UNIMALUNIMAL

Jurnal Sosiologi Dialektika SosialJurnal Sosiologi Dialektika Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Barat dalam membina pariwisata berbasis masyarakat dan jenis wisata apa saja yang dimiliki oleh gampong wisata di Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menganalisa gambaran atau penjelasan mengenai kenyataan empiris yang dijadikan objek penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa upaya yang telah dilakukan Disparpora Kabupaten Aceh Barat dalam membina pariwisata berbasis masyarakat dilakukan melalui 3 bagian, yaitu mengadakan pelatihan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dalam mengelola usaha dan mengembangkan usaha wisata yang dimiliki, membangun infrastruktur pendukung berupa destinasi yang akan menjadi tempat tujuan wisatawan, dan memenuhi penyediaan sarana dan prasarana wisatawan. Sedangkan jenis wisata yang dimiliki sebanyak 5 jenis wisata, terdiri dari wisata alam, wisata religi, wisata budaya, wisata kuliner, dan wisata destinasi buatan.

Berdasarkan hasil uraian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya yang dilakukan Disparpora Kabupaten Aceh Barat dalam pembinaan pariwisata berbasis masyarakat terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu.mengadakan pelatihan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dalam mengelola usaha dan mengembangkan wisata yang dimiliki, membangun infrastruktur pendukung atau destinasi yang menjadi ikon dan tujuan wisata jika berkunjung ke Aceh Barat, serta pemenuhan penyediaan sarana dan prasarana wisatawan seperti hotel atau penginapan, rumah makan dan restoran, dan fasilitas transportasi dan aksebilitas.Adapun jenis wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Aceh Barat cukup beragam yang bisa dijadikan sebagai modal dalam pengembangan kepariwisataan oleh masyarakat setempat dan didukung serta dibina oleh Disparpora Kabupaten Aceh Barat, terdiri dari 5 wisata yaitu wisata alam, wisata religi, wisata budaya, wisata kuliner, dan wisata destinasi buatan.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara upaya-upaya yang dilakukan oleh Disparpora Aceh Barat dengan daerah lain yang juga memiliki potensi pariwisata berbasis masyarakat. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang berbeda dalam pembinaan pariwisata berbasis masyarakat dan bagaimana dampak dari strategi tersebut terhadap perkembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat setempat. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada evaluasi dampak sosial dan ekonomi dari pariwisata berbasis masyarakat di Aceh Barat, termasuk bagaimana upaya-upaya Disparpora dalam pembinaan tersebut mempengaruhi kesejahteraan dan partisipasi masyarakat dalam industri pariwisata. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki tantangan-tantangan yang dihadapi oleh Disparpora dalam pembinaan pariwisata berbasis masyarakat, seperti keterbatasan sumber daya atau tantangan dalam melibatkan masyarakat setempat, dan bagaimana tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi.

  1. Pariwisata Berbasis Masyarakat Sebagai Pelestari Tradisi di Desa Samiran | Jurnal Kepariwisataan: Destinasi,... doi.org/10.34013/jk.v5i1.379Pariwisata Berbasis Masyarakat Sebagai Pelestari Tradisi di Desa Samiran Jurnal Kepariwisataan Destinasi doi 10 34013 jk v5i1 379
  2. Memahami desain metode penelitian kualitatif | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. memahami desain... doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075Memahami desain metode penelitian kualitatif Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum memahami desain doi 10 21831 hum v21i1 38075
Read online
File size182.13 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test