UNIBUNIB

Jurnal EngganoJurnal Enggano

Pantai Krakal Yogyakarta memiliki keanekaragaman rumput laut tinggi. Memiliki tipe ekologi berbatu karang yang cocok untuk habitat rumput laut jenis Acanthophora muscoides. Pemanfaatan rumput laut Pantai Krakal dalam bidang kesehatan belum optimal. Rumput laut mengandung senyawa bioaktif (polifenol) dan biopigmen (klorofil dan karotenoid) yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian melakukan uji aktivitas antioksidan ekstrak rumput laut Acanthophora muscoides. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen laboratoris di Laboratorium Prodi Budidaya Perairan UNISNU - Jepara. Hasil ekstraksi pelarut n-heksana memiliki berat 0,471a gram dan rendemen 0,373a %, sedangkan berat ekstrak metanol 0,667b gram dan rendemen 0,529b % (p < 0,05). Nilai IC50 perlakuan ekstrak n-heksan, metanol dan vitamin c berbeda signifikan (p < 0,05) yaitu sebesar 312 ppm, 415 ppm dan 13 ppm, ketiganya tergolong antioksidan sangat kuat. Ekstrak n-heksan memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari pada ekstrak metanol, hal ini dikarenakan ekstrak n-heksan memiliki nilai total fenol = 45,284 mg GAE/g, klorofil a = 23,299 mg/g, karotenoid = 64,065 µg/g, yang lebih tinggi dari pada ekstrak metanol yaitu total fenol = 22,235 mg GAE/g, klorofil a = 7,215 mg/g, karotenoid = 26,654 µg/g.

Berdasarkan data IC50, kadar klorofil a dan karotenoid, dapat disimpulkan bahwa ekstrak rumput laut Acanthophora muscoides pelarut n-heksan memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi.Pelarut n-heksan lebih baik dari pada metanol dalam fungsi ekstraksi senyawa antioksidan pada rumput laut Acanthophora muscoides.Penelitian ini menunjukkan potensi pemanfaatan rumput laut Acanthophora muscoides sebagai sumber antioksidan alami.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi senyawa-senyawa spesifik dalam ekstrak n-heksan Acanthophora muscoides yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan yang tinggi, misalnya melalui metode kromatografi dan spektroskopi. Selain itu, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak ini dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas pada model sel atau hewan percobaan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi terapinya. Terakhir, penelitian mengenai optimasi proses ekstraksi, seperti variasi pelarut, suhu, dan waktu ekstraksi, dapat dilakukan untuk meningkatkan rendemen dan aktivitas antioksidan ekstrak, serta untuk mengembangkan metode ekstraksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Read online
File size672.54 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test