UNIBUNIB
Jurnal EngganoJurnal EngganoMangrove merupakan salah satu ekosistem penting di kawasan pesisir. Pemanfaatan yang berlebihan dapat menurunkan kuantitas dan kualitas ekosistem mangrove. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi ekosistem mangrove berdasarkan struktur komunitas. Pengambilan contoh mangrove dilakukan dengan menggunakan metode transect quadrant dan “spot check. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 12 spesies mangrove yang berasal dari 5 famili. Struktur vegetasi hutan mangrove menunjukan nilai tertinggi untuk kategori kerapatan terdapat pada stasiun I yakni dengan nilai 9,50 ind/ m2 dan diikuti oleh stasiun II dengan nilai 6,78 ind/ m2 serta nilai terendah terdapat pada stasiun III yaitu 6,56 ind/m2. Struktur komunitas hutan mangrove di Teluk Dodinga berdasarkan indeks ekologi (nilai kerapatan, frekuensi jenis, tutupan dan nilai penting) cukup baik, sedangkan keanekaragaman spesies mangrove termasuk dalam kategori sedang. Secara umum kondisi lingkungan masih sesuai dengan kriteria habibat mangrove.
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 12 spesies mangrove dari 5 famili di Teluk Dodinga, dan kondisi perairan masih mendukung pertumbuhan mangrove.Struktur komunitas hutan mangrove berdasarkan indeks ekologi menunjukkan kondisi yang cukup baik, sementara keanekaragaman spesies mangrove termasuk dalam kategori sedang.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai peran dan manfaat mangrove, serta strategi pengelolaan dan pelestariannya.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak aktivitas antropogenik, seperti limbah pelabuhan dan pemanfaatan mangrove oleh masyarakat, terhadap kesehatan dan keberlanjutan ekosistem mangrove di Teluk Dodinga. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan struktur komunitas mangrove di Teluk Dodinga dengan lokasi lain di Halmahera Barat atau wilayah sekitarnya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Ketiga, penelitian mengenai potensi ekonomi ekosistem mangrove, seperti potensi perikanan berkelanjutan atau ekowisata mangrove, dapat dilakukan untuk memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan pengelolaan mangrove yang berbasis masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekosistem mangrove di Teluk Dodinga dan memberikan dasar bagi upaya konservasi dan pengelolaan yang lebih efektif.
| File size | 606.86 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Pengelolaan ini membutuhkan pendekatan terpadu yang melibatkan pengetahuan interdisipliner, koordinasi antar sektor dan pemangku kepentingan, serta mempertimbangkanPengelolaan ini membutuhkan pendekatan terpadu yang melibatkan pengetahuan interdisipliner, koordinasi antar sektor dan pemangku kepentingan, serta mempertimbangkan
UNBUNB Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis, kemerataan jenis, kekayaan jenis, dominansi, kelimpahan jenis dan status konservasiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis, kemerataan jenis, kekayaan jenis, dominansi, kelimpahan jenis dan status konservasi
AKABAAKABA Hasilnya menunjukkan bahwa partai oposisi memiliki peranan penting dalam menjaga Check and Balances di politik hukum Indonesia dan diperlukan adanya dasarHasilnya menunjukkan bahwa partai oposisi memiliki peranan penting dalam menjaga Check and Balances di politik hukum Indonesia dan diperlukan adanya dasar
UPPRUPPR dengan rentang dosis berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan, dan luas daun. Dosis Trichoderma dengan dosis 45gram/polybag menghasilkan daun terluasdengan rentang dosis berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan, dan luas daun. Dosis Trichoderma dengan dosis 45gram/polybag menghasilkan daun terluas
UNTAG SMDUNTAG SMD Indeks keanekaragaman termasuk kategori sedang, kekayaan jenis cenderung sedang, kemerataan tinggi, kelimpahan relatif dominan pada kategori rendah, danIndeks keanekaragaman termasuk kategori sedang, kekayaan jenis cenderung sedang, kemerataan tinggi, kelimpahan relatif dominan pada kategori rendah, dan
UNIMALUNIMAL Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi sarana dan prasarana pendukung di Pantai Bali serta menyusun pola pengelolaan ekowisata mangrove. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi sarana dan prasarana pendukung di Pantai Bali serta menyusun pola pengelolaan ekowisata mangrove. Penelitian
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengelolaan kawasan wisata mangrove di Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengelolaan kawasan wisata mangrove di Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, Kabupaten
UNAIRUNAIR Kepadatan tertingginya berada di Stasiun 3 (05.00 ind/m2) dan terendahnya di Stasiun 1 (02.00 ind/m2). Selain itu, fauna makrobentik Atilia (Columbella)Kepadatan tertingginya berada di Stasiun 3 (05.00 ind/m2) dan terendahnya di Stasiun 1 (02.00 ind/m2). Selain itu, fauna makrobentik Atilia (Columbella)
Useful /
IPBIPB Kombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering). Tingginya produk balikan toko (return product) di distributor mengindikasikanKombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering). Tingginya produk balikan toko (return product) di distributor mengindikasikan
IPBIPB Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kerangka kebijakan dan pelaksanaannya yang dirancang untuk mendorong pengembangan hutan rakyat yang berkelanjutan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kerangka kebijakan dan pelaksanaannya yang dirancang untuk mendorong pengembangan hutan rakyat yang berkelanjutan.
UNIBUNIB Padat tebar 170 ekor/m2 menghasilkan bobot rata-rata 29,23 gram/ekor dan tingkat kelangsungan hidup 86,70. Padat tebar 175 ekor/m2 menghasilkan bobot rata-rataPadat tebar 170 ekor/m2 menghasilkan bobot rata-rata 29,23 gram/ekor dan tingkat kelangsungan hidup 86,70. Padat tebar 175 ekor/m2 menghasilkan bobot rata-rata
UNIBUNIB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai Kota Bengkulu dengan teknologi penginderaan jauh menggunakan data citra Landsat, berdasarkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai Kota Bengkulu dengan teknologi penginderaan jauh menggunakan data citra Landsat, berdasarkan