UM SURABAYAUM SURABAYA
AGREGATAGREGATRusunawa Gununganyar merupakan salah satu kawasan hunian yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan baru di tahun 2019 yang berdampak pada tarikan dan bangkitan lalu lintas disekitarnya sehingga perlu dianalisis kinerja lalu lintas sebelum dan sesudah beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu lintas simpang Rungkut Madya-Gununganyar Sawah yang merupakan salah satu akses utama menuju lokasi Rusunawa Gununganyar pada kondisi eksisting tahun 2017, tahun 2019 setelah rusunawa selesai dibangun dan belum beroperasi, tahun 2024 (5 tahun setelah rusunawa beroperasi). Penelitian ini dianalisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data primer dalam penelitian ini adalah arus lalu lintas jam puncak dan kondisi geometrik simpang, sedangkan data sekunder adalah jaringan jalan dan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor. Analisis kinerja lalu lintas dimulai dengan menghitung volume lalu lintas pada jam puncak, kapasitas simpang, dan derajat kejenuhan. Hasil analisis kinerja lalu lintas simpang menunjukkan bahwa derajat kejenuhan (DS) pada kondisi eksisting pada tahun 2017 adalah 0,535, perkiraan pada tahun 2019 adalah 0,849, sedangkan perkiraan pada tahun 2024 pada kondisi lima tahun setelah Rusunawa Gununganyar beroperasi adalah 0,861.
Pada tahun 2017 nilai Derajat Kejenuhan (DS) simpang Rungkut Madya‑Gununganyar Sawah sebesar 0,536 (<0,75) menunjukkan kinerja lalu lintas baik.pada tahun 2019 setelah rusunawa selesai dibangun namun belum beroperasi nilai DS meningkat menjadi 0,849 (>0,75) yang menandakan kinerja menurun, dan pada tahun 2024 lima tahun setelah rusunawa beroperasi nilai DS tetap tinggi pada 0,861 (>0,75) menunjukkan kinerja lalu lintas kurang baik.Selain itu, jam puncak tertinggi pada semua kondisi terjadi antara pukul 06.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana perkembangan hunian baru di sekitar simpang Rungkut Madya‑Gununganyar memengaruhi pola aliran kendaraan dengan menggunakan simulasi dinamis jaringan transportasi, sehingga dapat memprediksi beban lalu lintas pada skenario pembangunan masa depan. Selanjutnya, diperlukan kajian mengenai efektivitas penerapan kontrol lalu lintas seperti pemasangan sinyal atau pembentukan bundaran pada persimpangan tersebut untuk menurunkan nilai derajat kejenuhan dan memperbaiki tingkat layanan, yang dapat diuji melalui analisis sebelum‑setelah implementasi. Terakhir, studi jangka panjang mengenai perubahan penggunaan lahan dan permintaan perjalanan yang mengintegrasikan moda mobilitas baru seperti layanan ride‑hailing dan mikro‑mobilitas dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang dinamika mobilitas di wilayah tersebut, serta membantu perencanaan kebijakan transportasi yang lebih responsif.
| File size | 986.6 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR 34. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah sekolah dan jumlah pekerja migran merupakan faktor signifikan yang berpengaruh terhadap angka penyalahgunaan34. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah sekolah dan jumlah pekerja migran merupakan faktor signifikan yang berpengaruh terhadap angka penyalahgunaan
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Proses hidrolisis dilakukan menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) 2 N pada suhu 80°C dengan variasi waktu 40, 60, 80, 100, dan 120 menit. Cairan hasil hidrolisisProses hidrolisis dilakukan menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) 2 N pada suhu 80°C dengan variasi waktu 40, 60, 80, 100, dan 120 menit. Cairan hasil hidrolisis
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologi
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian diperoleh dengan dimensi yang sama maka jumlah tiang (nhitung) dalam grup pile dari yang paling sedikit sampai dengan yang palingDari hasil penelitian diperoleh dengan dimensi yang sama maka jumlah tiang (nhitung) dalam grup pile dari yang paling sedikit sampai dengan yang paling
ARITEKINARITEKIN Metode analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian bahwa rata-rata arusMetode analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian bahwa rata-rata arus
UNIMALUNIMAL Dari kegiatan dan pertemuan tersebut sehingga terjadi komunikasi dan kontak sosial antar masyarakat di dusun Porot. Faktor pendukung terjadinya interaksiDari kegiatan dan pertemuan tersebut sehingga terjadi komunikasi dan kontak sosial antar masyarakat di dusun Porot. Faktor pendukung terjadinya interaksi
4141 Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan pada Senin siang dengan Q = 1866,40 smp/jam, SCF = 591,9 (H), C = 2349 smp/jam, dan DS = 0,79 termasukHasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan pada Senin siang dengan Q = 1866,40 smp/jam, SCF = 591,9 (H), C = 2349 smp/jam, dan DS = 0,79 termasuk
4141 The specifications of polypropylene fiber used is a fiber length of 12 mm, fiber diameter of 18 microns and specific gravity of 0. 91 gr /cm3. The concreteThe specifications of polypropylene fiber used is a fiber length of 12 mm, fiber diameter of 18 microns and specific gravity of 0. 91 gr /cm3. The concrete
Useful /
UNESAUNESA Dalam penelitian kami, kami menemukan bahwa kualitas komunikasi dan kepercayaan adalah pendahulu kesiapan untuk berubah. Hasil kami juga menunjukkan bahwaDalam penelitian kami, kami menemukan bahwa kualitas komunikasi dan kepercayaan adalah pendahulu kesiapan untuk berubah. Hasil kami juga menunjukkan bahwa
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 8%, 12% dan 16% terhadap nilai Indeks PlastisitasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 8%, 12% dan 16% terhadap nilai Indeks Plastisitas
4141 Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penggunaan material batu Gunung Bottomale sebagai campuran Laston untuk AC-WC dan AC-BC, dengan pengujian dilakukanPenelitian ini bertujuan untuk meneliti penggunaan material batu Gunung Bottomale sebagai campuran Laston untuk AC-WC dan AC-BC, dengan pengujian dilakukan
4141 Berdasarkan hasil pengujian komposisi terbaik campuran aspal dengan kombinasi filler abu cangkang kemiri dan semen portland diperoleh pada komposisi 25%Berdasarkan hasil pengujian komposisi terbaik campuran aspal dengan kombinasi filler abu cangkang kemiri dan semen portland diperoleh pada komposisi 25%