STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT
MEDICA MAJAPAHITMEDICA MAJAPAHITTindakan sectio caesarea menggunakan teknik anestesi spinal yang memiliki banyak keunggulan, seperti efek obat yang cepat, hambatan sensorik dan motorik yang lebih dalam, teknik yang sederhana, dampak minimal terhadap bayi, serta risiko toksisitas obat anestesi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dan perubahan anestesi spinal terhadap hemodinamik pasien yang menjalani sectio caesarea di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah anestesi spinal, sedangkan variabel dependen meliputi tekanan darah, MAP, dan tekanan nadi. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perubahan hemodinamik dari sebelum induksi hingga menit ke-5 setelah induksi. Pada menit ke-10 dan ke-15, kondisi cenderung kembali normal. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan antara waktu pre-induksi dan menit ke-5 pasca induksi pada variabel tekanan darah sistolik dan nilai MAP, namun tidak terdapat hubungan pada tekanan darah diastolik dan tekanan nadi. Arah hubungan yang ditemukan bersifat positif. Perubahan hemodinamik sebelum dan setelah tindakan sectio caesarea disebabkan oleh pemberian obat anestesi, sehingga dapat disimpulkan bahwa anestesi spinal berkaitan dengan terjadinya perubahan hemodinamik pada tindakan sectio caesarea.
Pengamatan terhadap tekanan darah sistolik, diastolik, MAP, dan tekanan nadi menunjukkan adanya perubahan hemodinamik antara sebelum induksi dan menit ke-5 setelah induksi anestesi spinal.Tekanan darah sistolik dan nilai MAP menunjukkan hubungan yang signifikan, sedangkan tekanan darah diastolik dan tekanan nadi tidak menunjukkan korelasi yang signifikan.Seluruh variabel menunjukkan arah korelasi yang positif, dengan kekuatan hubungan yang kuat pada tekanan darah sistolik, cukup pada MAP, dan sangat lemah pada tekanan darah diastolik serta tekanan nadi.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki pengaruh posisi pasien selama pemberian anestesi spinal terhadap stabilitas hemodinamik selama sectio caesarea, mengingat posisi dapat memengaruhi luas dan tinggi blok anestesi. Kedua, penting untuk mengevaluasi dosis optimal obat anestesi spinal—seperti bupivakain atau levobupivakain—dalam meminimalkan fluktuasi hemodinamik tanpa mengorbankan efektivitas anestesi, karena variasi dosis berpotensi memengaruhi terjadinya hipotensi. Ketiga, diperlukan kajian lanjutan tentang efektivitas strategi pra-infus cairan (preload) dengan volume dan komposisi berbeda terhadap kompensasi hemodinamik pasca anestesi spinal, sebagai upaya mencegah penurunan tekanan darah secara drastis pada menit-menit awal pasca induksi. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan panduan klinis yang lebih baik dalam mengelola anestesi spinal secara aman dan efektif bagi pasien sectio caesarea.
| File size | 282 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Terapi obat antihipertensi telah terbukti efektif dalam menurunkan dan mengendalikan tekanan darah selama disertai dengan kepatuhan, di mana kepatuhanTerapi obat antihipertensi telah terbukti efektif dalam menurunkan dan mengendalikan tekanan darah selama disertai dengan kepatuhan, di mana kepatuhan
PELNIPELNI Relaksasi napas dalam dengan genggam jari dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penurunan tekanan darah disebabkan oleh pelepasan hormonRelaksasi napas dalam dengan genggam jari dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penurunan tekanan darah disebabkan oleh pelepasan hormon
STIKESBAPTISSTIKESBAPTIS Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kadar hematokrit dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. SemakinPenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kadar hematokrit dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Semakin
LAMINTANGLAMINTANG Dengan mencapai nilai AUROC dan AUPRC yang lebih tinggi di kedua rumah sakit tersier dan distrik, model AI membuktikan keandalannya dan adaptabilitasnyaDengan mencapai nilai AUROC dan AUPRC yang lebih tinggi di kedua rumah sakit tersier dan distrik, model AI membuktikan keandalannya dan adaptabilitasnya
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Tinjauan skoping berdasarkan kerangka Arksey & OMalley dan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur (2014–2024) di PubMed, Scopus, ScienceDirect, danTinjauan skoping berdasarkan kerangka Arksey & OMalley dan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur (2014–2024) di PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pasien tentang diabetes melitus tipe 2 di Poliklinik Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode:Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pasien tentang diabetes melitus tipe 2 di Poliklinik Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode:
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Metode penyuluhan kesehatan dengan media PowerPoint dilakukan kepada 57 ibu di 17 RW Desa Sukamanah. Perubahan pengetahuan diukur oleh pre‑test dan post‑test,Metode penyuluhan kesehatan dengan media PowerPoint dilakukan kepada 57 ibu di 17 RW Desa Sukamanah. Perubahan pengetahuan diukur oleh pre‑test dan post‑test,
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam qigong terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode penelitian Quasi Experiment denganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam qigong terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode penelitian Quasi Experiment dengan
Useful /
PELNIPELNI Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan Skala Braden. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor Braden pada kedua responden,Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan Skala Braden. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor Braden pada kedua responden,
PELNIPELNI Kedua responden mengalami penurunan skala SPES dari kategori sedang menjadi ringan serta penurunan nyeri NRS dari skala sedang menjadi ringan setelah tigaKedua responden mengalami penurunan skala SPES dari kategori sedang menjadi ringan serta penurunan nyeri NRS dari skala sedang menjadi ringan setelah tiga
STTCIREBONSTTCIREBON sedangkan RT 02, dengan nilai (54,75), RT 03 dengan nilai (53,4). RT 04 dengan nilai (52,4) dan, RT 05 dengan nilai (51) termasuk di Kanoman Utara masihsedangkan RT 02, dengan nilai (54,75), RT 03 dengan nilai (53,4). RT 04 dengan nilai (52,4) dan, RT 05 dengan nilai (51) termasuk di Kanoman Utara masih
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Langkah-langkah kyai dalam membina keharmonisan di pondok pesantren mencakup pengembangan integritas kepemimpinan, membangun kepercayaan, memperkuat nilai-nilaiLangkah-langkah kyai dalam membina keharmonisan di pondok pesantren mencakup pengembangan integritas kepemimpinan, membangun kepercayaan, memperkuat nilai-nilai