STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian anak di bawah usia lima tahun di dunia, termasuk di Indonesia yang menempati posisi kedua tertinggi di antara negara-negara ASEAN. Pada tahun 2018, lebih dari 19.000 anak di Indonesia meninggal akibat pneumonia. Meskipun demikian, penyakit ini dapat dicegah secara efektif melalui imunisasi, terutama dengan vaksin konjugat pneumokokus (PCV). Save the Children Indonesia bersama mitra telah mengadvokasi integrasi PCV ke dalam program imunisasi rutin nasional melalui kampanye STOP Pneumonia sejak 2017. Upaya ini melibatkan tingkat distrik, nasional, dan global, termasuk penguatan sistem kesehatan lokal, penyusunan rencana aksi nasional, dan komitmen global. Hasilnya, Pemerintah Indonesia menyatakan komitmen untuk mengadopsi PCV secara nasional dan menandatangani kesepakatan dengan UNICEF untuk pengadaan vaksin yang terjangkau, yang diperkirakan dapat menyelamatkan hampir 10.000 anak setiap tahunnya.

Kampanye advokasi STOP Pneumonia yang dilakukan oleh Save the Children bersama mitra telah berhasil mendorong komitmen Pemerintah Indonesia untuk mengintegrasikan vaksin PCV ke dalam program imunisasi rutin nasional.Upaya advokasi di tingkat distrik, nasional, dan global telah mendukung penguatan sistem kesehatan serta alokasi anggaran untuk pencegahan pneumonia.Dengan pengadaan vaksin yang terjangkau melalui kemitraan dengan UNICEF, langkah ini diperkirakan dapat mencegah hampir 10.000 kematian anak setiap tahun di Indonesia.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak kampanye STOP Pneumonia terhadap perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam pemberian ASI eksklusif, imunisasi rutin, dan upaya mencari pengobatan saat anak sakit, di berbagai daerah yang menjadi sasaran kampanye. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas integrasi PCV dalam sistem imunisasi rutin nasional terhadap penurunan insidensi dan angka kematian pneumonia pada anak di bawah lima tahun, terutama di daerah terpencil dan berpenghasilan rendah. Ketiga, perlu studi mendalam mengenai bagaimana komitmen kebijakan tingkat pusat, seperti RPJMD dan anggaran desa, dapat dipertahankan dan dimonitor secara berkelanjutan untuk mendukung intervensi kesehatan anak, termasuk pencegahan pneumonia, selama dan pasca masa pandemi COVID-19.

  1. "STOP Pneumonia” – A successful advocacy campaign for preventing and protecting Indonesia's... doi.org/10.36685/phi.v7i1.400STOP PneumoniaAy Ae A successful advocacy campaign for preventing and protecting Indonesias doi 10 36685 phi v7i1 400
Read online
File size214.38 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test