MUTIARAHATIMOESLEMMUTIARAHATIMOESLEM

Ahad: Multidisciplinary Journal of Islamic StudiesAhad: Multidisciplinary Journal of Islamic Studies

Masa kanak-kanak merupakan fase krusial dalam pembentukan perilaku dan kepribadian individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku maladaptif pada anak usia sekolah dasar, menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi, dan mengkaji upaya intervensi sosial yang dilakukan oleh lembaga perlindungan anak. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada seorang anak laki-laki berusia 9 tahun (AR) yang menjalani masa percobaan di PPSPA Bima Sakti Batu karena menunjukkan perilaku menyimpang. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR menunjukkan berbagai bentuk perilaku maladaptif, seperti mencuri, membolos, perilaku agresif, menggunakan bahasa kasar, dan tantrum ekstrem. Faktor penyebab utama berasal dari gaya pengasuhan yang permisif dan pengabaian emosional oleh orang tua. Di PPSPA, AR juga menghadapi kesulitan dalam beradaptasi, kurangnya disiplin, dan konflik sosial dengan teman sebaya. Intervensi yang diterapkan meliputi pendampingan sosial, penegakan aturan, dan koordinasi dengan keluarga serta instansi pemerintah terkait. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku maladaptif pada anak tidak hanya disebabkan oleh faktor internal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola interaksi dalam keluarga dan lingkungan sosial. Intervensi yang efektif memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif untuk memastikan proses perubahan perilaku dapat terjadi secara berkelanjutan.

Penelitian ini mengkaji fenomena perilaku maladaptif pada anak usia sekolah dasar melalui studi kasus terhadap seorang anak di PPSPA Bima Sakti Batu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tersebut menunjukkan berbagai perilaku maladaptif yang disebabkan oleh pola asuh yang kurang optimal dan pengabaian emosional dari orang tua.Intervensi sosial melalui lembaga seperti PPSPA sangat penting, namun memerlukan keterlibatan aktif orang tua dan pendamping profesional untuk hasil jangka panjang.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai model intervensi sosial yang berbeda dalam menangani perilaku maladaptif pada anak usia sekolah dasar, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari setiap anak dan konteks keluarga mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pola perilaku maladaptif dan faktor-faktor penyebabnya antara anak-anak yang berasal dari latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, guna mengidentifikasi kesenjangan dan kebutuhan spesifik yang perlu diatasi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif anak-anak tentang pengalaman mereka dalam menjalani intervensi sosial, serta dampak intervensi tersebut terhadap kesejahteraan emosional dan sosial mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dan berpusat pada anak, sehingga dapat membantu anak-anak dengan perilaku maladaptif untuk mencapai potensi penuh mereka dan menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif.

  1. Perilaku Maladaptive Anak dan Pengukurannya | Daulay | Buletin Psikologi. perilaku maladaptive anak daulay... doi.org/10.22146/buletinpsikologi.50581Perilaku Maladaptive Anak dan Pengukurannya Daulay Buletin Psikologi perilaku maladaptive anak daulay doi 10 22146 buletinpsikologi 50581
  1. #pengumpulan data#pengumpulan data
  2. #pola asuh#pola asuh
Read online
File size197.93 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-31x
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test