BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL
Jurnal Cakrawala IlmiahJurnal Cakrawala IlmiahManajemen logistik adalah proses perencanaan, mengorganisir, mengawasi seluruh kegiatan meliputi pengadaan, pencatatan, pendistribusian, penyimpanan, pemeliharaan dan penghapusan dengan tujuan untuk agar lebih efektif dan efisien. Seluruh kegiatan tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk memberikan kelancaran pada pelayanan logistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sistem manajemen logistik untuk sub-bagian umum dan inventaris di Rumah Sakit Islam Surabaya Jemursari. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi langsung, dan data dokumen dari unit terkait. Hasil dan pembahasan penelitian ini menemukan masalah dalam proses penerimaan dan distribusi barang logistik non-medis. Kegiatan manajemen logistik lainnya telah dilakukan dengan baik, cepat, tepat, dan aman. Diharapkan pembagian tugas akan lebih baik sehingga pelayanan dan distribusi dapat berjalan lebih optimal.
Logistik Non Medis (sub bagian perbekalan umum dan inventaris) RS Islam Surabaya Jemursari menjalankan proses manajemen meliputi perencanaan, penerimaan, pendistribusian, pemeliharaan, dan penghapusan guna memenuhi kebutuhan Rumah Sakit Islam Surabaya Jemursari.Masih terdapat beberapa hal yang kurang pada pengelolaan logistik sub bagian perbekalan umum dan inventaris RS Islam Surabaya Jemursari.Sebelum supplier/pemasok mengirimkan barang pesanan, sebaiknya dilakukan pengecekan barang di gudang supplier/pemasok oleh petugas yang ditunjuk untuk meminimalisir kesalahan dalam pengiriman barang.Pembagian tugas diharapkan lebih baik lagi agar pelayanan dan pendistribusian berjalan lebih optimal.
Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan logistik non medis, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem inventarisasi barang yang lebih akurat dan terintegrasi. Sistem ini dapat membantu dalam memantau stok barang, mencegah kekurangan atau kelebihan stok, dan meningkatkan efisiensi dalam proses penerimaan dan distribusi barang. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pengelolaan logistik, seperti penerapan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses logistik. Dengan demikian, rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan operasionalnya secara keseluruhan.
| File size | 233.68 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMITRAUMITRA Berat badan balita yang berada di bawah garis merah pada KMS dapat menjadi indikator awal bahwa anak tersebut mengalami masalah gizi yaitu gizi kurangBerat badan balita yang berada di bawah garis merah pada KMS dapat menjadi indikator awal bahwa anak tersebut mengalami masalah gizi yaitu gizi kurang
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah 31 ibu yang menghadapi menopause. SampelMetode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah 31 ibu yang menghadapi menopause. Sampel
YMPAIYMPAI Anak stunting mengurangi kualitas SDM dan daya saing Nasional. Stunting merupakan beban global menimbulkan masalah besar untuk banyak Negara termasuk Indonesia.Anak stunting mengurangi kualitas SDM dan daya saing Nasional. Stunting merupakan beban global menimbulkan masalah besar untuk banyak Negara termasuk Indonesia.
STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi , Kecamatan Sigi Biromaru, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi , Kecamatan Sigi Biromaru, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Pada masa balita, pertumbuhan dan perkembangan sel otak sangat cepat sehingga membutuhkan asupan gizi dan stimulasi yang optimal. Balita rentan terhadapPada masa balita, pertumbuhan dan perkembangan sel otak sangat cepat sehingga membutuhkan asupan gizi dan stimulasi yang optimal. Balita rentan terhadap
STIKESEUBSTIKESEUB Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan (p=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu balita mengenai MP-ASI denganAnalisis statistik menunjukkan hubungan signifikan (p=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu balita mengenai MP-ASI dengan
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Sehingga masih terdapat nilai yang cukup tinggi pada gizi lebih. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa nilai gizi balita Banjar Titih dapatSehingga masih terdapat nilai yang cukup tinggi pada gizi lebih. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa nilai gizi balita Banjar Titih dapat
PDSIPDSI Pemodelan klasifikasi dengan Algoritma C4. 5 pada Rapidminer diperoleh akurasi sebesar 95.19%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkanPemodelan klasifikasi dengan Algoritma C4. 5 pada Rapidminer diperoleh akurasi sebesar 95.19%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan
Useful /
ALFARABIALFARABI Selain itu, mereka dapat mengembangkan nilai karakter seperti religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, adil, rasa ingin tahu, gemar membaca,Selain itu, mereka dapat mengembangkan nilai karakter seperti religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, adil, rasa ingin tahu, gemar membaca,
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Penatalaksanaan fisioterapi dibutuhkan dalam proses penanganan pada pasien Post ACL dengan masalah yang muncul. Setelah dilakukan 4 kali pertemuan fisioterapi,Penatalaksanaan fisioterapi dibutuhkan dalam proses penanganan pada pasien Post ACL dengan masalah yang muncul. Setelah dilakukan 4 kali pertemuan fisioterapi,
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Metode: Metode penelitian menggunakan laporan kasus. Pengukuran hasil: pengukuran sputum menggunakan auskultasi, spasme otot menggunakan palpasi, pemeriksaanMetode: Metode penelitian menggunakan laporan kasus. Pengukuran hasil: pengukuran sputum menggunakan auskultasi, spasme otot menggunakan palpasi, pemeriksaan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Setelah operasi, efek samping pasca operasi akan muncul seperti nyeri insisi, pembengkakan, penurunan kekuatan otot, dan keterbatasan rentang gerak (ROM).Setelah operasi, efek samping pasca operasi akan muncul seperti nyeri insisi, pembengkakan, penurunan kekuatan otot, dan keterbatasan rentang gerak (ROM).