STIAMISTIAMI

Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan PariwisataDestinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata

Kualitas pelayanan merupakan suatu fenomena yang unik, di mana dimensi dan indikatornya dapat berbeda di antara orang-orang yang terlibat dalam pelayanan. Kualitas pelayanan seharusnya menunjukan pada tingkat kesempurnaan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan setiap konsumen. Dengan demikian, yang dimaksud dengan kualitas pelayanan adalah yang menunjukkan pada tingkat kesempurnaan pelayanan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dalam pelayanan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa instrumen kuesioner terhadap 100 responden sebagai sampel yang mewakili populasi dari pelanggan atau konsumen yang datang mengurus pembuatan paspor di Kantor Imigrasi kelas II Non TPI Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen melebihi nilai kriteria yang dapat diartikan bahwa semua pernyataan dinyatakan reliabel. Nilai R yang merupakan simbol dari koefisien. Pada tabel di atas nilai korelasi adalah 0,688. Nilai ini dapat diinterpretasikan bahwa hubungan kedua variabel penelitian berada pada kategori cukup. Melalui tabel di atas juga diperoleh nilai R Square atau koefisien Determinasi (KD) yang menunjukkan seberapa bagus model regresi yang dibentuk oleh interaksi variabel bebas dan variabel terikat. Nilai KD yang diperoleh adalah 0,473. Sehingga dapat ditafsirkan bahwa variabel bebas X (kualitas pelayanan) memiliki pengaruh kontribusi sebesar 47,3% terhadap variabel Y (kepuasan konsumen).

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X) berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasaan konsumen (Y) Kantor Imigrasi kelas II Non TPI Depok.Variabel bebas X (kualitas pelayanan) memiliki pengaruh sebesar 47,3% terhadap variabel Y (kepuasan konsumen), sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diuji pada penelitian ini.Pada variable kualitas pelayanan didapat hasil rata-rata sebesar 4,32, yang dinilai baik, namun masih ada delapan indikator yang nilainya berada dibawah rata-rata.Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, petugas yang khusus melayani konsumen dalam pembuatan paspor sebaiknya diberikan pelatihan-pelatihan khusus dalam menangani konsumen, sehingga dalam pelayanan pembuatan paspor petugas menjadi lebih cermat, lebih teliti, lebih cepat, dan mampu melayani konsumen dengan lebih baik lagi.Terkait variabel kepuasaan konsumen, terdapat dua indikator yang memiliki nilai di bawah rata-rata 4,44, yaitu kemungkinan pemohon akan memperpanjang paspor lagi di Kantor Imigrasi Depok.Petugas harus bisa meraih kepercayaan konsumen, dan terus memberikan pelayanan yang baik dan ramah agar konsumen mau kembali lagi untuk memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Depok.Pemohon juga dapat memberikan ide-ide yang baik demi meningkatkan layanan jasa di Kantor Imigrasi Depok.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, perlu dilakukan pelatihan khusus bagi petugas yang menangani konsumen dalam pembuatan paspor. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petugas dalam memberikan pelayanan yang lebih cermat, teliti, cepat, dan ramah. Selain itu, penting juga untuk terus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap Kantor Imigrasi Depok. Petugas harus mampu meraih dan mempertahankan kepercayaan konsumen dengan memberikan pelayanan yang baik dan ramah. Salah satu cara adalah dengan memberikan kesempatan kepada pemohon untuk memberikan ide-ide atau keluhan melalui kuesioner atau kotak saran yang mudah diakses. Dengan demikian, Kantor Imigrasi Depok dapat terus memperbaiki diri sesuai dengan harapan dan kebutuhan konsumen.

Read online
File size247.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test