UNNUUNNU

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATJURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Edukasi lingkungan dianggap sebagai pendekatan yang efektif dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, khususnya dalam pemisahan sampah terurai dan tidak terurai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei dan wawancara kepada warga desa, serta pengamatan partisipatif selama proses edukasi dan pembuatan plang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi lingkungan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, yang berujung pada partisipasi aktif dalam pembuatan plang. Peningkatan kesadaran ini diiringi dengan perubahan sikap dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, edukasi lingkungan berperan penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Program edukasi lingkungan di Desa Tanjungwangi menunjukkan bahwa permasalahan sampah di Indonesia, terutama di pedesaan, dapat diatasi dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat melalui edukasi yang tepat.Program ini berhasil mengajak warga Desa Tanjungwangi untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui pembuatan plang edukasi mengenai sampah terurai.Partisipasi aktif masyarakat mencerminkan keberhasilan pendekatan edukasi dalam menumbuhkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan mendorong tindakan nyata untuk keberlanjutan ekologis.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas plang edukasi dalam mengubah perilaku jangka panjang masyarakat terhadap pengelolaan sampah, dengan membandingkan desa yang menerapkan plang edukasi dan yang tidak, untuk melihat dampaknya terhadap volume sampah dan kesadaran lingkungan selama periode tertentu. Kedua, sebaiknya diteliti pemanfaatan sampah terurai menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kompos atau kerajinan tangan, untuk melihat apakah pendekatan ekonomi dapat memperkuat motivasi masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara berkelanjutan. Ketiga, perlu dikaji pengaruh pendidikan lingkungan berbasis sekolah terhadap partisipasi keluarga dalam pengelolaan sampah, dengan menguji apakah anak-anak yang menerima edukasi lingkungan di sekolah dapat menjadi agen perubahan di rumah tangga mereka, sehingga membentuk budaya pengelolaan sampah yang lebih baik secara turun-temurun.

  1. Peran Edukasi Lingkungan untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa Tanjungwangi dalam Pembuatan... doi.org/10.30999/jpkm.v14i2.3525Peran Edukasi Lingkungan untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa Tanjungwangi dalam Pembuatan doi 10 30999 jpkm v14i2 3525
Read online
File size178.41 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test