WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Pengabdian West ScienceJurnal Pengabdian West Science

Layanan LARASITA (Layanan Rakyat untuk Sertifikasi dan Informasi Pertanahan) merupakan inovasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan. Mahasiswa magang, sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat, memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas layanan ini melalui kontribusi teknis, administratif, dan sosial. Artikel ini mengkaji peran mahasiswa magang dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kepuasan masyarakat terhadap layanan LARASITA berdasarkan studi pustaka. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana keterlibatan mahasiswa magang dapat memperkuat implementasi inovasi pelayanan seperti digitalisasi, drive-thru, dan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa magang berperan dalam mempercepat proses administrasi, meningkatkan literasi masyarakat tentang layanan pertanahan, dan mendukung transformasi digital. Kendala seperti keterbatasan pengalaman dan koordinasi lintas-sektor menjadi tantangan yang perlu diatasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran mahasiswa magang dapat menjadi katalis dalam mencapai pelayanan publik yang lebih responsif dan inklusif di sektor pertanahan.

Mahasiswa magang memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas layanan LARASITA melalui kontribusi dalam administrasi, edukasi masyarakat, dan implementasi inovasi pelayanan.Mereka membantu mempercepat proses administrasi, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendukung transformasi digital di sektor pertanahan.Tantangan seperti keterbatasan pengalaman, koordinasi, dan sumber daya perlu diatasi melalui pelatihan dan dukungan institusional untuk memaksimalkan dampak positif dari keterlibatan mahasiswa magang.

Pertama, perlu dikaji bagaimana model pelatihan berbasis modul digital bagi mahasiswa magang dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam memahami regulasi pertanahan dan sistem teknologi BPN sebelum diterjunkan ke lapangan. Kedua, perlu diteliti efektivitas sistem mentoring dari pegawai BPN terhadap kinerja dan kepercayaan diri mahasiswa magang dalam menjalankan tugas operasional di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks. Ketiga, perlu dieksplorasi pengembangan platform kolaboratif berbasis komunitas yang melibatkan mahasiswa magang, masyarakat, dan petugas BPN untuk memperkuat sosialisasi layanan dan pengumpulan feedback secara berkelanjutan, sehingga inovasi seperti PTSL, drive-thru, dan SPIT dapat terus diperbaiki sesuai kebutuhan lokal. Ketiga ide ini dapat dikembangkan dalam penelitian kualitatif dan kuantitatif untuk menghasilkan model bimbingan dan integrasi yang sistematis bagi mahasiswa magang, yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga memperkuat kapasitas calon profesional di sektor pertanahan.

Read online
File size414.97 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test