SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH
jurnal serambi ilmujurnal serambi ilmuPenelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas proses pembelajaran, meningkatkan hasil belajar siswa, dan meningkatkan keterampilan siswa pada konsep larutan asam dan larutan basa melalui penerapan model apprentice training yang berwawasan konstruktivisme di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh. Penelitian tindakan ini melibatkan 38 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan tes, uji keterampilan, kuesioner, pedoman observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, dan dianalisis secara naratif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, proses pembelajaran berlangsung cukup efektif, rerata hasil belajar siswa mencapai 77,6; sedangkan rerata nilai uji keterampilan siswa sebesar 78,7. Pada siklus II, proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, rerata hasil belajar siswa mencapai 80,1; sedangkan rerata nilai uji keterampilan siswa sebesar 80,3. Hasil analisis respons siswa menunjukkan bahwa siswa yang memiliki persepsi dan sikap positif jauh lebih besar dibandingkan yang memiliki respons negatif.
Penerapan model apprentice training yang berwawasan konstruktivisme dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada konsep larutan asam dan larutan basa.Model tersebut juga efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam pelaksanaan praktikum pada konsep tersebut.Siswa memberikan respons yang positif terhadap proses pembelajaran kimia dengan penerapan model ini.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian lanjutan yang menguji efektivitas model apprentice training berbasis konstruktivisme pada konsep kimia lainnya, seperti larutan penyangga atau laju reaksi, untuk melihat generalisasi hasil temuan penelitian ini. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif yang membandingkan model apprentice training dengan model pembelajaran aktif lainnya, seperti problem-based learning atau inquiry learning, dalam meningkatkan keterampilan praktikum dan pemahaman konsep kimia secara simultan. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian yang mengeksplorasi peran jumlah guru pendamping dalam laboratorium terhadap keberhasilan implementasi model ini, termasuk jumlah ideal instruktur per kelompok siswa untuk mencapai efektivitas optimal dalam pengembangan keterampilan secara individual. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan yang ada dengan memperluas cakupan konsep, konteks, dan variabel implementasi yang memengaruhi keberhasilan model tersebut.
| File size | 56.14 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Kajian ini menelaah secara mendalam prinsip-prinsip dasar, struktur, dinamika kebijakan, serta implementasi keterampilan abad ke-21 dalam sistem pendidikanKajian ini menelaah secara mendalam prinsip-prinsip dasar, struktur, dinamika kebijakan, serta implementasi keterampilan abad ke-21 dalam sistem pendidikan
PAPANDAPAPANDA Karena 𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙(0,705 > 0,374), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilanKarena 𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙(0,705 > 0,374), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan
PAPANDAPAPANDA Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisisInstrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis
PAPANDAPAPANDA Dari data yang diperoleh pada siklus I dan siklus II, terlihat bahwa nilai rata-rata KKM siswa pada siklus II meningkat dibandingkan dengan hasil tes padaDari data yang diperoleh pada siklus I dan siklus II, terlihat bahwa nilai rata-rata KKM siswa pada siklus II meningkat dibandingkan dengan hasil tes pada
PAPANDAPAPANDA Subjek penelitian terdiri dari 1 pengelola BUMDes dan 5 pedagang makanan tradisional di Pasar Sarwono. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatanSubjek penelitian terdiri dari 1 pengelola BUMDes dan 5 pedagang makanan tradisional di Pasar Sarwono. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan
PAPANDAPAPANDA Hasil penelitian berupa rancangan awal e-modul interaktif yang disusun secara sistematis dan berorientasi pada kebutuhan pembelajaran matematika. RancanganHasil penelitian berupa rancangan awal e-modul interaktif yang disusun secara sistematis dan berorientasi pada kebutuhan pembelajaran matematika. Rancangan
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran matematika disebabkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran matematika disebabkan
PAPANDAPAPANDA Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan disposisi produktif yang reflektif, ketekunan adaptif, motivasi intrinsik, serta orientasi pada proses berpikir matematis.Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan disposisi produktif yang reflektif, ketekunan adaptif, motivasi intrinsik, serta orientasi pada proses berpikir matematis.
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Data dikumpulkan melalui kegiatan kerja, wawancara siswa, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja digital valid, praktis, dan efektifData dikumpulkan melalui kegiatan kerja, wawancara siswa, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja digital valid, praktis, dan efektif
INTANINTAN Fuga oksigen dan sulfur klorit tergolong rendah, dengan nilai log fO2 berkisar antara -70,4 hingga -51,85 dan log fS2 antara -32,55 hingga -20,65. AnalisisFuga oksigen dan sulfur klorit tergolong rendah, dengan nilai log fO2 berkisar antara -70,4 hingga -51,85 dan log fS2 antara -32,55 hingga -20,65. Analisis
UNISSULAUNISSULA Pada faktor internal, siswa mengalami kesalahpahaman karena kurangnya minat baca pada siswa, kurangnya pemahaman siswa akan materi yang diajarkan, motivasiPada faktor internal, siswa mengalami kesalahpahaman karena kurangnya minat baca pada siswa, kurangnya pemahaman siswa akan materi yang diajarkan, motivasi
UNISSULAUNISSULA Therefore, a comprehensive assessment needs to be developed to obtain a holistic profile of the children to assist the success of school transition. ThisTherefore, a comprehensive assessment needs to be developed to obtain a holistic profile of the children to assist the success of school transition. This