HKBPHKBP
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERINGSPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERINGTelah dilakukan penelitian pengaruh penuaan buatan terhadap kekerasan, kuat tarik, struktur mikro, dan komposisi unsur kimia pada paduan Al 7075. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh proses pemanasan T6 terhadap sifat mekanik khususnya kekerasan dan kuat tarik pada paduan Al 7075. Pemanasan sintering pada suhu 450°C selama 1 jam. Kemudian di celup cepat dimedia air, selanjutnya pemanasan penuaan buatan pada suhu 210°C dengan waktu penahanan 1 jam dan 20 jam. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan nilai kekerasan bertambah setelah disintering dan celup cepat, namun terjadi penurunan nilai kekerasan dengan waktu tahan yang lebih lama. Pengujian kuat Tarik pada paduan Al 7075 setelah proses T6 mengalami kuat Tarik yang berkurang dibanding sampel paduan Al 7075 sebelum proses pemanasan. Hasil pengamatan struktur mikro dengan SEM memperlihatkan terjadinya perubahan pasal yang ditandai dengan kenaikan kekerasan dan kuat Tarik.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, paduan aluminium 7075 mencapai kekerasan maksimum pada suhu artificial aging 210°C dengan waktu 1 jam.Pengujian komposisi unsur kimia menunjukkan komposisi unsur kimia yang sama yaitu Al, Mg, Si, Zn.Penelitian ini memberikan pemahaman mengenai pengaruh perlakuan panas terhadap sifat mekanik paduan aluminium 7075.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memvariasikan komposisi paduan Al 7075 untuk mengoptimalkan sifat mekaniknya, misalnya dengan menambahkan elemen paduan lain seperti scandium atau erbium. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme pembentukan presipitat selama proses penuaan buatan perlu dilakukan untuk memahami bagaimana presipitat mempengaruhi kekerasan dan kekuatan tarik. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji ketahanan korosi paduan Al 7075 setelah proses T6 untuk mengevaluasi stabilitas material dalam lingkungan yang berbeda, sehingga dapat memberikan informasi yang komprehensif mengenai kinerja material ini dalam aplikasi industri, khususnya pada komponen pesawat terbang yang membutuhkan material ringan, kuat, dan tahan lama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan material aluminium yang lebih unggul untuk berbagai aplikasi rekayasa.
| File size | 1.35 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Analisis displacement menunjukkan peningkatan ketebalan lapisan HSC meningkatkan kekakuan lentur dan menurunkan lendutan maksimum. Kombinasi ACS 15% danAnalisis displacement menunjukkan peningkatan ketebalan lapisan HSC meningkatkan kekakuan lentur dan menurunkan lendutan maksimum. Kombinasi ACS 15% dan
INTANINTAN Akan tetapi, pengujian-pengujian tersebut membutuhkan jumlah sampel yang cukup dan kondisi sampel yang utuh. Melalui penelitian ini diusulkan pendekatanAkan tetapi, pengujian-pengujian tersebut membutuhkan jumlah sampel yang cukup dan kondisi sampel yang utuh. Melalui penelitian ini diusulkan pendekatan
APTKLHIAPTKLHI Dengan karakteristik mekanik dan termal yang menjanjikan, terutama pada sampel CDS20, komposit hibrida CP/PFs berpotensi menggantikan komposit epoksi bermuatanDengan karakteristik mekanik dan termal yang menjanjikan, terutama pada sampel CDS20, komposit hibrida CP/PFs berpotensi menggantikan komposit epoksi bermuatan
UNYUNY Metode yang digunakan meliputi pulping, bleaching, dan pembuatan lembaran kertas, kemudian dibandingkan dengan kertas komersial. Hasilnya menunjukkan bahwaMetode yang digunakan meliputi pulping, bleaching, dan pembuatan lembaran kertas, kemudian dibandingkan dengan kertas komersial. Hasilnya menunjukkan bahwa
ITBITB Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh shot peening terhadap sifat mekanik spesimen PLA yang dicetak dengan FDM. Desain eksperimen faktorialPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh shot peening terhadap sifat mekanik spesimen PLA yang dicetak dengan FDM. Desain eksperimen faktorial
PDGIPDGI Sepuluh sampel giomer yang direndam ke dalam larutan saliva buatan selama 4 hari sebagai kelompok kontrol, 10 sampel giomer yang direndam ke dalam minumanSepuluh sampel giomer yang direndam ke dalam larutan saliva buatan selama 4 hari sebagai kelompok kontrol, 10 sampel giomer yang direndam ke dalam minuman
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Proses organosolv menggunakan etanol 60 % sebagai pelarut dengan variasi suhu 120, 140, dan 160 °C selama 2 jam. Hasil menunjukkan bahwa kertas terbaikProses organosolv menggunakan etanol 60 % sebagai pelarut dengan variasi suhu 120, 140, dan 160 °C selama 2 jam. Hasil menunjukkan bahwa kertas terbaik
UNMUNM Metode yang digunakan adalah metode kimiawi dengan proses delignifikasi menggunakan larutan NaOH 5% selama 2 jam pada suhu 80 °C. Hasil penjumlahan kadarMetode yang digunakan adalah metode kimiawi dengan proses delignifikasi menggunakan larutan NaOH 5% selama 2 jam pada suhu 80 °C. Hasil penjumlahan kadar
Useful /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Teams Game Tournament (TGT) secara efektif meningkatkan kemampuan menulis siswaBerdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Teams Game Tournament (TGT) secara efektif meningkatkan kemampuan menulis siswa
UNIBIUNIBI Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secaraAnalisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara
UNYUNY Penelitian menunjukkan bahwa 84% siswa menyatakan TaRL memberi mereka kesempatan lebih untuk menunjukkan keterampilan, 88% siswa merasa lebih percaya diriPenelitian menunjukkan bahwa 84% siswa menyatakan TaRL memberi mereka kesempatan lebih untuk menunjukkan keterampilan, 88% siswa merasa lebih percaya diri
ITSIITSI militaris yang paling efektif dalam mengendalikan ulat api S. asigna adalah 30 gram/1 liter air (F4), dimana pada perlakuan ini mortalitas 100% dan LT50militaris yang paling efektif dalam mengendalikan ulat api S. asigna adalah 30 gram/1 liter air (F4), dimana pada perlakuan ini mortalitas 100% dan LT50