UNPARUNPAR
Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalJurnal Ilmiah Hubungan InternasionalAsertivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan seringkali ditafsirkan sebagai manifestasi dari ambisi imperial maritim, upaya penyeimbangan kekuasaan, atau respons terhadap luka sejarahnya. Namun, argumen-argumen tersebut cenderung mengabaikan pertanyaan mendasar tentang mengapa ekspansi teritorial—fenomena yang jarang terjadi dalam politik global—dapat terjadi dalam kasus Tiongkok. Penelitian ini membahas isu tersebut melalui kerangka geopolitik Marxis yang memandang ekspansi teritorial sebagai konsekuensi dari logika kapitalisme yang secara inheren mendorong ekspansi teritori. Dengan menggunakan konsep solusi spasial (spatial fix), penelitian ini menghubungkan krisis kapitalisme domestik Tiongkok—yang ditandai oleh over akumulasi dan overkapasitas—dengan ekspansi teritorial di Asia Tenggara dan asertivitasnya di Laut Cina Selatan. Strategi seperti kebijakan Going Global dan Belt and Road Initiative (BRI) telah menjadikan Asia Tenggara, termasuk Laut Cina Selatan, sebagai wilayah penting bagi akumulasi kapital Tiongkok. Namun, transformasi historis struktur negara Tiongkok, ditambah dengan perilaku yang tidak koheren dan terfragmentasi di antara agen-agennya, telah menyebabkan tindakan yang kontradiktif namun semakin asertif di kawasan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku Tiongkok di Laut Cina Selatan tidak hanya didorong oleh tekanan eksternal seperti keterlibatan Amerika Serikat, tetapi juga oleh imperatif kapitalisme domestik dan dinamika transformasi negara, menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang sengketa teritorial dan perilaku negara dalam konteks kapitalisme.
Penelitian sebelumnya mengenai asertivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan seringkali belum menjelaskan secara mendasar mengapa Tiongkok melakukan ekspansi teritorial di luar batas kedaulatannya.Studi ini, dengan kerangka geopolitik Marxis, menunjukkan bahwa ekspansi spasial Tiongkok merupakan konsekuensi logis dari perkembangan dan krisis kapitalisme domestiknya, di mana negara bertindak sebagai agen penentu strategi teritorial.Oleh karena itu, asertivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan secara fundamental berakar pada imperatif kapitalismenya serta transformasi struktural negara dan kontestasi antar agen internal, meskipun peran Amerika Serikat juga diakui.
Penelitian ini secara mendalam mengungkap akar asertivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan melalui lensa geopolitik Marxis, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah area penelitian yang menjanjikan adalah menganalisis dampak ekonomi-politik dari ekspansi kapitalis Tiongkok yang digerakkan oleh solusi spasial terhadap negara-negara Asia Tenggara yang secara langsung terdampak. Bagaimana negara-negara dengan kekuatan lebih kecil ini menyesuaikan diri atau merespons tekanan ekonomi dan teritorial dari Tiongkok, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi jalur pembangunan mereka sendiri, dapat menjadi pertanyaan kunci yang diteliti menggunakan kerangka teori hubungan internasional kritis lainnya. Selain itu, mengingat temuan tentang fragmentasi dan inkoherensi antaragen internal Tiongkok dalam kebijakan Laut Cina Selatan, studi selanjutnya dapat menyelidiki secara lebih rinci bagaimana keputusan dan tindakan spesifik di wilayah tersebut dinegosiasikan dan dibentuk oleh kontestasi internal antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi seperti Hainan, BUMN, dan militer Tiongkok. Analisis ini bisa menggunakan studi kasus insiden tertentu atau proyek infrastruktur untuk mengungkap dinamika kekuatan di balik kebijakan Tiongkok. Terakhir, sangat penting untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari strategi solusi spasial seperti Kebijakan Going Global dan Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) dalam menyelesaikan krisis overakumulasi dan overkapasitas Tiongkok. Apakah solusi ini benar-benar mengatasi masalah ekonomi domestik atau hanya memindahkan dan mengubah bentuk krisis tersebut ke skala global? Studi longitudinal yang membandingkan berbagai wilayah implementasi BRI dapat memberikan wawasan mengenai keberlanjutan dan konsekuensi tak terduga dari strategi ekspansi kapitalis Tiongkok ini, membantu kita memahami munculnya bentuk-bentuk krisis atau kontradiksi baru.
