LENTERADUALENTERADUA

JNANALOKAJNANALOKA

Lori inspeksi memiliki desain yang sederhana dan konstruksi yang ringan. Pada umumnya lori inspeksi tidak dilengkapi dengan sistem suspensi, sehingga mengurangi tingkat kenyamanan operator dan meningkatkan kebisingan antara roda lori dengan rel. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun rubber damper yang berfungsi meredam getaran lori inspeksi saat dioperasikan di atas jalan rel. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini, meliputi pembuatan, pemasangan, dan pengujian rubber damper. Proses pembuatan dimulai dari perencanaan desain dan pemilihan komposisi material, dengan menggunakan campuran karet alam yang dominan untuk meningkatkan kekuatan. Produksi rubber damper meliputi pencampuran bahan, penyiapan cetakan, pengepresan, dan finishing. Pengujian fungsi dilakukan dengan mengukur tingkat kebisingan saat lori beroperasi. Hasil menunjukkan tingkat kebisingan sebesar 81,1 dBA pada kecepatan 5 km/jam, 86,6 dBA pada 10 km/jam, dan 91,8 dBA pada 15 km/jam.

Proses pembuatan rubber damper meliputi penyiapan cetakan, bahan, pelapis plat, pengepresan, dan finishing.Komposisi karet yang digunakan terdiri dari karet alam 55%, carbon black 25%, white oil 5%, zinc oxide 3%, accelerator 2%, anti oxidant 2%, steread acid 3%, dan sulfur 5%.Pengujian menunjukkan pengurangan kebisingan dari 92,1 dBA menjadi 86,6 dBA setelah pemasangan rubber damper, serta disarankan untuk meneliti penggunaan material pengisi lain seperti serbuk nilon atau teflon pada pembuatan rubber damper.

Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas penggunaan serbuk nilon sebagai bahan pengisi dalam komposisi rubber damper untuk meningkatkan daya redam getaran dan kebisingan pada lori inspeksi. Kedua, penelitian lanjutan dapat dieksplorasi dengan membandingkan kinerja rubber damper yang menggunakan serbuk teflon terhadap material konvensional dalam kondisi kecepatan dan beban yang bervariasi. Ketiga, perlu dikaji pula pengaruh kombinasi antara serbuk nilon dan teflon dalam kompon karet terhadap elastisitas, ketahanan aus, dan umur pakai damper dalam jangka panjang, agar diperoleh formula optimal yang lebih efisien dan ekonomis. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang sistem peredam yang lebih baik tanpa menambah bobot struktural lori. Selain itu, penting untuk menguji performa material baru tersebut dalam kondisi lapangan nyata, bukan hanya di laboratorium. Variasi permukaan rel, kelembapan, dan suhu ekstrem perlu dipertimbangkan dalam pengujian. Hasil dari studi ini dapat menjadi dasar pengembangan standar material peredam untuk kendaraan rel ringan. Dengan memahami karakteristik material pengisi alternatif, diharapkan dapat ditemukan solusi inovatif yang meningkatkan kenyamanan operator secara signifikan. Penelitian juga dapat dikembangkan ke arah desain modular rubber damper agar mudah diganti dan disesuaikan dengan berbagai tipe lori. Pendekatan multidisiplin antara material, desain mekanik, dan ergonomi sangat dianjurkan untuk memperluas manfaat dari temuan ini.

Read online
File size1.55 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test