UNHIUNHI
Widya KesehatanWidya KesehatanKecantikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap perempuan. Tampil cantik dapat menyebakan rasa percaya diri bagi perempuan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Timbulnya masalah kulit dapat menurunkan kepercayaan diri remaja dan dewasa muda akibat berkurangnya keindahan wajah. Upaya untuk menjaga kesehatan kulit dapat dilakukan dengan pemanfaatan bahan - bahan alami diantaranya virgin coconut oil (VCO) dan kunyit (curcuma longa). Penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar. Dimana masyarakat Kota Denpasar yang heterogen dan berada di kawasan perkotaan, banyak mengalami keluhan pada kesehatan kulit wajahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui digunakannya ramuan kunyit dan minyak kelapa murni sebagai bahan alam yang dapat membersihkan dan menjaga kesehatan kulit wajah. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan teori etnomedisin dan fungsionalisme struktural. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, observasi, dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ramuan virgin coconut oil (VCO) dan kunyit (curcuma longa) dapat menjaga kesehatan kulit wajah diakibatkan ber bahan dasar alami, serta mudah diperoleh dan harganya yang terjangkau karena merupakan bahan yang lumrah digunakan masyarakat. Tata cara penggunaan ramuan virgin coconut oil (VCO) dan kunyit (curcuma longa) adalah dengan cara tertentu dan dilakukan minimal 1 kali dalam sehari. Serta implikasi dari penggunaan ramuan virgin coconut oil (VCO) dan kunyit (curcuma longa) untuk kesehatan kulit wajah adalah kulit wajah menjadi lebih lembab, mengurangi kusam, mengatasi jerawat, melindungi kulit wajah dari mikroba, dan mengurangi keriput.
Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dipaparkan maka simpulan yang diperoleh sebagai berikut.Ramuan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) bermanfaat untuk kesehatan kulit wajah dikarenakan ramuan tersebut alami yang mengandung asam laurat, asam oleat, kurkuminoid, vitamin A, dan vitamin C yang berguna untuk melembabkan, melenturkan kulit wajah, serta sebagai pelindung dari radikal bebas, dan meregenarasi sel-sel kulit yang rusak.Disamping itu, bahan dalam ramuan ini mudah diperoleh serta harganya yang terjangkau.Tata cara pembuatan ramuan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) untuk kesehatan kulit wajah adalah melalui beberapa tahapan, seperti mempersiapkan alat, bahan, pencampuran dalam satu wadah, hingga proses maserasi kedua bahan selama 1 bulan.Sedangkan untuk tata cara penggunaan ramuan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) untuk kesehatan kulit wajah diawali dengan mencuci tangan, menuangkan ramuan pada telapak tangan secukupnya, pengaplikasian ramuan pada area wajah dan terakhir pembilasan dengan kapas maupun sabun pembersih wajah.Implikasi terhadap penggunaan ramuan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) setelah penggunaannya selama 3 bulan yakni kulit wajah menjadi lebih lembab, mengurangi kusam pada kulit wajah, mengatasi jerawat, melindungi wajah dari mikroba, dan mengurangi keriput pada wajah.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ramuan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) untuk penyakit lainnya dengan metode kuantitatif dan pengujian laboratorium. Hal ini penting untuk membuktikan secara ilmiah efektivitas ramuan tersebut dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan. Kedua, penelitian ini masih dilaksanakan secara sederhana, maka diharapkan ada penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ramuan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) yang lebih luas dan spesifik, misalnya dengan membandingkan efektivitasnya dengan bahan perawatan kulit lainnya. Ketiga, kepada praktisi kosmetika agar mengupayakan penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) dan kunyit (Curcuma longa) dalam formulasi produk perawatan kulit, mengingat potensi manfaatnya yang besar dan ketersediaan bahan baku yang mudah. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta produk perawatan kulit yang lebih alami, aman, dan efektif bagi masyarakat.
