DINUSDINUS

ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia

Jepara memiliki potensi besar dibidang seni ukir. Potensi ini dapat dilihat dari masa Ratu Kalinyamat dan R.A. Kartini. Motif ukir Jepara dapat dilihat sebagai kontruksi sosial dalam hubungannya dengan identitas kultural dan tradisi. Motif ukir Jepara telah menjadi identitas kota melalui wujud kreasi-kreasi motif ukir dan ditempatkan di berbagai sudut kota. Tujuan penelitian ini adalah berupaya menguatkan identitas Jepara sebagai Kota Ukir melalui pengembangan desain motif ukir. Solusi yang diusulkan penulis adalah sebuah pendekatan historis dan estetik desain. Pendekatan ini dapat diimplementasikan untuk menjelaskan pengembangan desain motif ukir di Jepara dan aktualisasi identitas Jepara sebagai Kota Ukir. Data-data yang digunakan berasal dari narasumber, tindakan, arsip dan sumber tertulis. Berdasarkan data-data yang dihasilkan dalam penelitian ini, maka penulis menentukan analisis secara siklus guna menjelaskan pokok permasalahan yaitu pengembangan desain motif dan identitas Jepara sebagai Kota Ukir.

Jepara memiliki potensi besar dalam seni ukir yang terus berkembang, menjadi bagian integral dari identitas kota, dan didukung oleh peran aktif masyarakatnya.Seni ukir Jepara, dengan motif khasnya, telah diimplementasikan sebagai ikon pada berbagai media dan desain, mulai dari logo pemerintahan hingga media promosi dan seragam batik, untuk memperkuat citra Jepara sebagai kota ukir.Oleh karena itu, pengembangan desain motif ukir berbasis relung diharapkan mampu mewujudkan citra Jepara sebagai pusat ukir dunia atau city brand Jepara as world carving center.

Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi potensi ukir Jepara dan mengusulkan pengembangan desain motif untuk aktualisasi identitas kota. Namun, untuk benar-benar mengatasi tantangan industri seperti persaingan ketat dan penurunan pesanan, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi beberapa arah krusial. Pertama, bagaimana efektivitas implementasi Digi-motif dan aplikasi desain yang telah dikembangkan dalam meningkatkan daya saing pasar global dan persepsi konsumen terhadap produk ukir Jepara? Ini bisa melibatkan studi kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur dampak nyata pada penjualan, pengenalan merek, serta preferensi pembeli, khususnya dari pasar ekspor yang ditargetkan. Kedua, mempertimbangkan adanya persaingan yang semakin kuat, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki strategi paling efektif untuk mengintegrasikan Digi-motif ke dalam ekosistem pemasaran digital yang komprehensif, termasuk platform e-commerce, media sosial, dan kampanye branding online, guna menjangkau khalayak yang lebih luas dan meningkatkan penetrasi pasar internasional secara signifikan. Hal ini akan membantu menjawab kebutuhan para pengrajin yang mengalami penurunan pesanan. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan inovasi dan relevansi budaya, studi dapat difokuskan pada pengembangan model partisipasi masyarakat yang lebih kuat dalam proses desain motif ukir. Bagaimana cara terbaik untuk melibatkan seniman lokal dan generasi muda Jepara dalam menciptakan motif-motif baru yang tetap menjaga ciri khas namun relevan dengan tren kontemporer, sekaligus memberdayakan mereka agar dapat beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas aslinya? Pendekatan ini akan memperkuat fondasi identitas Jepara sebagai kota ukir secara holistik dan berkelanjutan.

Read online
File size920 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test