DWCUDWCU
Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesKrisis ekologi merupakan fenomena yang sedang banyak terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Bencana alam merupakan fenomena yang lumrah dan sudah merupakan bagian dari siklus alam, namun berbeda dengan bencana antropogenik yang disebabkan oleh ulah manusia. Dalam artikel ini, penulis berangkat dari keresahan akan keterpisahan relasi antara manusia dengan alam yang merupakan sesama makhluk ciptaan Allah. Melalui keresahan ini, penulis berusaha meninjau pergeseran relasi antara manusia, alam, dan Yang ilahi dan berupaya menenun kembali melalui tradisi sesajen dalam pandangan dunia masyarakat Jawa. Peninjauan ini menggunakan Teologi Kontekstual yang dikembangkan oleh Stephen B. Bevans dengan mengangkat Teologi Asia oleh Aloysius Pieris. Melalui penulisan artikel ini, ditemukan bahwa Teologi Barat yang dominan dalam pengajaran Agama Kristen banyak memberikan dampak terhadap keterputus-hubungan antara manusia dengan alam. Hal ini jauh berbeda dengan Teologi Asia yang direpresentasikan oleh pandangan dunia masyarakat Jawa, yakni relasi erat antara manusia dengan alam yang juga terhubung dengan Yang ilahi melalui tradisi sesajen. Robert P. Borrong menyebutkan bahwa dunia sekarang didominasi teknosfer dan harus diimbangi oleh etosfer, etika manusia dalam berhubungan dengan lingkungan. Menyadari hal tersebut, maka etika solidaritas menjadi etika ekologi Kristen yang berusaha menenun keharmonisan relasi antara manusia dengan alam.
Artikel ini menunjukkan bahwa tradisi sesajen, yang berakar dalam worldview masyarakat Jawa, menawarkan perspektif berharga untuk memahami keterhubungan antara manusia, alam, dan Yang Ilahi.Penulis menemukan bahwa Teologi Barat seringkali berkontribusi pada keterputusan hubungan ini, berbeda dengan Teologi Asia yang menekankan harmoni dengan alam.Dengan mengadopsi etika solidaritas, gereja dapat merekonstruksi pemahaman tentang hubungan manusia dengan alam, mendorong tindakan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana praktik sesajen dapat diintegrasikan ke dalam liturgi dan pendidikan Kristen untuk menumbuhkan kesadaran ekologis yang lebih dalam. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan antara tradisi sesajen Jawa dengan praktik keagamaan lain yang memiliki kesamaan dalam menghormati alam, untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip universal yang dapat diterapkan dalam teologi ekologi. Ketiga, penelitian aksi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat berbasis spiritualitas lokal dalam mengatasi masalah lingkungan di tingkat lokal. Penelitian ini dapat melibatkan kolaborasi antara akademisi, tokoh agama, dan masyarakat setempat untuk mengembangkan solusi yang berkelanjutan dan relevan secara budaya. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teologi ekologi yang kontekstual dan transformatif, serta mendorong tindakan nyata untuk menjaga kelestarian alam dan menciptakan hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan Yang Ilahi.
| File size | 319.22 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
Tel-UTel-U Visualisasi geospasial menonjolkan pola distribusi sentimen regional, menawarkan wawasan tentang respons publik di berbagai wilayah Indonesia. PenelitianVisualisasi geospasial menonjolkan pola distribusi sentimen regional, menawarkan wawasan tentang respons publik di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian
DWCUDWCU Dengan demikian, paper ini menolak dikotomi sederhana antara iman dan budaya, serta menawarkan kerangka teologi kontekstual yang memungkinkan orang KristenDengan demikian, paper ini menolak dikotomi sederhana antara iman dan budaya, serta menawarkan kerangka teologi kontekstual yang memungkinkan orang Kristen
IAKN TORAJAIAKN TORAJA Konsep teologis Imago Dei dan Imago Christi, ketika ditafsirkan ulang secara kritis dan diintegrasikan melalui sintesis pemikiran Agustinus, Jürgen Moltmann,Konsep teologis Imago Dei dan Imago Christi, ketika ditafsirkan ulang secara kritis dan diintegrasikan melalui sintesis pemikiran Agustinus, Jürgen Moltmann,
STTPBSTTPB Hasil refleksi menunjukkan bahwa literasi merepresentasikan dimensi logos dari imago Dei yang memungkinkan manusia berkomunikasi dan memaknai realitas,Hasil refleksi menunjukkan bahwa literasi merepresentasikan dimensi logos dari imago Dei yang memungkinkan manusia berkomunikasi dan memaknai realitas,
STTKBSTTKB Perkembangan teknologi yang pesat dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan dampak yang signifikan pada bidang misiologi. Namun, teknologi juga memunculkanPerkembangan teknologi yang pesat dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan dampak yang signifikan pada bidang misiologi. Namun, teknologi juga memunculkan
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum dan kelembagaan melalui Undang‑Undang No. 24 Tahun 2007 serta keberadaan BNPB dan BASARNAS telah terselenggara,Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum dan kelembagaan melalui Undang‑Undang No. 24 Tahun 2007 serta keberadaan BNPB dan BASARNAS telah terselenggara,
MORIAHMORIAH Kemampuan adaptif Paulus dalam memahami bahasa, budaya, dan norma sosial lokal memungkinkannya menyampaikan pesan Kristus kepada berbagai golongan masyarakatKemampuan adaptif Paulus dalam memahami bahasa, budaya, dan norma sosial lokal memungkinkannya menyampaikan pesan Kristus kepada berbagai golongan masyarakat
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses akulturasi nilai-nilai filosofis budaya Jawa berkembang dalam upacara hari kematian ditinjauPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses akulturasi nilai-nilai filosofis budaya Jawa berkembang dalam upacara hari kematian ditinjau
Useful /
SIDUCATSIDUCAT Metode penelitian mengunakan studi literatur, dengan menganalisis 21 jurnal sebagai data primer. Analisis data dengan beberapa tahapan, tahap pertama menentukanMetode penelitian mengunakan studi literatur, dengan menganalisis 21 jurnal sebagai data primer. Analisis data dengan beberapa tahapan, tahap pertama menentukan
UNTAGUNTAG Kebijakan perlu evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. BPBD dan DPUPRPKP Kota Malang menerapkan kebijakan pencegahan banjir melalui programKebijakan perlu evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. BPBD dan DPUPRPKP Kota Malang menerapkan kebijakan pencegahan banjir melalui program
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang di
SIDUCATSIDUCAT Hal tersebut merupakan sebuah tantangan baik itu bagi pemerintah, guru maupun bagi siswa itu sendiri agar proses belajar mengajar tetap terus berlangsung.Hal tersebut merupakan sebuah tantangan baik itu bagi pemerintah, guru maupun bagi siswa itu sendiri agar proses belajar mengajar tetap terus berlangsung.