WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS

West Science Islamic StudiesWest Science Islamic Studies

Industri halal telah menjadi komponen penting dalam pasar global, mendorong minat besar di kalangan peneliti dan praktisi. Penelitian ini melakukan analisis bibliometrik terhadap riset industri halal menggunakan data dari basis data Scopus dan perangkat lunak VOSviewer. Temuan utama mengungkapkan tema sentral seperti sertifikasi halal, logistik, dan manajemen rantai pasok, yang menonjolkan pentingnya kerangka operasional dan kepercayaan konsumen. Analisis ini mengidentifikasi Malaysia dan Indonesia sebagai kontributor utama dalam riset halal, dengan kolaborasi internasional yang kuat. Tren baru seperti blockchain, keberlanjutan, dan pariwisata halal menunjukkan pergeseran fokus industri halal menuju integrasi teknologi dan praktik etis. Studi ini juga mengungkap kesenjangan pengetahuan, seperti kurangnya representasi sektor non-makanan dan eksplorasi dinamika regional di luar Asia Tenggara. Dengan mengatasi kesenjangan ini, penelitian ini memberikan dasar untuk memajukan riset industri halal dan mendorong kolaborasi global.

Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman akademik mengenai riset industri halal dengan memetakan struktur intelektual, mengidentifikasi tema utama dan kontributor kunci, serta menyoroti tren baru.Temuan menekankan sentralitas sertifikasi halal, peran penting negara-negara seperti Malaysia dan Indonesia, serta meningkatnya fokus pada keberlanjutan dan integrasi teknologi.Dengan mengatasi kesenjangan pengetahuan dan mendorong kolaborasi internasional, pemangku kebijakan, peneliti, dan pelaku industri dapat memajukan pengembangan global industri halal serta kontribusinya terhadap praktik etis dan berkelanjutan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif mengenai sistem sertifikasi halal di negara-negara Afrika dan Amerika Selatan untuk memahami bagaimana faktor budaya, ekonomi, dan regulasi memengaruhi adopsi serta kepercayaan konsumen terhadap produk halal di wilayah yang masih kurang dieksplorasi. Kedua, penting untuk mengkaji peran sektor non-pangan seperti pariwisata halal, kosmetik, dan farmasi dalam ekonomi halal melalui studi mendalam yang mengevaluasi potensi pertumbuhan, tantangan regulasi, dan preferensi konsumen di pasar global. Ketiga, diperlukan penelitian tentang penerapan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan analitik data besar dalam rantai pasok halal untuk mengeksplorasi bagaimana solusi digital dapat meningkatkan transparansi, efisiensi operasional, dan kepercayaan konsumen dalam konteks budaya dan regulasi yang unik. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan bibliometrik dengan wawasan praktis dan empiris yang lebih dalam, memperkuat fondasi ilmiah dan strategis bagi pengembangan industri halal secara holistik dan inklusif di masa depan.

Read online
File size453.81 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test