IAIHPANCORIAIHPANCOR

AFADA: Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SD Gmit 02 Kalabahi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada 20 November 2024 dengan subjek guru bimbingan konseling dan guru kelas V SD Gmit 02 Kalabahi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah yang sering dilakukan peserta didik merupakan kenakalan wajar sesuai tahap perkembangan anak usia sekolah dasar, seperti saling mengganggu, mengejek, memaki, dan perundungan. Layanan bimbingan konseling di sekolah dasar sangat penting dan bermanfaat untuk perubahan karakter peserta didik serta peningkatan potensi diri. Pelaksanaan layanan bimbingan konseling di SD Gmit 02 Kalabahi dinilai baik meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana. Jenis layanan yang sering dilakukan antara lain layanan mediasi, pembelajaran, informasi, dan konseling individual.

Pelaksanaan layanan bimbingan konseling di SD Gmit 02 Kalabahi berjalan dengan baik meskipun tidak memiliki guru bimbingan konseling khusus dan masih terdapat keterbatasan sarana prasarana.Masalah kenakalan peserta didik yang terjadi umumnya merupakan perilaku wajar sesuai tahap perkembangan anak usia sekolah dasar, seperti saling mengganggu, mengejek, memaki, dan bullying.Layanan bimbingan konseling sangat penting bagi peserta didik untuk membentuk karakter positif dan meningkatkan potensi diri, serta mampu menangani berbagai konflik secara efektif.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan layanan bimbingan konseling berbasis digital di sekolah dasar yang minim fasilitas, untuk melihat efektivitas konseling online atau aplikasi pendidikan dalam menjangkau peserta didik di daerah terpencil. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pelatihan kompetensi guru kelas sebagai pelaksana layanan bimbingan konseling, terutama dalam aspek keterampilan konseling dasar dan manajemen konflik anak usia dini. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model integrasi muatan bimbingan konseling ke dalam pembelajaran tematik sehari-hari, agar pendekatan pembinaan karakter menjadi lebih menyeluruh dan berkelanjutan tanpa menambah beban guru. Penelitian-penelitian ini dapat memberi gambaran strategis tentang bagaimana meningkatkan kualitas layanan bimbingan konseling di sekolah dasar yang terbatas sumber dayanya, sekaligus merancang solusi yang realistis dan adaptif terhadap kondisi lapangan. Dengan pendekatan yang inovatif dan berbasis konteks lokal, layanan BK dapat menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini.

Read online
File size576.35 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test