UNANDUNAND

Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial BudayaJurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kehidupan keagamaan masyarakat Samin di Dusun Belikwatu Desa Sumberbening Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi pada tahun 1969-1999. Penelitian ini dilakukan selama lima bulan. Sumber data yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religi dalam masyarakat merupakan sumber sikap altruistik yang mempunyai dampak mengendalikan egoisme, yang mendorong manusia untuk berkorban dan tidak pamrih. Orang yang harus mengetahui bahwa para umat manusia, religinya merupakan sesuatu yang nyata dan benar. Kehidupan keagamaan masyarakat Samin mempunyai sikap dan perilaku yang baik terhadap masyarakat Samin maupun masyarakat yang bukan Samin. Masyarakat Samin menyatakan bahwa dirinya itu tidak memiliki agama, namun agama dari masyarakat Samin adalah agama Adam. Agama adam memang bukan sebuah agama namun sebagai kepercayaan. Inti ajaran dari agama Adam yaitu Manunggaling Kawolu Gusti. Masyarakat Samin menyebut Yang Maha Esa dengan Hyang Wenang Pramesti Agung. Selanjutnya dalam hal puasa agama Samin yang dijalaninya setiap hari yang menurut mereka lebih dari puasa-puasa pada umumnya yang terdapat dalam ajaran keagamaan bukan Samin dan dapat dipertanggung jawabkan dikemudian hari.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kehidupan keagamaan masyarakat Samin di Dusun Belikwatu Desa Sumberbening menunjukkan perkembangan yang unik, dengan mempertahankan kepercayaan tradisional Adam yang menekankan pada nilai-nilai altruisme dan kebersamaan.Meskipun terdapat pengaruh dari agama lain, masyarakat Samin tetap berpegang pada ajaran inti Manunggaling Kawolu Gusti dan praktik puasa yang khas.Penting untuk terus melestarikan kearifan lokal ini sambil tetap membuka diri terhadap perkembangan zaman dan interaksi dengan masyarakat luar.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh modernisasi dan globalisasi terhadap praktik keagamaan masyarakat Samin, khususnya bagaimana mereka menyeimbangkan antara tradisi dan nilai-nilai modern. Kedua, penelitian mendalam mengenai peran tokoh agama atau pemimpin komunitas dalam menjaga keberlangsungan ajaran agama Adam dan memfasilitasi dialog antar umat beragama. Ketiga, penelitian komparatif antara masyarakat Samin di berbagai wilayah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam praktik keagamaan dan nilai-nilai budaya mereka. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika keagamaan masyarakat Samin dan kontribusinya terhadap keberagaman budaya Indonesia.

  1. ADAM RELIGION IN THE RELIGIOUS LIFE OF SAMIN TRIBE IN SUMBERBENING VILLAGE NGAWI 1969-1999 | Jurnal Antropologi:... jurnalantropologi.fisip.unand.ac.id/index.php/jantro/article/view/85ADAM RELIGION IN THE RELIGIOUS LIFE OF SAMIN TRIBE IN SUMBERBENING VILLAGE NGAWI 1969 1999 Jurnal Antropologi jurnalantropologi fisip unand ac index php jantro article view 85
Read online
File size121.62 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test