POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID

International Journal of Travel, Hospitality and EventsInternational Journal of Travel, Hospitality and Events

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas kerja dari night auditor di sebuah hotel bintang 4 di Seminyak, Bali, Indonesia dan langkah-langkah apa yang harus diambil oleh night auditor untuk meningkatkan efektivitas night auditor di hotel tersebut. Metode penelitian menggunakan purposive sampling dengan mengambil sampel yang memenuhi kriteria tertentu, yaitu manajer front office dan night auditor. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif menggunakan teori analisis data interaktif dari Miles dan Huberman pada tahun 1992 dan menganalisis menggunakan pendekatan teori efektif menggunakan rumus efektivitas. Hasil dan diskusi menunjukkan adanya penurunan efektivitas kerja night auditor di hotel berdasarkan indikator kuantitas, kualitas, dan waktu kerja. Hasil ini dapat dilihat dari ringkasan hasil wawancara dengan semua night auditor yang memberikan jawaban mengenai kuantitas, kualitas, dan waktu kerja dalam bertugas sebagai night auditor sejauh ini efektif dan tidak efektif. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan berdasarkan hasil perhitungan rumus efektif bahwa hasilnya adalah 0,7, 0,9, dan 0,85, yang berarti lebih kecil dari 1, sehingga dapat disimpulkan bahwa efektivitas kerja tidak efektif. Implikasi: Langkah-langkah dalam meningkatkan efektivitas kerja night auditor diperoleh dari hasil wawancara dengan Manajer Front Office yang membutuhkan etos kerja yang baik, lingkungan psikologis, fokus pada pekerjaan, bekerja sesuai prosedur, memahami prosedur kerja, dan memiliki efisiensi waktu.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kerja night auditor di Hotel Vila Lumbung tidak efektif berdasarkan analisis indikator kuantitas, kualitas, dan waktu kerja.Penurunan efektivitas ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya fokus, kurangnya pemahaman prosedur, dan potensi masalah lingkungan kerja.Untuk meningkatkan efektivitas kerja, night auditor perlu memahami prosedur kerja, memiliki etos kerja yang baik, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan fokus, dan mengoptimalkan efisiensi waktu.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi fokus dan konsentrasi night auditor selama jam kerja malam, misalnya dengan meneliti pengaruh jadwal kerja, pencahayaan, atau tingkat kebisingan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas kerja night auditor di berbagai jenis hotel (misalnya, hotel bintang 3, 4, dan 5) untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan unik yang dihadapi oleh masing-masing kategori hotel. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan dengan menggunakan metode etnografi untuk memahami secara komprehensif dinamika sosial dan budaya di antara staf front office, serta bagaimana dinamika ini memengaruhi efektivitas kerja night auditor. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif dan kolaboratif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja night auditor dan kualitas layanan hotel secara keseluruhan. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan praktik manajemen yang lebih efektif di industri perhotelan.

Read online
File size483.06 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test