ABULYATAMAABULYATAMA

Jurnal AgrifloraJurnal Agriflora

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana sektor pertanian berkontribusi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) dan menganalisis tren PDRB sektor pertanian di Provinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data sekunder dari kantor Badan Pusat Statistik Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan data time series PDRB sektor pertanian selama tahun 2015-2024 di Provinsi Aceh. Analisis yang digunakan adalah analisis kontribusi subsektor pertanian dilakukan dengan kalkulasi kontribusi antara total PDRB subsektor pertanian dengan total PDRB sektor pertanian Provinsi Aceh selama tahun 2015-2024. Analisis tren PDRB sektor pertanian Provinsi Aceh selama tahun 2015-2024 menggunakan metode kuadrat terkecil, dan membuat grafik untuk melihat tren serta membuat peramalannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian berkontribusi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) melalui subsektor yang terdiri dari tanaman pangan, tanaman hortikultura, perkebunan, peternakan, jasa pertanian dan perburuan, kehutanan dan perikanan. Subsektor dengan dominansi paling besar adalah subsektor perkebunan dengan kontribusi sebesar 24% pada tahun 2015 dan terus meningkat hingga 37% pada tahun 2024 terhadap PDRB di Provinsi Aceh sehingga subsektor perkebunan merupakan subsektor utama dalam peningkatan perekonomian di Provinsi Aceh. Kemudian diikuti oleh subsektor perikanan, hortikultura, peternakan, tanaman pangan, jasa pertanian dan perburuan dan kehutanan. Analisis tren menunjukkan bahwa grafik yang terbentuk dari tren meningkat.

Sektor pertanian berkontribusi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) melalui subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, jasa pertanian, kehutanan, dan perikanan.Subsektor perkebunan memiliki dominansi terbesar, dengan kontribusi meningkat dari 24% pada tahun 2015 menjadi 37% pada tahun 2024, menjadikannya subsektor utama dalam pertumbuhan ekonomi Aceh.PDRB sektor pertanian Provinsi Aceh menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2015 hingga 2024, dan diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2029.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang mendorong peningkatan PDRB sektor pertanian di Aceh, termasuk analisis mendalam terhadap efisiensi penggunaan sumber daya, adopsi teknologi pertanian modern, dan peran kebijakan pemerintah. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi diversifikasi komoditas pertanian untuk mengurangi ketergantungan pada subsektor perkebunan dan meningkatkan ketahanan pangan daerah. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi petani, seperti akses terhadap modal, pasar, dan informasi, serta dampak perubahan iklim terhadap produktivitas pertanian, sehingga dapat dirumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan di Aceh. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan program yang tepat sasaran untuk meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian Aceh.

Read online
File size440.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test