- Rising powers and state transformation: The case of China - Shahar Hameiri, Lee Jones, 2016. rising powers... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1354066115578952Rising powers and state transformation The case of China Shahar Hameiri Lee Jones 2016 rising powers journals sagepub doi 10 1177 1354066115578952
- Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/chn.2017.0009Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 chn 2017 0009
- Hainan Province in Chinaâs South China Sea Policy: What Role Does the Local Government Play?... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/aspp.12495Hainan Province in ChinayAAAos South China Sea Policy What Role Does the Local Government Play onlinelibrary wiley doi 10 1111 aspp 12495
| File size | 1.24 MB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STEBIS IGMSTEBIS IGM Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus tunggal melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi operasional. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus tunggal melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi operasional. Hasil penelitian
STEBIS IGMSTEBIS IGM Temuan ini mengungkapkan bahwa kampus mengadopsi pemasaran berbasis konten dan strategi berbasis keterlibatan. Konten yang kreatif, informatif, dan relatableTemuan ini mengungkapkan bahwa kampus mengadopsi pemasaran berbasis konten dan strategi berbasis keterlibatan. Konten yang kreatif, informatif, dan relatable
STEBIS IGMSTEBIS IGM Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang faktor eksternal makroekonomi yang memengaruhi profitabilitas Bank SyariahSecara teoritis penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang faktor eksternal makroekonomi yang memengaruhi profitabilitas Bank Syariah
STEBIS IGMSTEBIS IGM Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan pendekatan sejarah hukum. Data dikumpulkan melalui studi pustakaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan pendekatan sejarah hukum. Data dikumpulkan melalui studi pustaka
STEBIS IGMSTEBIS IGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kepemimpinan transformasional maupun work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai,Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kepemimpinan transformasional maupun work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai,
STEBIS IGMSTEBIS IGM Nilai R-square sebesar 0,729 menunjukkan bahwa model penelitian ini mampu menjelaskan variabilitas loyalitas nasabah dengan cukup kuat, menandakan bahwaNilai R-square sebesar 0,729 menunjukkan bahwa model penelitian ini mampu menjelaskan variabilitas loyalitas nasabah dengan cukup kuat, menandakan bahwa
STEBIS IGMSTEBIS IGM Penelitian ini menunjukkan bahwa hanya return on assets (ROA) yang secara konsisten memiliki pengaruh signifikan terhadap pembiayaan berbasis utang padaPenelitian ini menunjukkan bahwa hanya return on assets (ROA) yang secara konsisten memiliki pengaruh signifikan terhadap pembiayaan berbasis utang pada
UNIPASBYUNIPASBY Analisis data mengaplikasikan uji asumsi klasik, uji instrumen, uji koefisien korelasi, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisienAnalisis data mengaplikasikan uji asumsi klasik, uji instrumen, uji koefisien korelasi, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien
Useful /
UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 mahasiswa yang diambil melalui Proportional Stratified Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakanSampel dalam penelitian ini berjumlah 50 mahasiswa yang diambil melalui Proportional Stratified Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan
UNPARUNPAR Keberhasilan diplomasi non-negara bergantung pada kemampuan membaca konteks, membentuk institusi, dan menjaga otonomi geraknya. AAPSO menunjukkan keberhasilanKeberhasilan diplomasi non-negara bergantung pada kemampuan membaca konteks, membentuk institusi, dan menjaga otonomi geraknya. AAPSO menunjukkan keberhasilan
STEBIS IGMSTEBIS IGM Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMEDHI berpengaruhAnalisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMEDHI berpengaruh
STEBIS IGMSTEBIS IGM Instagram dan TikTok memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam branding digital. Instagram berfungsi sebagai etalase visual terkurasi, sementaraInstagram dan TikTok memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam branding digital. Instagram berfungsi sebagai etalase visual terkurasi, sementara