ISI DPSISI DPS
Segara Widya : Jurnal Penelitian SeniSegara Widya : Jurnal Penelitian SeniKarya musik kapetengan merupakan sebuah garapan musik inovatif yang mengungkapkan sifat kesadaran dan ketidaksadaran yang ada dalam diri manusia. Rumusan ide penciptaan karya musik kapetengan difokuskan pada satu hal, yaitu bagaimanakah eksplorasi gamelan Angklung dan Selonding sebagai media ungkap dalam karya musik kapetengan. Untuk menjawab rumusan ide penciptaan ini, maka digunakan beberapa teori sebagai acuan dalam menggarap karya musik kapetengan, yaitu teori kreativitas, teori penciptaan menurut Alma M. Hawkins, dan teori estetika. Karya musik ini diharapkan dapat menjelaskan bahwa sifat kapetengan ada dalam setiap diri manusia dan dalam melakukan suatu tindakan, manusia hendaknya selalu menyadari serta dapat berpikir terlebih dahulu sehingga dapat diketahui segala konsekuensi dari setiap perbuatan yang dilakukan.
Dari apa yang telah diuraikan di atas menunjukkan bahwa bereksplorasi sangat diperlukan untuk mempersiapkan proses kematangan penciptaan karya musik kapetengan.Eksplorasi dalam hubungannya dengan media ungkap, yaitu penggunaan gamelan Angklung dan gamelan Selonding bermanfaat untuk menjajagi dan mencari kemungkinan-kemungkinan baru yang ada pada gamelan tersebut.Dengan mendapatkan teknik-teknik maupun frekuensi getaran baru pada karya musik ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan untuk berkreativitas dan berkarya sehingga mampu menunjukkan kebaruan dan originalitas dalam menciptakan suatu karya.Kejadian tidak terduga seperti yang penulis alami dan mungkin tidak terpikirkan oleh orang lain dapat dijadikan ide untuk membuat suatu karya.Dengan tanpa disadari sifat kapetengan selalu ada pada diri setiap manusia, namun tergantung pada seseorang yang mengendalikannya.Hal baik akan didapat ketika seseorang mampu mempertimbangkan apa yang ingin dilakukannya, begitu pula hal buruk yang akan datang ketika pikiran kita tidak dapat dikendalikan.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih dalam tentang konsep kapetengan dalam konteks budaya Bali dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam karya musik. 2. Menjelajahi potensi dan karakteristik unik dari gamelan Angklung dan Selonding, serta bagaimana keduanya dapat saling melengkapi dan menciptakan harmoni dalam karya musik. 3. Mengkaji lebih lanjut tentang proses kreatif dalam penciptaan karya musik kapetengan, termasuk teknik-teknik improvisasi dan eksplorasi yang digunakan, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam karya musik lainnya.
| File size | 379.47 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
FIB UNMULFIB UNMUL Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan
UMPUMP Pemaknaan lirik terbentuk secara dialektis melalui dialog antara teks dan audiens, di mana prasangka awal menjadi dasar bagi interpretasi yang terus berkembang.Pemaknaan lirik terbentuk secara dialektis melalui dialog antara teks dan audiens, di mana prasangka awal menjadi dasar bagi interpretasi yang terus berkembang.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Program ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi oleh musisi lokal, seperti kurangnya pemahaman tentang manajemen karir, personal branding, danProgram ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi oleh musisi lokal, seperti kurangnya pemahaman tentang manajemen karir, personal branding, dan
PNCPNC Hasil uji coba menunjukkan bahwa akurasi aplikasi dalam memberikan rekomendasi kebutuhan lumen lampu dan exhaust fan sangat tinggi, dengan rata-rata kesalahanHasil uji coba menunjukkan bahwa akurasi aplikasi dalam memberikan rekomendasi kebutuhan lumen lampu dan exhaust fan sangat tinggi, dengan rata-rata kesalahan
PPICURUGPPICURUG Persentase arus harmonik pada orde ke-3 mencapai 108.02%, sedangkan untuk harmonik tegangan memiliki karakteristik spektrum yang hampir sama dan terjadiPersentase arus harmonik pada orde ke-3 mencapai 108.02%, sedangkan untuk harmonik tegangan memiliki karakteristik spektrum yang hampir sama dan terjadi
ISI DPSISI DPS Pembelajaran tekhnik dasar Tari Rejang Dewa dan Rejang Sari di Desa Peed, Pembinaan Teknik Dasar Gamelan Angklung di Desa Pemecutan, dan Pembinaan GongPembelajaran tekhnik dasar Tari Rejang Dewa dan Rejang Sari di Desa Peed, Pembinaan Teknik Dasar Gamelan Angklung di Desa Pemecutan, dan Pembinaan Gong
ISI DPSISI DPS Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) DenpasarArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar
STT ABDIELSTT ABDIEL Karya ini memenuhi apa yang diidealkan oleh seniman impresionis. bentuknya singkat padat, tidak berliku-liku, pengolahannya ekonomis, suasana yang mistis,Karya ini memenuhi apa yang diidealkan oleh seniman impresionis. bentuknya singkat padat, tidak berliku-liku, pengolahannya ekonomis, suasana yang mistis,
Useful /
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek komitmen organisasi terhadap kinerja anggota dengan kepuasan kerja sebagai variabel perantara di DetasemenPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek komitmen organisasi terhadap kinerja anggota dengan kepuasan kerja sebagai variabel perantara di Detasemen
SANIYASANIYA They completed the assignments in small groups. They used speaking practice and peer teaching based on the discussed content to make the activity meaningful.They completed the assignments in small groups. They used speaking practice and peer teaching based on the discussed content to make the activity meaningful.
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Dengan mengintegrasikan nilai adab ke dalam pendidikan dan menerapkannya secara konsisten melalui observasi, peniruan, dan reproduksi perilaku dalam kehidupanDengan mengintegrasikan nilai adab ke dalam pendidikan dan menerapkannya secara konsisten melalui observasi, peniruan, dan reproduksi perilaku dalam kehidupan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Utilizing qualitative research methods, including in-depth interviews, document analysis, and participant observation, this study investigates the experiencesUtilizing qualitative research methods, including in-depth interviews, document analysis, and participant observation, this study investigates the experiences