USUUSU

LingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchLingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research

Penerapan analisis wacana kritis pada pidato Narendra Modi Maan Ki Baat diperiksa dalam penelitian ini. Analisis model Van Dijk pada tiga komponen struktur teks—makrostruktur, suprastruktur, dan mikrostruktur—digunakan dalam penelitian ini untuk melihat teks dan mencari tahu representasi ideologis dalam pidato tersebut. Penelitian ini menerapkan analisis konten dan metodologi penelitian kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pernyataan Modis menganjurkan nasionalisme, kemakmuran, dan ideologi sosial yang konservatif. Penelitian ini sering membahas pentingnya norma budaya dan nilai-nilai tradisional, seperti rasa hormat kepada orang yang lebih tua dan nilai-nilai keluarga. Dalam struktur makro dari tiga pidato Perdana Menteri Narendra Modi menyerukan kepada orang-orang India untuk lebih berhati-hati dari sebelumnya sehubungan dengan ancaman COVID-19. Selain itu, suprastruktur memberikan informasi mengenai keadaan populasi miskin dan India dalam kaitannya dengan dampak COVID-19, serta saran bagi setiap orang untuk mematuhi protokol selama pandemi. Struktur mikro dari ketiga pidato tersebut menggambarkan bahwa Modi ingin menampilkan citra yang positif, oleh karena itu pidato tersebut menggunakan kata-kata yang positif. Selain itu, ketertarikan Modi terhadap ide-ide sosialis terlihat jelas dari penelitian ini. Hal ini benar karena pidato Modi mematuhi prasyarat ideologis sosialisme.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pidato Narendra Modi secara efektif menggunakan wacana untuk mempromosikan ideologi nasionalisme, pembangunan, dan konservatisme.Analisis struktur teks melalui model Van Dijk mengungkapkan representasi ideologis yang kuat dalam pidato-pidatonya.Modi berhasil menyampaikan visinya untuk India sebagai negara yang kuat, berkembang, dan berpegang pada nilai-nilai tradisional.Dengan demikian, pidato-pidato Modi tidak hanya berfungsi sebagai komunikasi politik, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk identitas nasional dan memobilisasi dukungan publik.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis perbandingan wacana antara pidato Narendra Modi dengan pemimpin politik dari negara lain, khususnya dalam konteks penanganan pandemi dan isu-isu global lainnya. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perbedaan dan persamaan strategi komunikasi politik lintas negara. Selain itu, studi mendalam mengenai dampak pidato Modi terhadap pembentukan opini publik dan perilaku pemilih di India perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi penerimaan pesan-pesan politiknya. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis evolusi wacana Modi dari waktu ke waktu, untuk mengidentifikasi perubahan ideologis dan strategi komunikasi yang mungkin terjadi seiring dengan perkembangan situasi politik dan sosial di India. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai dinamika kekuasaan, ideologi, dan komunikasi politik di era modern.

Read online
File size298.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test