| File size | 199.35 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Penurunan produksi terjadi secara bertahap sejak tahun 2022, namun tren penurunan tidak terlalu tajam sehingga metode garis lurus dengan pendekatan leastPenurunan produksi terjadi secara bertahap sejak tahun 2022, namun tren penurunan tidak terlalu tajam sehingga metode garis lurus dengan pendekatan least
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Proses hidrolisis dilakukan menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) 2 N pada suhu 80°C dengan variasi waktu 40, 60, 80, 100, dan 120 menit. Cairan hasil hidrolisisProses hidrolisis dilakukan menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) 2 N pada suhu 80°C dengan variasi waktu 40, 60, 80, 100, dan 120 menit. Cairan hasil hidrolisis
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan modul Peltier tipe TEC1-12706 sebanyak dua hingga empat buah, yang disusun dalam konfigurasiPenelitian dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan modul Peltier tipe TEC1-12706 sebanyak dua hingga empat buah, yang disusun dalam konfigurasi
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Pada rasio tersebut, efisiensi penyisihan mencapai lebih dari 40% for BOD5, 40% for COD, 80% for oil and grease, 69% for sulfida and 60% for amonia. DenganPada rasio tersebut, efisiensi penyisihan mencapai lebih dari 40% for BOD5, 40% for COD, 80% for oil and grease, 69% for sulfida and 60% for amonia. Dengan
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI 2) Dari percobaan tiga sudut kemiringan sudut 15° yang memberikan efisiensi terbesar baik pada solarcel yang memakai kaca film maupun tidak memakai kaca2) Dari percobaan tiga sudut kemiringan sudut 15° yang memberikan efisiensi terbesar baik pada solarcel yang memakai kaca film maupun tidak memakai kaca
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI dan Untuk proses pemanasan alat ini dilengkapi dengan heater elemen 220V 400W yang dikontrol melalui Solid State Relay (SSR), sehingga suhu dapat dikendalikandan Untuk proses pemanasan alat ini dilengkapi dengan heater elemen 220V 400W yang dikontrol melalui Solid State Relay (SSR), sehingga suhu dapat dikendalikan
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Desa Jajaran Baru, distribusi air bersih belum berjalan optimal akibat penggunaan sistem perpompaan yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancangDesa Jajaran Baru, distribusi air bersih belum berjalan optimal akibat penggunaan sistem perpompaan yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Temuan ini menunjukkan potensi aplikasi komposit serat daun nanas sebagai material ramah lingkungan yang ringan dan kuat untuk industri otomotif dan konstruksiTemuan ini menunjukkan potensi aplikasi komposit serat daun nanas sebagai material ramah lingkungan yang ringan dan kuat untuk industri otomotif dan konstruksi
Useful /
UNHIUNHI Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terapi boreh dan meandusan (sauna) di Boreh Pijat Desa Padang Tegal Ubud merupakan suatu pengobatan tradisionalBerdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terapi boreh dan meandusan (sauna) di Boreh Pijat Desa Padang Tegal Ubud merupakan suatu pengobatan tradisional
UBTUBT Banyak petani di Kota Tarakan belum memahami perbedaan antara pestisida nabati dan hayati, sehingga diperlukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologiBanyak petani di Kota Tarakan belum memahami perbedaan antara pestisida nabati dan hayati, sehingga diperlukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi
UBTUBT 3) pencapaian tujuan rerata 3,193 kategori baik. 4) tindak lanjut pendampingan program rerata 3,578 kategori baik. Faktor pendukung program PPK adalah3) pencapaian tujuan rerata 3,193 kategori baik. 4) tindak lanjut pendampingan program rerata 3,578 kategori baik. Faktor pendukung program PPK adalah
UBTUBT Kedua mitra menghasilkan produk yang hampir sama, seperti bokor, dulang, dan sokasi. Terdapat beberapa kendala utama yang dihadapi oleh kedua UKM, antaraKedua mitra menghasilkan produk yang hampir sama, seperti bokor, dulang, dan sokasi. Terdapat beberapa kendala utama yang dihadapi oleh kedua UKM, antara