Q2LIIQ2LII
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATANJURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATANOsteomielitis merupakan infeksi tulang yang dapat menyebabkan kerusakan struktur tulang dan gangguan fungsi ekstremitas, sehingga memerlukan diagnosis yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi temuan radiologis foto polos Pedis dextra pada pasien dengan Osteomielitis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional tanpa pendekatan kualitatif khusus, dengan total sampel tiga pasien yang memenuhi kriteria inklusi pada periode Januari 2024 hingga Desember 2025. Data diperoleh melalui studi dokumentasi hasil radiografi menggunakan proyeksi anteroposterior (AP), oblique, dan lateral berbasis Computed Radiography (CR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien (100%) memperlihatkan destruksi tulang, penurunan densitas tulang, serta pembengkakan jaringan lunak. Lesi litik ditemukan pada satu pasien (33%), sedangkan reaksi periosteal dan tanda gangren jaringan lunak tampak pada seluruh sampel. Temuan ini menunjukkan pola kerusakan tulang yang konsisten pada Osteomielitis pedis, terutama pada metatarsal dan phalanx. Foto polos terbukti tetap memiliki nilai diagnostik dalam mengidentifikasi perubahan struktural, meskipun sensitivitasnya terbatas pada fase awal infeksi. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi sistematis radiografi pedis dalam mendeteksi perubahan morfologi tulang, serta menyoroti peran kualitas teknik pemeriksaan dalam menentukan ketepatan interpretasi.
Foto polos Pedis dextra merupakan modalitas awal yang efektif dan mudah diakses untuk menilai karakteristik radiologis Osteomielitis, sehingga layak digunakan dalam penapisan awal sebelum pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif mengenai pola radiologis osteomielitis pada populasi lokal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas radiografi polos dengan modalitas pencitraan lain seperti MRI dalam mendeteksi osteomielitis pada berbagai fase penyakit. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan radiologis osteomielitis seiring waktu dan pengaruh terapi terhadap perubahan tulang dan jaringan lunak. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh data yang lebih komprehensif untuk meningkatkan diagnosis dan penatalaksanaan osteomielitis di fasilitas kesehatan.
- Imaging tests for the detection of osteomyelitis: a systematic review | NIHR Journals Library. imaging... journalslibrary.nihr.ac.uk/hta/hta23610Imaging tests for the detection of osteomyelitis a systematic review NIHR Journals Library imaging journalslibrary nihr ac uk hta hta23610
- State of the art in the diagnostic evaluation of osteomyelitis: exploring the role of advanced MRI sequences—a... doi.org/10.21037/qims-23-1138State of the art in the diagnostic evaluation of osteomyelitis exploring the role of advanced MRI sequencesAia doi 10 21037 qims 23 1138
| File size | 388.96 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Identifikasi pasien yang akurat merupakan komponen utama dari sasaran keselamatan pasien dalam lingkungan pelayanan kesehatan. Kegagalan dalam menerapkanIdentifikasi pasien yang akurat merupakan komponen utama dari sasaran keselamatan pasien dalam lingkungan pelayanan kesehatan. Kegagalan dalam menerapkan
UMSUMS Dari 110 pasien yang berpartisipasi, sebagian besar berusia 18-35 tahun (51,8%), perempuan (51,8%), memiliki pendidikan 12 tahun atau lebih (62,7%), danDari 110 pasien yang berpartisipasi, sebagian besar berusia 18-35 tahun (51,8%), perempuan (51,8%), memiliki pendidikan 12 tahun atau lebih (62,7%), dan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Kondisi ini menyebabkan peningkatan atau ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah, yang dapat berujung pada komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular.Kondisi ini menyebabkan peningkatan atau ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah, yang dapat berujung pada komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular.
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penatalaksanaan gizi pada pasien anak dengan diagnosa Chronic Kidney Disease (CKD) Stadium V ec Glomerulonefritis Kronis, MISC, hipertensi terkontrol,Penatalaksanaan gizi pada pasien anak dengan diagnosa Chronic Kidney Disease (CKD) Stadium V ec Glomerulonefritis Kronis, MISC, hipertensi terkontrol,
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan self-management, dengan nilai p-value 0,006 (p < 0,05). Kesimpulannya, ada hubunganHasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan self-management, dengan nilai p-value 0,006 (p < 0,05). Kesimpulannya, ada hubungan
UNIPMAUNIPMA Metode yang digunakan adalah Rapid Rural Appraisal (RRA) untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi dengan melibatkan partisipasi aktif UOBK RSUDMetode yang digunakan adalah Rapid Rural Appraisal (RRA) untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi dengan melibatkan partisipasi aktif UOBK RSUD
UNIBAUNIBA Metode: Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD M. Natsir Kota Solok bulan Oktober.Metode: Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD M. Natsir Kota Solok bulan Oktober.
UNIBAUNIBA Populasi penelitian ini adalah keluarga dan pasien skizofrenia tipe paranoid dengan jumlah sampel 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenisPopulasi penelitian ini adalah keluarga dan pasien skizofrenia tipe paranoid dengan jumlah sampel 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenis
Useful /
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Diharapkan pihak sekolah dapat mempertahankan tingkat cyberbullying yang rendah namun tetap memantau penggunaan gadget dan media sosial pada remaja agarDiharapkan pihak sekolah dapat mempertahankan tingkat cyberbullying yang rendah namun tetap memantau penggunaan gadget dan media sosial pada remaja agar
Q2LIIQ2LII penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan pencatatan metrik dosis diperlukan untuk mengevaluasi secara kuantitatif kualitas gambar dan aspekpenelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan pencatatan metrik dosis diperlukan untuk mengevaluasi secara kuantitatif kualitas gambar dan aspek
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Petugas pendaftaran bertanggung jawab menyampaikan informasi penting dan memastikan pasien memahami prosedur yang harus dipatuhi. Komunikasi tersebut harusPetugas pendaftaran bertanggung jawab menyampaikan informasi penting dan memastikan pasien memahami prosedur yang harus dipatuhi. Komunikasi tersebut harus
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penyakit jantung koroner pada pasien rawat jalan di RSBP Batam tahun 2021. Desain penelitian adalahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penyakit jantung koroner pada pasien rawat jalan di RSBP Batam tahun 2021. Desain penelitian adalah