CEREDINDONESIACEREDINDONESIA
International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (Injects)International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (Injects)The registration and classification of inmates constitute a fundamental initial stage in the administration of the correctional system, as they form the basis for placement decisions, security management, and individualized rehabilitation programs. Registration standards, as regulated through technical guidelines and administrative instruments within correctional units, are intended to ensure accurate data recording, risk identification, and the formulation of effective treatment and development programs. However, their implementation continues to face various challenges that affect the overall effectiveness of inmate classification. Empirical studies conducted across several correctional institutions indicate that limitations in human resources, infrastructure constraints, and insufficient training of assessment officers hinder the consistent application of registration standards in accordance with established guidelines. As a result, the objective of achieving appropriate inmate grouping and the optimal design of individualized correctional programs has not been uniformly realized. At the normative level, the enactment of Law Number 22 of 2022 concerning Corrections has renewed the legal framework previously governed by Law Number 12 of 1995. The new statute reinforces the principles of individualization, continuity, and the protection of inmates rights as integral components of a modern correctional system oriented toward rehabilitation and social reintegration. Although this updated legal framework strengthens the rights-based and evidence-based orientation of correctional administration, the technical regulation of registration and classification procedures remains largely dependent on guidelines issued by the Directorate General of Corrections. Consequently, further harmonization between statutory provisions and technical instruments is necessary to enhance legal certainty and operational effectiveness. These findings demonstrate that the effectiveness of registration standards in inmate classification is determined not solely by the quality of written regulations, but also by institutional capacity, administrative coherence, and the availability of adequate resources to ensure accurate and sustainable implementation.
Based on the findings, the implementation of inmate registration standards at the Class IIA Narcotics Correctional Institution in Langkat has normatively complied with established correctional admission procedures.However, substantively, it has not yet been fully effective in producing classifications grounded in risk assessment and rehabilitative needs.Strengthening staff capacity, optimizing needs-based assessment mechanisms, and integrating inmate data within the centralized system managed by the Directorate General of Corrections constitute essential measures to ensure accurate classification and to support the success of rehabilitation and social reintegration processes.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak dari digitalisasi sistem database koreksi terhadap akurasi registrasi dan efektivitas klasifikasi narapidana, dengan fokus pada evaluasi kualitas data yang dihasilkan dan kemudahan akses bagi petugas lapangan. Selain itu, studi komparatif antara lembaga pemasyarakatan yang telah mengimplementasikan sistem digital secara penuh dengan yang masih menggunakan metode manual dapat memberikan wawasan berharga mengenai praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam proses transisi. Lebih lanjut, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan petugas pemasyarakatan, narapidana, dan ahli rehabilitasi dapat mengungkap persepsi dan pengalaman mereka terkait efektivitas standar registrasi saat ini, serta mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan untuk memastikan bahwa proses klasifikasi benar-benar berpusat pada kebutuhan individu dan berorientasi pada rehabilitasi. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret bagi pembuat kebijakan dan praktisi di bidang pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas sistem registrasi dan klasifikasi, serta mencapai tujuan koreksi yang berfokus pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
| File size | 402.76 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Hasil analisis menunjukkan bahwa standar akuntansi pemerintah dan sistem pengendalian internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitasHasil analisis menunjukkan bahwa standar akuntansi pemerintah dan sistem pengendalian internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Analisis data memakai statistik deskriptif dan regresi linier berganda untuk menguji hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa VAHU, VACA, dan STVA secara parsialAnalisis data memakai statistik deskriptif dan regresi linier berganda untuk menguji hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa VAHU, VACA, dan STVA secara parsial
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Penelitian ini menguji bagaimana penyebaran informasi dan interaksi pengguna (kebijaksanaan kerumunan) di platform media sosial dapat mengurangi asimetriPenelitian ini menguji bagaimana penyebaran informasi dan interaksi pengguna (kebijaksanaan kerumunan) di platform media sosial dapat mengurangi asimetri
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi strategi pemasaran yang efektif dan layanan berkualitas tinggi membangun citra merek yang kuat, yang secara langsungTemuan ini menunjukkan bahwa kombinasi strategi pemasaran yang efektif dan layanan berkualitas tinggi membangun citra merek yang kuat, yang secara langsung
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Oleh karena itu, sekiranya terdakwa yang telah dijatuhi hukuman tetap harus menyadari bahwa putusan pengadilan berfungsi untuk meningkatkan kesadaran danOleh karena itu, sekiranya terdakwa yang telah dijatuhi hukuman tetap harus menyadari bahwa putusan pengadilan berfungsi untuk meningkatkan kesadaran dan
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Implementasi HRIS terintegrasi (yang mencakup e-rekrutmen, e-learning, penilaian kinerja digital,Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Implementasi HRIS terintegrasi (yang mencakup e-rekrutmen, e-learning, penilaian kinerja digital,
APTIKOMAPTIKOM Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF) Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kasus kecanduan yang berdampak padaSistem dikembangkan dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF) Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kasus kecanduan yang berdampak pada
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Makalah ini menyajikan hubungan dinamis antara ketimpangan dan kualitas pemerintahan daerah pada tingkat kecamatan, serta mencari faktor penggerak utamaMakalah ini menyajikan hubungan dinamis antara ketimpangan dan kualitas pemerintahan daerah pada tingkat kecamatan, serta mencari faktor penggerak utama
Useful /
UHBUHB Testing showed stable performance, with improvements to the interface design and database connections to improve the user experience. This applicationTesting showed stable performance, with improvements to the interface design and database connections to improve the user experience. This application
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa peredaran narkotika melalui media massa merupakan tantangan fundamental yang timbul dari ketidakselarasanBerdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa peredaran narkotika melalui media massa merupakan tantangan fundamental yang timbul dari ketidakselarasan
LIFESCIFILIFESCIFI Hasil menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh signifikan positif terhadap niat pembelian. Temuan ini menekankan pentingnya mempertimbangkanHasil menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh signifikan positif terhadap niat pembelian. Temuan ini menekankan pentingnya mempertimbangkan
YPIDATHUYPIDATHU Furthermore, schools should prioritize the development of dynamic curricula and the implementation of sustainability principles in their operations. ThisFurthermore, schools should prioritize the development of dynamic curricula and the implementation of sustainability principles in their operations. This