STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Budidaya tanaman hias dapat bermanfaat luas dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bisnis tanaman hias adalah bagian dari pengembangan ekonomi kreatif dan merupakan salah satu cara meningkatkan pendapatan petani menuju daya beli yang lebih baik. Budidaya tanaman hias dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi, karena dapat dilakukan pada lahan terbatas dengan modal relatif kecil dan pasar yang luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah Tani 2 melalui pelatihan dan pendampingan budidaya tanaman hias. Program ini dilaksanakan bulan Mei 2025 dengan pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. Tahapan dalam kegiatan ini adalah persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi, dimana evaluasi dilakukan melalui wawancara dan observasi setelah kegiatan dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang terlihat dari kemampuan mereka menjelaskan kembali tahapan budidaya secara lebih tepat, peningkatan keterampilan yang ditunjukkan oleh keberhasilan sebagian besar peserta dalam mempraktikkan perbanyakan dan pemeliharaan tanaman secara mandiri, serta peningkatan motivasi yang tampak dari inisiatif anggota menambah jumlah tanaman dan mulai merencanakan pemasaran sederhana. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis hortikultura yang berkelanjutan.

Pengabdian masyarakat di KWT Berkah Tani 2 sukses meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi anggota dalam budidaya tanaman hias, sekaligus membuka wawasan mereka tentang peluang pemasaran dan strategi promosi.Peningkatan kapasitas ini mencakup kemampuan mengelola tanaman, memilih jenis bernilai jual, serta merencanakan pengemasan dan promosi sederhana.Program akan dilanjutkan dengan pendampingan manajemen usaha kecil dan dirancang berkelanjutan melalui pemantauan rutin dan kolaborasi, bertujuan menjadikan budidaya tanaman hias sebagai sumber pendapatan jangka panjang bagi anggota KWT.

Saran penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi mendalam terhadap keberlanjutan program pemberdayaan dan dampak ekonomi jangka panjangnya. Sebuah studi dapat menyelidiki bagaimana peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman hias yang diberikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) secara konkret memengaruhi peningkatan pendapatan rumah tangga, kemandirian finansial, serta kesejahteraan anggota dalam kurun waktu beberapa tahun pasca-intervensi. Penelitian ini penting untuk mengukur efektivitas program dalam menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan, melampaui capaian jangka pendek berupa peningkatan kapasitas. Selain itu, mengingat tantangan pemasaran dan peluang ekonomi kreatif, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi dan menguji strategi pemasaran digital yang paling sesuai dan efektif untuk produk tanaman hias dari KWT. Bagaimana platform media sosial atau e-commerce lokal dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume penjualan, serta pelatihan spesifik apa yang dibutuhkan anggota KWT agar mahir dalam pemasaran daring, merupakan pertanyaan krusial. Terakhir, untuk memperkuat daya saing dan inovasi KWT, penelitian bisa mengeksplorasi potensi diversifikasi jenis tanaman hias atau adopsi teknologi budidaya ramah lingkungan yang lebih canggih, seperti sistem irigasi hemat air atau penggunaan media tanam alternatif. Analisis kelayakan dan adopsi inovasi ini dapat membantu KWT tidak hanya mempertahankan tetapi juga mengembangkan usahanya di tengah dinamika pasar yang terus berubah, sekaligus meminimalkan dampak lingkungan dari praktik budidaya.

Read online
File size286.51 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test