ISI YogyakartaISI Yogyakarta
RekamRekamLatar belakang penelitian ini adalah adanya kasus yang bertentangan dengan nilai-nilai moral seperti korupsi yang menunjukkan rendahnya karakter dalam masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam memperbaiki nilai moral masyarakat Indonesia. Pendekatan kebudayaan, khususnya falsafah Jawa, dijadikan landasan pendidikan karakter pada anak usia dini karena budaya Jawa sarat akan pendidikan nilai yang merupakan substansi utama pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus di dua puluh Taman Kanak-Kanak di Purwokerto. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan diskusi kelompok fokus. Analisis data menggunakan model analisis perbandingan dan interpretasi data. Temuan penelitian ini adalah pembuatan model pendidikan karakter berlandaskan falsafah Jawa, yang diwujudkan dalam modul pendidikan karakter berbentuk animasi kartun.
Penelitian ini menghasilkan animasi kartun sebagai media pendidikan karakter berlandaskan falsafah Jawa untuk anak usia dini.Animasi ini dibuat dengan mempertimbangkan aspek cerita yang tidak rumit, penyesuaian dengan tujuan pendidikan karakter, dan visualisasi yang menarik bagi anak-anak.Nilai-nilai dalam falsafah Jawa dapat diterapkan sebagai pendidikan karakter karena mengajarkan kebaikan, kejujuran, kerja keras, rendah hati, dan kepedulian terhadap sesama.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas animasi kartun ini dalam meningkatkan karakter positif pada anak usia dini melalui studi eksperimen dengan kelompok kontrol. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan animasi kartun dengan melibatkan unsur interaktivitas, sehingga anak-anak dapat lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran karakter. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan animasi kartun ini sebagai media pendidikan karakter tidak hanya di Taman Kanak-Kanak, tetapi juga pada jenjang pendidikan dasar, dengan menyesuaikan konten dan pendekatan pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif dan sosial anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pendidikan karakter yang efektif dan relevan dengan konteks budaya Indonesia, serta mampu membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat.
| File size | 502.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah anak-anak usia dini yang terdaftar diPenelitian ini menggunakan metode observasi dengan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah anak-anak usia dini yang terdaftar di
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Untuk pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi dan wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkanUntuk pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi dan wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkan
OJSOJS Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT,Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT,
MALAHAYATIMALAHAYATI Literatur ini juga menyoroti bahwa waktu penggunaan gadget yang ideal bagi anak usia dini sebaiknya tidak melebihi satu jam per hari, sebagaimana direkomendasikanLiteratur ini juga menyoroti bahwa waktu penggunaan gadget yang ideal bagi anak usia dini sebaiknya tidak melebihi satu jam per hari, sebagaimana direkomendasikan
UNWIDHAUNWIDHA Hasil penelitian: wayang tauhid lakon Babad Sunan Gresik sebagai media penyampai nilai-nilai moral bagi guru dakwah yaitu keikhlasan, ilmu (agama) danHasil penelitian: wayang tauhid lakon Babad Sunan Gresik sebagai media penyampai nilai-nilai moral bagi guru dakwah yaitu keikhlasan, ilmu (agama) dan
UMCUMC Akulturasi budaya merupakan suatu perpaduan unsur budaya oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang terhadap kebudayaan lain sebagai dampak atas interaksiAkulturasi budaya merupakan suatu perpaduan unsur budaya oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang terhadap kebudayaan lain sebagai dampak atas interaksi
UMCUMC Masyarakat Jawa terkenal dengan kepercayaan Kejawen yang cukup kuat dan mengakar dari generasi ke generasi. Kepercayaan ini melahirkan kebudayaan sakralMasyarakat Jawa terkenal dengan kepercayaan Kejawen yang cukup kuat dan mengakar dari generasi ke generasi. Kepercayaan ini melahirkan kebudayaan sakral
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Hukum mengenai zina dapat ditetapkan jika memenuhi empat kriteria utama. perbuatan seksual di luar nikah yang sah dan disengaja, pelaku adalah mukallafHukum mengenai zina dapat ditetapkan jika memenuhi empat kriteria utama. perbuatan seksual di luar nikah yang sah dan disengaja, pelaku adalah mukallaf
Useful /
USIUSI Selain itu, ditemukan satu data tindak tutur deklaratif, serta tindak tutur ekspresif ditemukan sebanyak lima data, yang mencakup tindak tutur memuji,Selain itu, ditemukan satu data tindak tutur deklaratif, serta tindak tutur ekspresif ditemukan sebanyak lima data, yang mencakup tindak tutur memuji,
USIUSI Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil temuan pada tabel output nilai rata-rata,Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil temuan pada tabel output nilai rata-rata,
MALAHAYATIMALAHAYATI Situasi ini semakin buruk akibat minimnya akses informasi, sarana kebersihan, serta pola hidup bersama yang memudahkan penyebaran penyakit. PenelitianSituasi ini semakin buruk akibat minimnya akses informasi, sarana kebersihan, serta pola hidup bersama yang memudahkan penyebaran penyakit. Penelitian
USIUSI Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks fabel yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaranLatar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks fabel yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran