STIAMISTIAMI

Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan PariwisataDestinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata

Sumenep dengan keanekaragaman budayanya berpotensi menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Ini adalah tugas pemerintah daerah Sumenep untuk dapat lebih memperkenalkan dan membangun citra sebagai tujuan wisata di Indonesia. Sehingga peneliti tertarik meneliti bagaimana departemen Pariwisata dan Kebudayaan Sumenep membangun citra Sumenep dari destinasi wisata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kesan manajemen, Laswell and Aristoteles Communication Model. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif dan menggunakan metode studi kasus. Informan penelitian adalah kepala promosi di departemen pariwisata dan budaya Sumenep. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang proses membangun citra dari upaya yang dilakukan dengan menunjukkan dan menampilkan budaya Sumenep, misalnya kerapan sapi, sapi sonok, musik tong-tong, musik saronen untuk disajikan kepada publik. Sehingga kesan publik akan mempersepsikan seperti yang diharapkan. Pemilihan festival sebagai saluran komunikasi untuk penyampaian pesan dianggap sesuai dengan kepentingan publik. Untuk strategi presentasi diri adalah strategi promosi diri.

Pada proses membangun citra sebagai destinasi wisata budaya melalui media komunikasi festival yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, upaya yang dilakukan dengan menunjukkan dan menampilkan budaya-budaya khas yang dimiliki oleh Sumenep seperti kerapan sapi, sapi sonok, musik tong-tong, musik saronen untuk dipresentasikan kepada masyarakat luas dengan bertujuan untuk menghasil impresi yang sesuai dalam persepsi masyarakat.Pilihan festival sebagai media komunikasi untuk penyampaian pesan dianggap tepat agar dapat menarik animo masyarakat.Dan strategi presentasi diri lebih menekankan pada strategi promosi diri (self-promotion).

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas berbagai jenis festival dalam membangun citra destinasi wisata budaya, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis budaya yang ditampilkan, target audiens, dan strategi promosi yang digunakan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam memperkuat citra destinasi wisata budaya, dengan menganalisis bagaimana wisatawan berinteraksi dengan konten terkait festival dan budaya lokal. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan masyarakat lokal dan sektor swasta untuk mengembangkan festival yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana festival dapat dimanfaatkan secara efektif untuk membangun citra destinasi wisata budaya yang positif dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata di Sumenep dan daerah lainnya.

Read online
File size705.63 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test