UNRAMUNRAM

Jurnal PepaduJurnal Pepadu

Posyandu (integrated health service post) memainkan peran vital dalam memantau pertumbuhan anak dan mendeteksi dini masalah gizi. Namun, metode pencatatan manual yang masih banyak digunakan sering mengakibatkan kesalahan, keterlambatan pelaporan, dan kesulitan dalam mengakses data. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan melalui implementasi sistem digital berbasis QR Code dan aplikasi mobile sederhana di Posyandu Orchid, Sawangan, Depok. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan kader Posyandu secara aktif dalam identifikasi masalah, perancangan sistem, pelatihan, implementasi, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem digital yang dikembangkan dapat menggantikan pencatatan manual, mempercepat proses presensi balita, dan mempermudah pelaporan status gizi. Selain itu, terjadi peningkatan literasi digital kader dan kesadaran orang tua tentang pentingnya pemantauan gizi anak. Penerapan teknologi ini terbukti efektif dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan tingkat masyarakat dan dapat direplikasi di Posyandu lain.

Kegiatan pengabdian masyarakat di Posyandu Orchid telah berhasil menerapkan teknologi QR Code dan aplikasi mobile sederhana untuk mendigitalisasi proses pencatatan kehadiran dan status gizi balita.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan, mempercepat proses pelaporan, serta membantu kader dalam memantau perkembangan balita secara lebih sistematis.Pendekatan partisipatif (Participatory Action Research) juga berhasil meningkatkan literasi digital kader dan kesadaran orang tua akan pentingnya deteksi dini masalah gizi, sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sistem digitalisasi yang telah diimplementasikan dapat digunakan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya ke Posyandu lain di wilayah Depok. Selain itu, pengembangan fitur tambahan seperti integrasi dengan data puskesmas, notifikasi jadwal posyandu, dan modul edukasi interaktif untuk orang tua balita dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Kegiatan serupa dapat dijadikan acuan bagi program pengabdian masyarakat lainnya sebagai upaya transformasi digital dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

  1. PEMANFAATAN TEKNOLOGI QR-CODE UNTUK PRESENSI SISWA DI ERA DISRUPSI DIGITAL | Nishom | JMM (Jurnal Masyarakat... doi.org/10.31764/jmm.v7i2.13863PEMANFAATAN TEKNOLOGI QR CODE UNTUK PRESENSI SISWA DI ERA DISRUPSI DIGITAL Nishom JMM Jurnal Masyarakat doi 10 31764 jmm v7i2 13863
  2. Upaya Pencegahan Stunting Melalui Deteksi Dini Dan Edukasi Orangtua Dan Kader Posyandu Di Dukuh Gupak... doi.org/10.30989/jice.v2i2.520Upaya Pencegahan Stunting Melalui Deteksi Dini Dan Edukasi Orangtua Dan Kader Posyandu Di Dukuh Gupak doi 10 30989 jice v2i2 520
  3. PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENANGANAN KELUHAN FISIOLOGIS DENGAN MEDIA VIDEO PAKBUTO (PENANGANAN... jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMK/article/view/8894PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENANGANAN KELUHAN FISIOLOGIS DENGAN MEDIA VIDEO PAKBUTO PENANGANAN jurnal unimus ac index php JPMK article view 8894
  4. PELATIHAN APLIKASI eHDW BAGI KADER DALAM PROGRAM KONVERGENSI PERCEPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING | Khobibah... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link/article/view/9051PELATIHAN APLIKASI eHDW BAGI KADER DALAM PROGRAM KONVERGENSI PERCEPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING Khobibah ejournal poltekkes smg ac ojs index php link article view 9051
Read online
File size573.01 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test