JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU
Journal of General Education and HumanitiesJournal of General Education and HumanitiesPenelitian ini didorong oleh tantangan yang dihadapi siswa disleksia dalam memahami soal cerita matematika, mulai dari kesulitan mendekode, pemrosesan bahasa, dan neurologis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menguji bagaimana siswa disleksia memahami soal cerita matematika dengan dukungan dari Game-Math TCM AI, yang menyediakan fitur text-to-speech dan manipulatif visual. Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif kualitatif yang melibatkan dua siswa kelas enam dengan disleksia yang dipilih melalui tes skrining. Sebelum menyelesaikan lima soal cerita penjumlahan dan pengurangan, siswa diperkenalkan dengan fitur AI yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Data dikumpulkan dari lembar kerja, rekaman layar interaksi siswa dengan AI, dan wawancara semi-terstruktur. Analisis berfokus pada empat indikator pemahaman: menafsirkan, mengklasifikasikan, menyimpulkan, dan membandingkan. Temuan menunjukkan bahwa text-to-speech membantu siswa dalam memahami isi soal (menafsirkan), sementara manipulatif visual mendukung kemampuan mereka untuk mengidentifikasi dan memilih operasi yang tepat (mengklasifikasikan). Kedua fitur tersebut juga membantu siswa menguraikan langkah-langkah menuju kesimpulan (menyimpulkan), dan alat visual memungkinkan mereka untuk memverifikasi pemahaman mereka (membandingkan). Secara keseluruhan, kombinasi text-to-speech, manipulatif visual, dan dukungan terpandu mengurangi tuntutan kognitif dan memperkuat pemahaman siswa disleksia tentang soal cerita matematika melalui platform Game-Math TCM.
Berdasarkan temuan dari dua siswa disleksia, penelitian ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan fitur text-to-speech, manipulatif visual, dan panduan peneliti secara signifikan mendukung pemahaman soal cerita matematika.Fitur text-to-speech mengurangi beban kognitif yang terkait dengan mendekode, media manipulatif visual memperjelas representasi kuantitatif, dan panduan peneliti membantu siswa ketika mereka mengalami kebingungan.Setiap komponen ini berkontribusi dalam berbagai cara terhadap indikator pemahaman soal cerita matematika.fitur text-to-speech memfasilitasi interpretasi isi soal (menafsirkan), media manipulatif visual membantu dalam mengidentifikasi informasi dan menentukan operasi yang diperlukan (mengklasifikasikan), kedua fitur text-to-speech dan manipulatif visual mendukung siswa dalam menguraikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menarik kesimpulan (menyimpulkan), dan media manipulatif visual membantu memverifikasi pemahaman (membandingkan).Hasil ini memperkuat potensi pembelajaran yang didukung teknologi adaptif untuk siswa disleksia.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan AI dalam membantu siswa disleksia memahami konsep matematika abstrak, seperti aljabar atau geometri. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan eksperimen untuk membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan AI dengan siswa yang tidak menggunakan AI. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana karakteristik individual siswa disleksia, seperti tingkat keparahan disleksia atau gaya belajar, memengaruhi efektivitas penggunaan AI. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau kualitatif untuk mengidentifikasi pola-pola yang relevan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model AI yang lebih personal dan adaptif, yang dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan belajar siswa disleksia secara individual. Model ini dapat menggunakan data dari interaksi siswa dengan AI untuk memberikan umpan balik yang lebih relevan dan dukungan yang lebih tepat sasaran. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa disleksia dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif.
| File size | 476.16 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan siswa kelas sembilan sebagai subjek penelitian. Data diperoleh dari hasil tes tertulis siswaPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan siswa kelas sembilan sebagai subjek penelitian. Data diperoleh dari hasil tes tertulis siswa
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Studi ini mengeksplorasi implikasi hukum dan manajerial dari tidak adanya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Universitas Pamulang. Undang‑Undang No.Studi ini mengeksplorasi implikasi hukum dan manajerial dari tidak adanya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Universitas Pamulang. Undang‑Undang No.
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Diperlukan inisiatif kolaborasi antara museum, institusi pendidikan, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan peran pendidikan museum. Museum harus memodernisasiDiperlukan inisiatif kolaborasi antara museum, institusi pendidikan, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan peran pendidikan museum. Museum harus memodernisasi
STAINUPASTAINUPA Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles and Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajianTeknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles and Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian
STAINUPASTAINUPA Konsep pendidikan sebagai proses menuntun kodrat anak menemukan bentuk aktualisasinya dalam pendekatan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasisKonsep pendidikan sebagai proses menuntun kodrat anak menemukan bentuk aktualisasinya dalam pendekatan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis
STAINUPASTAINUPA Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena krisis karakter yang banyak terjadi pada siswa sekolah dasar, yang tercermin dalam perilaku kurangLatar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena krisis karakter yang banyak terjadi pada siswa sekolah dasar, yang tercermin dalam perilaku kurang
UNHAJUNHAJ The stages carried out start from 1) Obtaining permission from the school as a partner in this community service, 2) Demonstrating the movements that willThe stages carried out start from 1) Obtaining permission from the school as a partner in this community service, 2) Demonstrating the movements that will
UCYUCY Bagaimana idealnya seorang guru yang berkarakter merupakan pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh semua pendidik. Guru yang memiliki karakter idealBagaimana idealnya seorang guru yang berkarakter merupakan pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh semua pendidik. Guru yang memiliki karakter ideal
Useful /
IAIN CURUPIAIN CURUP However, effective law enforcement requires prioritizing the issue at the investigation level and imposing maximum penalties. Further research should focusHowever, effective law enforcement requires prioritizing the issue at the investigation level and imposing maximum penalties. Further research should focus
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Studi penelitian ini telah menjelaskan potensi integrasi advokasi, pendidikan, dan kolaborasi masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah mendesak sepertiStudi penelitian ini telah menjelaskan potensi integrasi advokasi, pendidikan, dan kolaborasi masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah mendesak seperti
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini menyoroti tantangan dan kesenjangan dalam kondisi pemberdayaan pemuda saat ini serta mengusulkan strategi untuk mengatasinya. Melalui tinjauanPenelitian ini menyoroti tantangan dan kesenjangan dalam kondisi pemberdayaan pemuda saat ini serta mengusulkan strategi untuk mengatasinya. Melalui tinjauan
IUSIUS Majelis Kehormatan Notaris memberikan pembinaan pada saat notaris berhadapan dengan persoalan hukum, dengan Majelis Kehormatan Wilayah memeriksa permohonanMajelis Kehormatan Notaris memberikan pembinaan pada saat notaris berhadapan dengan persoalan hukum, dengan Majelis Kehormatan Wilayah memeriksa permohonan