PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD

Jurnal Ilmiah Pertanian dan PeternakanJurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani bawang merah di Kelurahan Mataran, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasi, wawancara, dan kuesioner terstruktur sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian dilakukan dari bulan November hingga Desember 2022 dengan populasi sebanyak 350 rumah tangga petani bawang merah, dan sampel sebanyak 35 petani yang dipilih secara acak. Analisis dilakukan dengan menghitung biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta mengevaluasi tingkat kesejahteraan berdasarkan rasio pendapatan terhadap biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan petani sebesar Rp863.594.343, sementara total penerimaan mencapai Rp1.936.200.000, sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.072.605.657. Rasio penerimaan terhadap biaya sebesar 2,24 > 1, yang menunjukkan bahwa usahatani bawang merah bersifat menguntungkan. Analisis kesejahteraan menunjukkan bahwa mayoritas rumah tangga petani dikategorikan sejahtera berdasarkan kemampuan memenuhi kebutuhan rumah tangga dan tingkat pendapatan.

Usahatani bawang merah di Kelurahan Mataran memberikan keuntungan yang signifikan dengan rasio pendapatan terhadap biaya sebesar 2,24, yang lebih besar dari satu, sehingga tergolong layak dan menguntungkan.Berdasarkan analisis kesejahteraan, seluruh responden (100%) dikategorikan sebagai rumah tangga sejahtera sesuai indikator Badan Pusat Statistik.

Pertama, perlu diteliti faktor-faktor non-moneter yang memengaruhi kesejahteraan petani bawang merah, seperti akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan anak, dan ketahanan sosial, untuk memahami kesejahteraan secara lebih holistik di luar aspek pendapatan. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang dampak fluktuasi harga dan musim panen terhadap keberlanjutan usahatani bawang merah, termasuk kebutuhan sistem penyimpanan atau pengolahan pasca panen yang dapat menjaga stabilitas pendapatan petani di luar musim panen. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan teknologi pertanian tepat guna dan inovasi budidaya berkelanjutan, seperti penggunaan pupuk organik atau irigasi efisien, untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi ketergantungan pada input biaya tinggi, yang dapat menjadi alternatif pengembangan usahatani bawang merah di masa depan.

  1. Pendapatan dan Produksi Potensial Usahatani Konservasi Lahan Pantai di Kabupaten Bantul | AGRARIS: Journal... doi.org/10.18196/agr.111Pendapatan dan Produksi Potensial Usahatani Konservasi Lahan Pantai di Kabupaten Bantul AGRARIS Journal doi 10 18196 agr 111
  2. Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan | Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan. jurnal ilmiah pertanian... doi.org/10.35912/jipper.v1i1.1977Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan jurnal ilmiah pertanian doi 10 35912 jipper v1i1 1977
  3. PENGARUH PERILAKU KOMUNIKASI TERHADAP SIKAP DAN ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH DI LAHAN PASIR... journal.ugm.ac.id/jae/article/view/17380PENGARUH PERILAKU KOMUNIKASI TERHADAP SIKAP DAN ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH DI LAHAN PASIR journal ugm ac jae article view 17380
  4. PROFITABILITAS DAN EFISIENSI TEKNIS USAHATANI BAWANG MERAH DI KABUPATEN BANTUL DAN KABUPATEN NGANJUK... doi.org/10.20961/sepa.v11i1.42248PROFITABILITAS DAN EFISIENSI TEKNIS USAHATANI BAWANG MERAH DI KABUPATEN BANTUL DAN KABUPATEN NGANJUK doi 10 20961 sepa v11i1 42248
Read online
File size452.79 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test