UNUHAUNUHA
SIMBIOSIS: Jurnal Sains PertanianSIMBIOSIS: Jurnal Sains PertanianSistem tumpang sari merupakan salah satu pendekatan pertanian berkelanjutan yang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem tumpang sari tanaman kopi (Coffea canephora) di kebun karet (Hevea brasiliensis) dengan menggunakan metode sambung pucuk. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan meliputi karet monokultur (K0), tumpang sari kopi-karet dengan sambung pucuk metode celah (K1), tumpang sari kopi-karet dengan sambung pucuk metode sadel (K2), dan tumpang sari kopi-karet dengan sambung pucuk metode mata tempel (K3). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan tanaman, produktivitas, analisis ekonomi, dan kualitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tumpang sari kopi-karet dengan metode sambung pucuk memberikan efektivitas yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas lahan. Perlakuan K2 (sambung pucuk metode sadel) memberikan hasil terbaik dengan tingkat keberhasilan sambungan 87,5%, produktivitas kopi 1.850 kg/ha/tahun, dan produktivitas karet 1.250 kg/ha/tahun. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa sistem tumpang sari memberikan Net Present Value (NPV) sebesar Rp 125.650.000 dengan Benefit Cost Ratio (BCR) 2,34, lebih tinggi dibandingkan sistem monokultur. Sistem ini juga memberikan manfaat ekologi berupa peningkatan keanekaragaman hayati dan perbaikan struktur tanah.
Sistem tumpang sari kopi-karet dengan metode sambung pucuk terbukti efektif meningkatkan produktivitas lahan dan pertumbuhan tanaman dibandingkan sistem monokultur.Metode sambung pucuk sadel memberikan hasil terbaik dengan tingkat keberhasilan 87,5%, produktivitas kopi 1.Dari aspek ekonomi, sistem ini menghasilkan NPV sebesar Rp125.000 dan BCR 2,34, serta memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui peningkatan keanekaragaman hayati dan perbaikan kualitas tanah.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas metode sambung pucuk sadel pada varietas kopi dan klon karet yang berbeda, agar diketahui apakah hasil optimal dalam penelitian ini dapat direplikasi pada kombinasi tanaman lainnya. Kedua, sebaiknya dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak sistem tumpang sari terhadap kesuburan tanah dan keseimbangan ekosistem selama lebih dari dua tahun, mengingat interaksi antar tanaman dalam agroforestri berkembang secara dinamis seiring waktu. Ketiga, perlu dikaji pula aspek sosial ekonomi petani dalam adopsi sistem ini, misalnya dengan meneliti kendala yang dihadapi dan penerimaan petani terhadap teknik sambung pucuk, sehingga dapat dirancang pendekatan pelatihan atau pendampingan yang lebih efektif dalam skala luas. Penelitian-penelitian tersebut akan melengkapi temuan saat ini dan memperkuat basis ilmiah untuk rekomendasi kebijakan dan pengembangan model usahatani berkelanjutan yang lebih holistik.
| File size | 269.39 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Penerapan teknologi pertanian modern dalam praktik ini tidak hanya menghasilkan komoditas berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadapPenerapan teknologi pertanian modern dalam praktik ini tidak hanya menghasilkan komoditas berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap
UWMYUWMY Dan pada variabel pola makan, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan terhadap kejadian hipertensi dengan nilai p-value (0. 030). TerdapatDan pada variabel pola makan, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan terhadap kejadian hipertensi dengan nilai p-value (0. 030). Terdapat
UMSUMS Peran moderasi dimensi SIA (agregasi dan ketepatan waktu) bervariasi dan kompleks terhadap hubungan ini, menegaskan bahwa pencapaian profitabilitas perbankanPeran moderasi dimensi SIA (agregasi dan ketepatan waktu) bervariasi dan kompleks terhadap hubungan ini, menegaskan bahwa pencapaian profitabilitas perbankan
UNUHAUNUHA Penelitian kualitatif ini menggunakan metode wawancara langsung dengan petani, observasi, identifikasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian kualitatif ini menggunakan metode wawancara langsung dengan petani, observasi, identifikasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UNUHAUNUHA Dengan menanam berbagai jenis tanaman sekaligus, tumpangsari meningkatkan keragaman ekosistem pertanian, yang membantu menjaga kesehatan tanah dan mengurangiDengan menanam berbagai jenis tanaman sekaligus, tumpangsari meningkatkan keragaman ekosistem pertanian, yang membantu menjaga kesehatan tanah dan mengurangi
UNUHAUNUHA Tujuan penelitian ini adalah 1) sebagai sarana untuk mengetahui penyebab kurangnya minat, 2) motivasi dan dampak yang ditimbulkan di kemudian hari terhadapTujuan penelitian ini adalah 1) sebagai sarana untuk mengetahui penyebab kurangnya minat, 2) motivasi dan dampak yang ditimbulkan di kemudian hari terhadap
UNIMALUNIMAL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah akibat pemotongan umbi dan pemberian pupuk kandang ayam. PemotonganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah akibat pemotongan umbi dan pemberian pupuk kandang ayam. Pemotongan
UNIMALUNIMAL Konservasi lahan harus difokuskan pada SPL 11, 12, 13, 15, 16, 17, 19, dan 21. Upaya konservasi meliputi kombinasi tanaman (karet‑ubi kayu, tanaman utama‑jagung‑padi‑ubi‑kacang‑mulsa,Konservasi lahan harus difokuskan pada SPL 11, 12, 13, 15, 16, 17, 19, dan 21. Upaya konservasi meliputi kombinasi tanaman (karet‑ubi kayu, tanaman utama‑jagung‑padi‑ubi‑kacang‑mulsa,
Useful /
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif inferensial. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA NegeriPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif inferensial. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri
UNIMALUNIMAL Oleh karena itu batang atas harus dikemas kembali dan disimpan, karena tertundanya waktu penyambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhOleh karena itu batang atas harus dikemas kembali dan disimpan, karena tertundanya waktu penyambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
UNIMALUNIMAL Pemberian pupuk 90 g per tanaman (P2) meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang hijau. Penerapan ruang tanam secara tunggal berpengaruh terhadap panjangPemberian pupuk 90 g per tanaman (P2) meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang hijau. Penerapan ruang tanam secara tunggal berpengaruh terhadap panjang
UNIMALUNIMAL L). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode percobaan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah pemberian nutrisiL). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode percobaan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah pemberian nutrisi