URINDOURINDO

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)

Penggunaan Teknologi Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit perlu ditingkatkan guna mendorong keberhasilan dalam proses Mutu Pelayanan Rumah Sakit berupa jaringan koordinasi yang terintegrasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi yang akurat dan tepat, sehingga dapat digunakan sebagai penunjang dalam mengambil keputusan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan aplikasi Sistem Informasi Indikator Pelayanan Rawat Inap Berbasis Web kepada Kepala Ruangan di Rumah Sakit, Komite Keperawatan, Bidang Keperawatan, Mutu Keperawatan, Direktur dan Wakil Direktur. Sistem ini memudahkan dalam proses perhitungan data Pasien, rekapitulasi data, nilai ideal (BOR, BTO, TOI, AVLOS, NDR dan GDR) data terintegrasi ini dapat dijadikan sebagai tindak lanjut pengambilan keputusan dan kebijakan oleh manajemen Rumah Sakit. Ini meliputi (1) pengamatan keputusan, (2) Perancangan Aplikasi, (3) penerapan teknologi, (4) pelatihan mitra dan (5) pendampingan. Hasil penerapan aplikasi Sistem Informasi Indikator Pelayanan Rawat Inap Berbasis Web yakni dapat meningkatkan kompetensi kepala ruangan dalam dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Selain itu, pihak manajemen dapat dengan mudah melakukan controlling untuk setiap ruangan dengan menggunakan aplikasi.

Peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangat berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola Rumah Sakit yang baik.Inovasi aplikasi yang mudah digunakan, dipahami, dan terintegrasi secara online sangat diperlukan dalam penentuan dan pengambilan kebijakan di Rumah Sakit.Penerapan sistem informasi Indikator pelayanan rawat inap rumah sakit berbasis Website dapat dijalankan melalui website masing-masing kepala Ruangan pada saat perhitungan indikator mutu pelayanan rawat inap, dan dapat mempermudah pihak manajemen Rumah Sakit dalam mengambil keputusan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi aplikasi ini dengan sistem informasi rumah sakit (SIMRS) yang sudah ada, guna menciptakan interoperabilitas data yang lebih baik dan efisien. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan rumah sakit lain yang telah menerapkan sistem serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin timbul. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman pengguna (kepala ruangan, komite keperawatan, dan manajemen) terhadap aplikasi ini, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberhasilannya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan mutu pelayanan rawat inap di rumah sakit, serta memberikan kontribusi pada pengembangan sistem informasi kesehatan yang lebih terintegrasi dan berpusat pada pasien.

Read online
File size868.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test