UNISMUNISM

Journal of Nursing InventionJournal of Nursing Invention

Latar belakang: Stunting adalah masalah pada anak sejak usia dini dikarenakan malnutrisi kronis sejak dalam kandungan yang disebabkan karena tidak terpenuhinya acupan gizi, sehingga anak tampak lebih pendek dari anak seusianya. Masalah stunting masih ditemui diwilayah Kerja Puskesmas Pekauaman Kota Banjarmasin.. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh, Pengetahuan dan Sikap Ibu Dengan Pencegahan Stunting Pada Balita di Posyandu Tunas Segar 4 Kelurahan Kelayan Selatan Banjarmasin.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa, hasil uji statsistik menggunakan uji Spearman rank menunjukkan bahwa Ada hubungan sikap dengan perilaku pencegahan stunting nilai p value -0,109 value < 0,05 sehingga Ha diterima artinya ada hubungan antara variabel hubungan sikap ibu dengan pencegahan stunting pada balita di posyandu tunas segar 4 kelurahan kelayan selatan, Banjarmasin.Saran bagi kader Posyandu dan petugas kesehatan Puskesmas dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pola asuh dan sikap ibu dalam memantau kebutuhan gizi balitanya, pemberian pendidikan Kesehatan, cara mencegah serta memberikan penatalaksanaan stunting agar tidak terjadi stunting pada balita.Para orang tua yang mempunyai balita usia 0 – 60 bulan dapat meningkatkan keaktifannya dalam datang ke posyandu untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan gizi balita agar tidak terjadi peningkatan lagi kejadian stunting pada balita.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang faktor-faktor sosial budaya dan lingkungan yang mempengaruhi pola asuh orang tua dan perilaku pencegahan stunting pada balita. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk memahami perspektif dan pengalaman orang tua dalam mengasuh anak dan mencegah stunting. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua tentang stunting, serta mendorong mereka untuk rutin mengikuti jadwal posyandu. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan desain eksperimental atau quasi-eksperimental, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak intervensi kesehatan masyarakat, seperti kampanye kesehatan atau program edukasi, dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan stunting pada orang tua. Studi ini dapat menggunakan metode survei atau studi observasional untuk mengukur perubahan perilaku dan hasil kesehatan.

  1. Hubungan Pola Asuh Ibu Dan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-24... doi.org/10.36418/Cerdika.V2i11.465Hubungan Pola Asuh Ibu Dan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12 24 doi 10 36418 Cerdika V2i11 465
  2. The Relationship between Parenting Style, Knowledge and Attitudes of Mothers with Stunting Prevention... doi.org/10.33859/jni.v5i2.676The Relationship between Parenting Style Knowledge and Attitudes of Mothers with Stunting Prevention doi 10 33859 jni v5i2 676
  3. Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu untuk pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Besar | Mulyani | Jurnal... ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/pade/article/view/810Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu untuk pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Besar Mulyani Jurnal ejournal poltekkesaceh ac index php pade article view 810
Read online
File size310.74 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test