UNTARUNTAR

Jurnal Kontemporer AkuntansiJurnal Kontemporer Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari profitabilitas dan financial leverage terhadap cost of debt, dan peran earnings management sebagai variabel moderating. Dalam penelitian ini, profitabilitas diukur dengan rasio return on equity, financial leverage diukur dengan proksi debt Ratio, earnings management yang diukur dengan discretionary accrual, serta cost of debt diukur dengan rasio biaya bunga dibagi dengan rerata total utang. Populasi dalam penelitian ini ialah perusahaan go public yang terdaftar di BEI, dan sampel yang digunakan adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2016-2019. Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 69 perusahaan manufakur dan 276 observasi. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap cost of debt sedangkan financial leverage tidak berpengaruh terhadap cost of debt, earnings management tidak dapat memperlemah pengaruh negatif profitabilitas pada cost of debt dan earnings management tidak dapat memperlemah pengaruh negatif financial leverage pada cost of debt.

Profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cost of debt, sedangkan financial leverage berpengaruh negatif namun tidak signifikan.Kedua variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap cost of debt, sehingga model regresi dapat dipakai untuk memprediksi cost of debt.Earnings management tidak dapat memoderasi pengaruh negatif profitabilitas maupun financial leverage pada cost of debt, kemungkinan disebabkan oleh rendahnya respons pasar utang di Indonesia.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah dinamika profitabilitas dan financial leverage terhadap cost of debt berubah selama siklus ekonomi yang lebih panjang, misalnya dengan memperluas periode observasi menjadi sepuluh tahun termasuk masa krisis keuangan global, untuk menguji stabilitas temuan pada kondisi makroekonomi yang berfluktuasi. Selanjutnya, studi dapat menambahkan variabel moderasi lain seperti pertumbuhan penjualan, struktur aset, atau rasio likuiditas untuk menilai apakah kombinasi faktor-faktor tersebut meningkatkan kemampuan model menjelaskan variasi cost of debt di atas 5%, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang determinan biaya utang pada perusahaan manufaktur. Selain itu, penelitian dapat memperluas sampel ke sektor industri lain selain manufaktur, seperti sektor jasa atau energi, untuk menguji apakah pengaruh profitabilitas, leverage, dan earnings management bersifat universal atau spesifik sektoral. Selanjutnya, analisis dapat memasukkan dimensi tata kelola perusahaan, termasuk kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan kebijakan transparansi, guna menilai apakah faktor-faktor tersebut memperkuat atau melemahkan hubungan antara profitabilitas, leverage, dan cost of debt. Akhirnya, studi dapat membandingkan efektivitas earnings management dalam memoderasi hubungan profitabilitas‑cost of debt antara perusahaan yang aktif menerbitkan obligasi dan yang hanya mengandalkan pinjaman bank, untuk mengidentifikasi perbedaan respon pasar utang di Indonesia serta implikasi kebijakan regulasi terhadap transparansi laporan keuangan.

Read online
File size619.45 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test