STPNSTPN
BHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanBHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanAccess arrangement is one of the agrarian reform programs that continues from asset arrangement. Access arrangements aim to provide assistance in capital provision, training, and marketing strategies to communities facing obstacles in their companies. In 2022, Kampung Tua Tanjung Riau served as the location for access arrangements; data collection yielded various types of Micro-Medium Small Businesses (MSMEs), also known as agrarian reform access objects. This study aims to find out how agrarian reform access is put into action in Kampung Tua Tanjung Riau. It will do this by using a qualitative approach and collecting data from the ground about the types of businesses that agrarian reform access participants run, the status of their businesses, the status of their certificates (mortgaged or not mortgaged), and how successful their businesses are by looking at how theyve grown since being given more power and by mortgaging their land ownership certificates for extra business capital. There was an increase in the number of participants who pledged certification from 40 in 2022 to 53 in 2023. However, some of the participating businesses have not experienced significant development. The constraints in the implementation of the agrarian reform access arrangement in Kampung Tua Tanjung Riau are the lack of community understanding of the program, where not all participants are registered for empowerment training, and the abundance of similar businesses that are not balanced with existing market demands, resulting in competition among MSME players.
The agrarian reform access program in Kampung Tua serves as an empowerment initiative for registered PTSL participants engaged in micro, small, and medium-sized enterprises.The program aims to facilitate access to capital through land asset legalization.While the program continues to operate, it has not yet fully achieved its welfare objectives due to a lack of community understanding and market imbalances.Several factors, including the communitys lack of understanding about the empowerment objectives of the agrarian reform access program, have prevented many of the participating businesses from experiencing significant development.
Further research should investigate the effectiveness of different training modules tailored to the specific needs of MSMEs in Kampung Tua, focusing on business management, marketing, and financial literacy. Additionally, studies could explore the potential for diversifying business sectors within the community to reduce competition and align with market demands, perhaps through identifying niche products or services. Finally, research is needed to assess the impact of access to financial institutions and the conditions of loans on the growth of businesses utilizing land certificates as collateral, examining whether alternative financing models could be more beneficial for long-term sustainability and community empowerment. These investigations should consider the socio-economic context of Kampung Tua and the unique challenges faced by its residents, aiming to provide actionable insights for improving the design and implementation of future agrarian reform programs and fostering sustainable economic development within the community. A comprehensive evaluation of the existing support systems, including the role of cooperatives and government agencies, is crucial to identify gaps and opportunities for strengthening community resilience and promoting inclusive growth. This research should also explore the potential for integrating digital technologies to enhance market access and improve the efficiency of business operations, ultimately contributing to the long-term prosperity of Kampung Tua and similar communities across Indonesia.
- Pemetaan Sosial Ekonomi Pelaku Usaha Hasil Laut Desa Bajo dalam Program Pemberdayaan Tanah Masyarakat... doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i1.6159Pemetaan Sosial Ekonomi Pelaku Usaha Hasil Laut Desa Bajo dalam Program Pemberdayaan Tanah Masyarakat doi 10 36418 syntax literate v7i1 6159
- WAWANCARA, SEBUAH INTERAKSI KOMUNIKASI DALAM PENELITIAN KUALITATIF | Jurnal Ilmu Budaya. wawancara interaksi... doi.org/10.31849/jib.v11i2.1099WAWANCARA SEBUAH INTERAKSI KOMUNIKASI DALAM PENELITIAN KUALITATIF Jurnal Ilmu Budaya wawancara interaksi doi 10 31849 jib v11i2 1099
- Implementation of Access Arrangements for Agrarian Reform: A Case Study in the Kampung Tua of Tanjung... doi.org/10.31292/bhumi.v10i1.776Implementation of Access Arrangements for Agrarian Reform A Case Study in the Kampung Tua of Tanjung doi 10 31292 bhumi v10i1 776
| File size | 1.22 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALMAHUPIKIJURNALMAHUPIKI Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Serang Nomor 588/Pid. Srg svojimilena tepat berdasarkan faktapunPertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Serang Nomor 588/Pid. Srg svojimilena tepat berdasarkan faktapun
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Sebanyak 139 siswa kelas X terlibat dalam kegiatan ini melalui angket, wawancara, observasi, dan asesmen psikologis. Hasil asesmen menunjukkan keragamanSebanyak 139 siswa kelas X terlibat dalam kegiatan ini melalui angket, wawancara, observasi, dan asesmen psikologis. Hasil asesmen menunjukkan keragaman
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Keberadaan bank sampah ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah di tingkat lokal, tetapi juga menunjukkan potensi perluasan dampak melaluiKeberadaan bank sampah ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah di tingkat lokal, tetapi juga menunjukkan potensi perluasan dampak melalui
KEMENSOSKEMENSOS Karenanya perlu banyak kajian pemberdayaan yang menggunakan pendekatan keberlanjutan seperti bisnis sosial atau kewirausahaan sosial, maka fokus artikelKarenanya perlu banyak kajian pemberdayaan yang menggunakan pendekatan keberlanjutan seperti bisnis sosial atau kewirausahaan sosial, maka fokus artikel
YAYASANBHZYAYASANBHZ Kejahatan penyelundupan narkotika melalui jalur laut merupakan kejahatan yang terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu upaya pemerintah menanggulangiKejahatan penyelundupan narkotika melalui jalur laut merupakan kejahatan yang terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu upaya pemerintah menanggulangi
STPNSTPN Sebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) danSebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) dan
PROVISIPROVISI Penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengontrol data nasabah di Bank Muamalat,Penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengontrol data nasabah di Bank Muamalat,
STKIP JBSTKIP JB Salah satu media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi adalah Powtoon, sebuah media presentasi yang dapat diputar berulang‑ulang untuk mahasiswa berkebutuhanSalah satu media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi adalah Powtoon, sebuah media presentasi yang dapat diputar berulang‑ulang untuk mahasiswa berkebutuhan
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Penuaan merupakan proses alami yang berdampak pada penurunan fungsi tubuh, termasuk fungsi kognitif yang berisiko menimbulkan demensia pada lansia. PenurunanPenuaan merupakan proses alami yang berdampak pada penurunan fungsi tubuh, termasuk fungsi kognitif yang berisiko menimbulkan demensia pada lansia. Penurunan
UNEJUNEJ Modoods model of moderate secularism proves inadequate due to its failure to account for political realities and public attitudes, particularly the influenceModoods model of moderate secularism proves inadequate due to its failure to account for political realities and public attitudes, particularly the influence
UNEJUNEJ Temuan menunjukkan bahwa standar hak asasi manusia belum diterapkan dalam manajemen bencana di Palu, terbukti dari perlakuan tidak adil terhadap korbanTemuan menunjukkan bahwa standar hak asasi manusia belum diterapkan dalam manajemen bencana di Palu, terbukti dari perlakuan tidak adil terhadap korban
STPNSTPN Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah desa telah melakukan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi serta mengajukan kuota pendaftaran tanah melalui programUntuk mengatasi hal tersebut, pemerintah desa telah melakukan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi serta mengajukan kuota pendaftaran tanah melalui program