RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM

International Journal of Ethno-Sciences and Education ResearchInternational Journal of Ethno-Sciences and Education Research

Indonesia saat ini menghadapi kerusakan lingkungan yang serius, yang secara signifikan mengganggu keberlanjutan pembangunan nasional. Mahasiswa memainkan peran penting dalam upaya konservasi lingkungan dengan meningkatkan kesadaran akan pelestarian lingkungan. Kebijakan pemerintah, seperti Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Kepdirjen Dikti) Nomor 84/E/KPT/2020 dan beberapa peraturan negara dan pemerintah lainnya, merupakan kebijakan publik di bidang pendidikan yang dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil, konteks, dan substansi kebijakan negara dan pemerintah tentang mata kuliah Kewarganegaraan, yang relevan dengan upaya keberlanjutan lingkungan dari perspektif kebijakan publik dan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, kualitatif, dan studi literatur. Metode yuridis normatif memeriksa substansi peraturan pemerintah, sementara metode kualitatif menggunakan wawancara dengan beberapa dosen dan mahasiswa sebagai informan. Studi literatur memeriksa semua sumber dan dokumen yang relevan dalam berbagai bentuk.

Pendidikan mengenai kesadaran dan tanggung jawab lingkungan merupakan bagian integral dari mata kuliah Kewarganegaraan.Penerbitan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.84/E/KPT/2020, bersama dengan berbagai peraturan negara dan pemerintah lainnya, merupakan kebijakan publik dan pendidikan yang penting untuk melindungi lingkungan dari ancaman kerusakan lebih lanjut.Integrasi pendidikan kesadaran lingkungan ke dalam mata kuliah Kewarganegaraan adalah salah satu tindakan pencegahan dalam mengatasi ancaman kerusakan lingkungan.Komitmen para pemimpin universitas sangat penting untuk mendukung kebijakan ini agar dapat mencapai tujuan pendidikan lingkungan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran lingkungan mahasiswa melalui mata kuliah Kewarganegaraan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi pendekatan pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek atau simulasi, untuk melihat dampaknya terhadap perubahan perilaku mahasiswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran media sosial dalam membentuk kesadaran lingkungan mahasiswa. Dengan meningkatnya penggunaan media sosial, penting untuk memahami bagaimana platform ini dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi dan menginspirasi tindakan positif terkait lingkungan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara kesadaran lingkungan mahasiswa dan partisipasi mereka dalam kegiatan sosial dan lingkungan di komunitas sekitar. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana universitas dapat mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dalam mempromosikan keberlanjutan lingkungan di masyarakat.

  1. Vol. 7 No. 3 (2023): IKRAITH-HUMANIORA VOL 7 NO 3 November 2023 | IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial... doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v7i3Vol 7 No 3 2023 IKRAITH HUMANIORA VOL 7 NO 3 November 2023 IKRA ITH HUMANIORA Jurnal Sosial doi 10 37817 ikraith humaniora v7i3
Read online
File size379.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test