UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar Belakang: Gejala hemoroid dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti usia, riwayat hemoroid pada keluarga, asupan serat yang kurang, asupan air yang kurang, riwayat konstipasi, pola buang air besar yang salah, dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beberapa faktor risiko yang mempengaruhi kejadian hemoroid.. Metode: Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Total sampel penelitian berjumlah 72 orang. Sampel didapatkan dengan metode purpossive sampling. Data primer didapatkan dengan mencatat hasil wawancara berdasarkan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dengan chi-square.. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik pasien hemoroid terbanyak usia >45 tahun 51,4%, tidak ada riwayat keluarga 80,6%, aktivitas fisik berat 58,3%, tidak ada riwayat konstipasi 63,9%, posisi defekasi jongkok 52,8%, dan konsumsi serat rendah 61,1%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik (p=<0,000), riwayat konstipasi (p=<0,000), konsumsi serat (p=<0,000), posisi defekasi (p=<0,001), usia (p=0,031) terhadap hemoroid. Dan tidak ada hubungan antara riwayat keluarga (p=<0,183) dengan kejadian hemoroid.

Terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi serat, aktivitas fisik, posisi defekasi, usia, riwayat konstipasi dengan hemoroid.Tidak ada hubungan riwayat hemoroid pada keluarga dengan kejadian hemoroid.Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor gaya hidup dan kebiasaan buang air besar berperan penting dalam perkembangan hemoroid, sementara faktor genetik tidak menunjukkan pengaruh signifikan.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam pengaruh pola makan spesifik, terutama jenis serat yang dikonsumsi, terhadap risiko hemoroid. Selain itu, studi intervensi yang melibatkan modifikasi gaya hidup, seperti peningkatan asupan serat dan perubahan posisi defekasi, dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam mencegah dan mengatasi hemoroid. Lebih lanjut, penelitian yang menggabungkan data genetik dengan faktor lingkungan dan gaya hidup dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai etiologi hemoroid dan memungkinkan pengembangan strategi pencegahan yang lebih personal dan efektif. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan melibatkan kelompok usia yang lebih beragam dan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi yang mungkin berperan dalam kejadian hemoroid.

  1. SciELO Brazil - Surgical treatment of hemorrhoids: a critical appraisal of the current options Surgical... doi.org/10.1590/s0102-67202014000100016SciELO Brazil Surgical treatment of hemorrhoids a critical appraisal of the current options Surgical doi 10 1590 s0102 67202014000100016
  2. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof vw le lw keo xg ub spd py mks 2p vdg xsa il qxw mz m7 jgog doi.org/10.20524/aog.2019.03550 pdf obj endobj xref trailer startxref eof vw le lw keo xg ub spd py mks 2p vdg xsa il qxw mz m7 jgog doi 10 20524 aog 2019 0355
  3. Haemorrhoids: an update on management - Steven R. Brown, 2017. haemorrhoids management steven brown skip... journals.sagepub.com/doi/10.1177/2040622317713957Haemorrhoids an update on management Steven R Brown 2017 haemorrhoids management steven brown skip journals sagepub doi 10 1177 2040622317713957
Read online
File size362.03 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test