IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Pandemi Covid-19 telah berdampak global pada berbagai sektor, termasuk lingkungan. Penyebaran Covid-19 dipengaruhi oleh aktivitas dan mobilitas manusia yang juga terkait erat dengan emisi polutan udara. Konsentrasi polutan udara tinggi selama pandemi meningkatkan risiko paparan Covid-19. Wilayah Jabodetabek, dengan kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi tinggi, mengalami emisi polutan udara sangat tinggi. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengurangi aktivitas manusia, sehingga menurunkan emisi polutan dan risiko paparan Covid-19. Variabel seperti distribusi permukiman, jalan, pusat ekonomi, dan mobilitas manusia memengaruhi kerentanan terhadap Covid-19. Ruang terbuka hijau berperan dalam mengurangi polutan udara, yang pada gilirannya menurunkan risiko paparan Covid-19. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi polutan udara berdasarkan kerentanan dan risiko Covid-19 di Jabodetabek serta mengkaji hubungan antara tutupan lahan dengan kerentanan tersebut.
Konsentrasi polutan udara (NO2, CO, O3, HCHO) menurun selama pandemi Covid-19 akibat pembatasan aktivitas sosial (PSBB).Rata-rata tutupan tajuk vegetasi di Jabodetabek adalah 14,48%, dengan nilai terendah di Jakarta (3%).Ruang terbuka hijau dan kepadatan vegetasi berkontribusi signifikan dalam menurunkan konsentrasi polutan, terutama NO2.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji optimalisasi distribusi ruang terbuka hijau di kawasan berisiko tinggi paparan Covid-19 untuk mengurangi polutan udara. Perlu diteliti jenis vegetasi yang paling efektif dalam menurunkan konsentrasi polutan selama situasi darurat kesehatan seperti pandemi. Selain itu, diperlukan analisis jangka panjang mengenai dampak pembatasan mobilitas terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat, serta pemanfaatan data spasial real-time untuk perencanaan tata ruang perkotaan yang resilien terhadap krisis kesehatan dan lingkungan.
- Frontiers | Environmental and Health Impacts of Air Pollution: A Review. frontiers health impacts pollution... doi.org/10.3389/fpubh.2020.00014Frontiers Environmental and Health Impacts of Air Pollution A Review frontiers health impacts pollution doi 10 3389 fpubh 2020 00014
- The effect of utilization patterns of green open space on the dynamics change of air quality due to the... journal.ipb.ac.id/index.php/jpsl/article/view/32550The effect of utilization patterns of green open space on the dynamics change of air quality due to the journal ipb ac index php jpsl article view 32550
| File size | 1.2 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UnnasUnnas Namun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pengkajian ketepatan dalam pemanfaatan ruang publik yang ada pada Kampung Lemah Mendak ini.Namun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pengkajian ketepatan dalam pemanfaatan ruang publik yang ada pada Kampung Lemah Mendak ini.
UNDIPUNDIP Khususnya, kami berpendapat bahwa lukisan sebagai karya seni dengan permukaan datar dapat diubah menjadi ruang 3D dengan memasukkan aspek kedalaman. MeskipunKhususnya, kami berpendapat bahwa lukisan sebagai karya seni dengan permukaan datar dapat diubah menjadi ruang 3D dengan memasukkan aspek kedalaman. Meskipun
STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR Sementara aspek Implementing organization menunjukkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam implementasi kebijakan tata ruang wilayah perkotaan terdiriSementara aspek Implementing organization menunjukkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam implementasi kebijakan tata ruang wilayah perkotaan terdiri
UNDIPUNDIP Dengan menggunakan kerangka Multi-Level Perspective (MLP), penelitian ini menelaah interaksi antara eksperimen niche, kendala pada tingkat rezim, sertaDengan menggunakan kerangka Multi-Level Perspective (MLP), penelitian ini menelaah interaksi antara eksperimen niche, kendala pada tingkat rezim, serta
IPBIPB Pemanfaatan citra Landsat 5 dan Landsat 8 melalui analisis terawasi mampu menunjukkan perubahan pemanfaatan lahan selama 15 tahun pasca-tsunami di BandaPemanfaatan citra Landsat 5 dan Landsat 8 melalui analisis terawasi mampu menunjukkan perubahan pemanfaatan lahan selama 15 tahun pasca-tsunami di Banda
IPBIPB Deforestasi di Tahura Sekitar Tanjung disebabkan oleh penebangan liar dan kebakaran hutan. Untuk mengurangi deforestasi dan emisi gas rumah kaca, TahuraDeforestasi di Tahura Sekitar Tanjung disebabkan oleh penebangan liar dan kebakaran hutan. Untuk mengurangi deforestasi dan emisi gas rumah kaca, Tahura
UNISKAUNISKA Fasilitas kemudahan bagi pelaku usaha UMK dalam penerbitan KKPR berusaha dan perizinan berusaha, dalam beberapa kasus, dipergunakan oleh pelaku usaha NonFasilitas kemudahan bagi pelaku usaha UMK dalam penerbitan KKPR berusaha dan perizinan berusaha, dalam beberapa kasus, dipergunakan oleh pelaku usaha Non
DPRDPR Jaminan terselenggaranya perlindungan bagi masyarakat dari pangan yang tidak aman merupakan faktor utama yang harus selalu diupayakan oleh semua pihakJaminan terselenggaranya perlindungan bagi masyarakat dari pangan yang tidak aman merupakan faktor utama yang harus selalu diupayakan oleh semua pihak
Useful /
UnnasUnnas Berdasarkan hal ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih lanjut mengenai ketahanan bangunan terhadap optimalisasi penggunaan material alami lokalBerdasarkan hal ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih lanjut mengenai ketahanan bangunan terhadap optimalisasi penggunaan material alami lokal
UnnasUnnas Disimpulkan bahwa desain harus mempertimbangkan sirkulasi sederhana, warna kontras, material aman, orientasi bangunan, tekstur, ukuran ruangan, aksesibilitas,Disimpulkan bahwa desain harus mempertimbangkan sirkulasi sederhana, warna kontras, material aman, orientasi bangunan, tekstur, ukuran ruangan, aksesibilitas,
IPBIPB Dengan luas permukaan maksimum 2,11 ha dan kedalaman maksimum 1,20 m, danau ini berfungsi sebagai danau retensi serta area pemancingan rekreasi. DanauDengan luas permukaan maksimum 2,11 ha dan kedalaman maksimum 1,20 m, danau ini berfungsi sebagai danau retensi serta area pemancingan rekreasi. Danau
IPBIPB Faktor penghambat utama di area ini mencakup tekstur tanah, yang sulit untuk diintervensi menggunakan pengelolaan lahan. Oleh karena itu, intervensi kebijakanFaktor penghambat utama di area ini mencakup tekstur tanah, yang sulit untuk diintervensi menggunakan pengelolaan lahan. Oleh karena itu, intervensi kebijakan