JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU
Journal of General Education and HumanitiesJournal of General Education and HumanitiesThis study addresses the high prevalence of psychological distress among university students in Indonesia and the limited empirical evidence regarding protective psychological resources within a religious–cultural context. The objective of this research is to examine the relationship between spiritual well-being and psychological distress, including its core dimensions of depression, anxiety, and stress. A quantitative approach was employed using a cross-sectional correlational design. Data were collected from 327 undergraduate students via an online survey using the Spiritual Well-Being Scale (SWBS) and the Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-21). The data were analyzed using Spearmans Rho correlation technique. The findings demonstrate a strong and statistically significant negative relationship between spiritual well-being and overall psychological distress (ρ = −0.662), indicating that higher spiritual well-being is associated with lower levels of psychological distress. Further analysis revealed that spiritual well-being was most strongly related to depression (ρ = −0.715), followed by anxiety (ρ = −0.618) and stress (ρ = −0.476). These results confirm the role of spiritual wellbeing as a significant protective factor against psychological distress among Indonesian university students.
This study underscores the importance of spiritual well-being as a psychological resource in understanding mental health conditions among university students.The findings indicate that spiritual well-being functions as a protective factor, systematically linked to students overall psychological functioning, particularly in reducing vulnerability to emotional disturbances.Practically, the results suggest that higher education institutions and mental health practitioners may consider integrating spirituality-sensitive approaches into counseling services and mental health promotion programs.
Further research should investigate the mediating role of coping mechanisms in the relationship between spiritual well-being and psychological distress, exploring how specific spiritual practices influence students ability to manage stress and anxiety. Additionally, longitudinal studies are needed to examine the dynamic interplay between spiritual well-being and psychological health over time, tracking changes in both constructs during students academic journey and identifying potential causal pathways. Finally, future studies could explore the effectiveness of culturally adapted interventions that integrate spiritual elements to enhance mental health support services for Indonesian university students, considering the unique religious and cultural context of the population, and potentially developing tailored programs to promote spiritual well-being as a preventative measure against psychological distress.
| File size | 222.69 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Oleh karena itu, diperlukan desain instruksional yang secara sengaja mengintegrasikan indikator berpikir kritis ke dalam materi dan aktivitas pembelajaran,Oleh karena itu, diperlukan desain instruksional yang secara sengaja mengintegrasikan indikator berpikir kritis ke dalam materi dan aktivitas pembelajaran,
UMPUMP Kuesioner berfokus pada kesadaran dan praktik mereka terkait keselamatan kerja dan bahaya kesehatan. Alat statistik seperti rata‑rata dan uji korelasiKuesioner berfokus pada kesadaran dan praktik mereka terkait keselamatan kerja dan bahaya kesehatan. Alat statistik seperti rata‑rata dan uji korelasi
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Empat konsep religius-spiritual dalam ajaran Islam—Tauhid, Fitrah, Mizan, dan Khalifah—membentuk pandangan dunia teosentris untuk ESD yang selarasEmpat konsep religius-spiritual dalam ajaran Islam—Tauhid, Fitrah, Mizan, dan Khalifah—membentuk pandangan dunia teosentris untuk ESD yang selaras
UNIRAYAUNIRAYA Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu transfer interlingual dari bahasa ibu dan transfer intralingual yang mengakibatkan overgeneralisasiKesalahan tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu transfer interlingual dari bahasa ibu dan transfer intralingual yang mengakibatkan overgeneralisasi
APTKLHIAPTKLHI Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk melihatInstrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk melihat
UNDIKMAUNDIKMA Instrumen yang digunakan berupa tes esai 5 soal tentang kemampuan berpikir kreatif, yang telah divalidasi oleh ahli dan siswa kelas 8 dari berbagai sekolah.Instrumen yang digunakan berupa tes esai 5 soal tentang kemampuan berpikir kreatif, yang telah divalidasi oleh ahli dan siswa kelas 8 dari berbagai sekolah.
UNDIKMAUNDIKMA Researchers suggest that further research can be conducted at different levels of education so that it can discuss more broadly the aspects of sociomathematicalResearchers suggest that further research can be conducted at different levels of education so that it can discuss more broadly the aspects of sociomathematical
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis peristiwa sosial, fenomena, atau kejadian. Subjek penelitianMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis peristiwa sosial, fenomena, atau kejadian. Subjek penelitian
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Subjek penelitian mencakup Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi, dosen, serta mahasiswa PAI. Prosedur penelitian melibatkan empat langkah: observasi,Subjek penelitian mencakup Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi, dosen, serta mahasiswa PAI. Prosedur penelitian melibatkan empat langkah: observasi,
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Dengan meningkatkan akses ke layanan kesehatan, individu dapat menerima perawatan komprehensif yang memenuhi kebutuhan fisik, gizi, dan kesehatan mentalDengan meningkatkan akses ke layanan kesehatan, individu dapat menerima perawatan komprehensif yang memenuhi kebutuhan fisik, gizi, dan kesehatan mental
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Hasil penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dan multidimensi yang mengakui adanya saling ketergantungan di antara isu-isu tersebut. DenganHasil penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dan multidimensi yang mengakui adanya saling ketergantungan di antara isu-isu tersebut. Dengan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Dengan mengatasi hambatan-hambatan ini dan menerapkan strategi-strategi tersebut, masyarakat terpencil dapat mendorong inklusivitas, pemahaman budaya,Dengan mengatasi hambatan-hambatan ini dan menerapkan strategi-strategi tersebut, masyarakat terpencil dapat mendorong inklusivitas, pemahaman budaya,