STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaBackground: Renal cell carcinoma accounts for 85% of all solid tumors of the kidney. For many years, radical nephrectomy was the standard treatment for RCC. Partial nephrectomy has gradually replaced radical nephrectomy over the past decade, especially for T1 stage renal cell carcinoma. However, the benefit of partial nephrectomy on oncologic outcomes is not well known.. Objective: To investigate the clinical outcome of partial nephrectomy on T1 renal cell carcinoma.. Methods: This prospective observational study was conducted in a single unit of urology department of Dhaka Medical College Hospital, Bangladesh from the period September 2014 to September 2017. Fourteen patients underwent partial nephrectomy during this period with renal mass based on eligibility criteria. Two follow up was done at three months and six months.. Result: Mean age of the patients undergoing surgery was 52.0± 3.8 (46.0 to 57.0 years) years. For the majority of the patients, tumour size was in a range of 3-7 cm. Average operative time was 90 minutes and mean ischaemic time was 16.5 ± 4.6 minutes (14.5 to 21.0 minutes). Histopathological reports correlated with clinical diagnosis and showed adequate surgical clear margin in every case. There was no recurrence of tumour noticed during the two follow up periods. The different investigation did not reveal the impaired renal functional test during the follow-up period.. Conclusion: The clinical outcome of partial nephrectomy was found better in this study. Partial nephrectomy has the potential to replace radical nephrectomy for managing T1 tumours. However, there are some controversies regarding the post-operative oncological outcome. More studies are recommended to investigate the effect of partial nephrectomy for T1 tumours.
This study found that partial nephrectomy may be a suitable method for patients with renal cell carcinoma stage T1.Partial nephrectomy has the potential to replace radical nephrectomy for managing T1 tumors.However, there are some controversies regarding the post-operative oncological outcome, and more studies are recommended to investigate the effect of partial nephrectomy for T1 tumors.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas jangka panjang dari nefrektomi parsial pada pasien dengan tumor T1b, mengingat masih adanya kontroversi terkait hasil onkologis pasca operasi. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan kelompok pasien yang menjalani nefrektomi radikal dan nefrektomi parsial dengan karakteristik serupa perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor prediktif yang dapat membantu dalam pemilihan teknik operasi yang paling tepat. Terakhir, penelitian yang berfokus pada kualitas hidup pasien setelah menjalani nefrektomi parsial, termasuk evaluasi fungsi ginjal dan dampak psikologis, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai manfaat jangka panjang dari pendekatan ini.
| File size | 268.12 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPUMP Menggunakan pendekatan kualitatif, wawancara mendalam dilakukan dengan perawat, dokter, dan administrator sistem dari Desember 2024 hingga Februari 2025.Menggunakan pendekatan kualitatif, wawancara mendalam dilakukan dengan perawat, dokter, dan administrator sistem dari Desember 2024 hingga Februari 2025.
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Namun, tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin, responsiveness, assurance, dan tangible terhadap kepuasan pasien. Hasil ini menekankan pentingnyaNamun, tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin, responsiveness, assurance, dan tangible terhadap kepuasan pasien. Hasil ini menekankan pentingnya
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Metode Penelitian menggunakan cross-sectional. Populasinya yaitu pasien rawat jalan yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSU Prabumulih, teknik samplingMetode Penelitian menggunakan cross-sectional. Populasinya yaitu pasien rawat jalan yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSU Prabumulih, teknik sampling
STIKBARSTIKBAR Data diperoleh dari resep rawat jalan pasien penyakit kronis tahun 2023 pada layanan asuransi kesehatan nasional, kemudian dianalisis dengan SPSS versiData diperoleh dari resep rawat jalan pasien penyakit kronis tahun 2023 pada layanan asuransi kesehatan nasional, kemudian dianalisis dengan SPSS versi
APPISIAPPISI Untuk mengelola dampak globalisasi dengan baik, diperlukan strategi komprehensif yang mencakup pengembangan inklusif, pelestarian budaya lokal, dan pembangunanUntuk mengelola dampak globalisasi dengan baik, diperlukan strategi komprehensif yang mencakup pengembangan inklusif, pelestarian budaya lokal, dan pembangunan
JCEHJCEH Disarankan memperkuat kolaborasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi secara optimal, dan melaksanakan pendidikan berkelanjutan untuk mendorong perubahanDisarankan memperkuat kolaborasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi secara optimal, dan melaksanakan pendidikan berkelanjutan untuk mendorong perubahan
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Penyimpanan obat‑obatan di pusat kesehatan dilakukan berdasarkan sistem FIFO dan FEFO. Namun, keterbatasannya mencakup suhu yang tidak memenuhi persyaratanPenyimpanan obat‑obatan di pusat kesehatan dilakukan berdasarkan sistem FIFO dan FEFO. Namun, keterbatasannya mencakup suhu yang tidak memenuhi persyaratan
PROVISIPROVISI Karang Pule Public Health Center (PHC) di Mataram, pasien atau keluarga pasien mendaftar dengan datang langsung ke puskesmas. Sistem ini menyebabkan pasienKarang Pule Public Health Center (PHC) di Mataram, pasien atau keluarga pasien mendaftar dengan datang langsung ke puskesmas. Sistem ini menyebabkan pasien
Useful /
STIKBARSTIKBAR Data dianalisis menggunakan uji t sampel independen. Hasil: Ditemukan 16 variabel yang berbeda secara signifikan antar rumah sakit, yaitu usia kehamilan,Data dianalisis menggunakan uji t sampel independen. Hasil: Ditemukan 16 variabel yang berbeda secara signifikan antar rumah sakit, yaitu usia kehamilan,
STIKBARSTIKBAR Tujuan: Menganalisis prevalensi LBP pada penenun tradisional sarung Samarinda dan faktor-faktor terkait. Metode: Studi cross sectional dilakukan terhadapTujuan: Menganalisis prevalensi LBP pada penenun tradisional sarung Samarinda dan faktor-faktor terkait. Metode: Studi cross sectional dilakukan terhadap
STIKBARSTIKBAR Methods: Cross-sectional method was used. Fraud data were collected at one episode in the inpatient JKN participant service. Results: Validity was assessedMethods: Cross-sectional method was used. Fraud data were collected at one episode in the inpatient JKN participant service. Results: Validity was assessed
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Persentase kesesuaian pengadaan dengan kenyataan pakai 95,51%. Koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam penyusunan rencana kebutuhan obatPersentase kesesuaian pengadaan dengan kenyataan pakai 95,51%. Koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam penyusunan rencana kebutuhan obat