dan partisipasi generasi muda Dayak Kenyah dalam mempelajari serta mendokumentasikan pengetahuan etnobotani leluhur mereka, sekaligus memastikan relevansinya di era modern? Penelitian ini penting untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan antargenerasi yang menjadi ancaman serius. Kedua, studi mendalam dapat menelaah dampak ekologi dan sosial-ekonomi yang terukur dari integrasi sistem konservasi adat Tana Ulen dengan kerangka pengelolaan kawasan lindung formal di Kalimantan Timur, serta bagaimana model kolaborasi ini dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan adil bagi masyarakat adat. Hal ini akan memberikan bukti empiris mengenai efektivitas praktik konservasi berbasis kearifan lokal. Ketiga, melangkah lebih jauh dari kategorisasi fungsional, penelitian biokimia dan farmakologi perlu dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dan potensi terapeutik spesifik dari jenis-jenis tumbuhan obat yang paling dominan digunakan, sekaligus mengembangkan kerangka perlindungan hak kekayaan intelektual kolektif bagi masyarakat Dayak Kenyah. Pendekatan ini tidak hanya akan memvalidasi kearifan lokal secara ilmiah tetapi juga membuka peluang nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
| File size | 284.96 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan dukungan pemulihan pascabecana pada masyarakat di Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, melalui pendekatanKegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan dukungan pemulihan pascabecana pada masyarakat di Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, melalui pendekatan
SEBISEBI Namun, terdapat 60,9% faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini yang juga mempengaruhi minat tersebut. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjutNamun, terdapat 60,9% faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini yang juga mempengaruhi minat tersebut. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut
STAI YPBWISTAI YPBWI Dalam konteks Indonesia, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai alat peningkatan sumber daya manusia, tetapi juga sebagai medium pembentukan karakterDalam konteks Indonesia, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai alat peningkatan sumber daya manusia, tetapi juga sebagai medium pembentukan karakter
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Metode observasi partisipatif, wawancara tokoh adat, pemetaan partisipatif, serta analisis dokumen festival budaya dan mitigasi berbasis Masyarakat. KegiatanMetode observasi partisipatif, wawancara tokoh adat, pemetaan partisipatif, serta analisis dokumen festival budaya dan mitigasi berbasis Masyarakat. Kegiatan
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Analisis menggunakan metode 5W 1H membantu memetakan kebutuhan serta merumuskan strategi desain yang tepat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainanAnalisis menggunakan metode 5W 1H membantu memetakan kebutuhan serta merumuskan strategi desain yang tepat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainan
UNJUNJ Penelitian ini memberikan gambaran awal tentang pola distribusi mall di Jakarta Pusat dan penting untuk dilakukan penelitian lanjutan yang mempertimbangkanPenelitian ini memberikan gambaran awal tentang pola distribusi mall di Jakarta Pusat dan penting untuk dilakukan penelitian lanjutan yang mempertimbangkan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Paraboting, Desa Pongko, KecamatanProgram pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Paraboting, Desa Pongko, Kecamatan
UNPARUNPAR Gugus fungsi hidroksilat, hidroksi-fenolat, dan kandungan lignin yang tinggi menyebabkan sifat hidrofobik pada gambut. Perbedaan penggunaan lahan menyebabkanGugus fungsi hidroksilat, hidroksi-fenolat, dan kandungan lignin yang tinggi menyebabkan sifat hidrofobik pada gambut. Perbedaan penggunaan lahan menyebabkan
Useful /
UNIKAUNIKA 195,012 kg, Qijin = 478 kg, defleksi tiang (y0) = 0,475 cm dan rotasi tiang (θ)= 0,00205 rad, untuk tiang pancang bujur sangkar memiliki hasil Qu = 3.195,012 kg, Qijin = 478 kg, defleksi tiang (y0) = 0,475 cm dan rotasi tiang (θ)= 0,00205 rad, untuk tiang pancang bujur sangkar memiliki hasil Qu = 3.
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Saat ini, lampu flood light beroperasi secara otomatis melalui pengatur timer. Seluruh lampu flood light di area apron akan menyala pada pukul 18.00 WITA,Saat ini, lampu flood light beroperasi secara otomatis melalui pengatur timer. Seluruh lampu flood light di area apron akan menyala pada pukul 18.00 WITA,
UNPARUNPAR ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: K0 = 0 ton.ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: K0 = 0 ton.
UNPARUNPAR lecanii yang ditumbuhkan pada media basal I, pH 5, suhu 30°C, dan periode inkubasi 5 atau 6 hari mampu meningkatkan aktivitas kitinase secara optimal.lecanii yang ditumbuhkan pada media basal I, pH 5, suhu 30°C, dan periode inkubasi 5 atau 6 hari mampu meningkatkan aktivitas kitinase secara optimal.