LAPANLAPAN
Jurnal Teknologi DirgantaraJurnal Teknologi DirgantaraIgniter merupakan komponen roket yang berfungsi memberikan energi aktivasi pada permukaan propelan padat di dalam ruang bakar motor roket. Perancangan igniter memerlukan data spesifikasi roket secara menyeluruh, antara lain initial free volume dan tekanan ruang bakar stabil untuk propelan terkait. Sifat-sifat bahan isian igniter pun diperlukan terutama densiti dan fraksi condensed particles dari hasil pembakaran nya. Pada makalah ini, perancangan igniter tipe pirogen dirancang untuk motor roket diameter 420 mm dengan panjang 4000 mm yang menggunakan bataiig propelan konfigurasi ganda wagon wheel - silinder. Adapun hasil rancangan igniter adalah sebagai berikut: panjang tabung utama = 302,6 mm dan diameter - 52 mm memakai main charge dengan berat 388,31 gram, volume 212,19 cm3 serta luas kerongkongan nosel = 12,6 mm2. Tabung menengah dengan panjang = 200 mm dan diameter - 30 mm, maka berat black powder yang digunakan = 310,87 gram dengan volume = 141,37 cc. Panjang keseluruhan igniter dengan tangkai pemegangnya = 402,6 mm.
Dari hasil perancangan disimpulkan bahwa perancangan ini merupakan perancangan awal igniter untuk dapat digunakan membakar propelan berkonfigurasi ganda wagon wheel - silinder yang panjangnya = 4000 mm dengan panjang wagon wheel = 900 mm dan panjang silinder = 3100 mm.Dengan letak tabung igniter pada jarak 402,6 mm di bagian muka tabung motor roket, maka diharapkan semburan api yang keluar dari igniter dapat membakar seluruh permukaan dalam propelan.Perancangan ini perlu diuji lebih lanjut melalui simulasi dan uji statik untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Berdasarkan hasil perancangan ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengujian performa igniter secara eksperimental melalui uji statik untuk memvalidasi hasil perhitungan dan simulasi. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi komposisi bahan main charge terhadap karakteristik pembakaran dan energi yang dihasilkan dapat dilakukan untuk mengoptimalkan efisiensi penyalaan propelan. Terakhir, pengembangan desain igniter yang lebih inovatif, seperti penggunaan material baru atau konfigurasi geometris yang berbeda, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan keandalan dan performa sistem penyalaan motor roket padat secara keseluruhan.
| File size | 843.73 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPUNP Ini melibatkan pemantauan daya di setiap sel dan suhu di banyak lokasi untuk memastikan tidak ada sel yang beroperasi di luar parameter yang ditentukan.Ini melibatkan pemantauan daya di setiap sel dan suhu di banyak lokasi untuk memastikan tidak ada sel yang beroperasi di luar parameter yang ditentukan.
UKIPUKIP PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), sebagai anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri makananPT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), sebagai anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri makanan
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian menemukan bahwa kesesuaian antara pelaksanaan layanan pembuatan sertifikat tanah dengan prosedur standar masih belum tercapai di BPN Kota Jambi.meskipunPenelitian menemukan bahwa kesesuaian antara pelaksanaan layanan pembuatan sertifikat tanah dengan prosedur standar masih belum tercapai di BPN Kota Jambi.meskipun
NEWINERANEWINERA Tujuan utama dari makalah tinjauan pustaka ini adalah untuk menyoroti kepercayaan sosial dan ergonomi pada kursi tradisional furnitur kayu tinjauan pustakaTujuan utama dari makalah tinjauan pustaka ini adalah untuk menyoroti kepercayaan sosial dan ergonomi pada kursi tradisional furnitur kayu tinjauan pustaka
LAPANLAPAN Faktor keamanan bagian konvergen nosel akibat tekanan sebesar 4, sedangkan bagian divergen akibat temperatur sebesar 1. Tegangan terbesar terjadi padaFaktor keamanan bagian konvergen nosel akibat tekanan sebesar 4, sedangkan bagian divergen akibat temperatur sebesar 1. Tegangan terbesar terjadi pada
LAPANLAPAN Penelitian p r e s t a si t e r h a d ap roket RX-320 dengan s u d ut elevasi bervariasi dari 50° sampai dengan 80°. B a h an pendorong yang dipakaiPenelitian p r e s t a si t e r h a d ap roket RX-320 dengan s u d ut elevasi bervariasi dari 50° sampai dengan 80°. B a h an pendorong yang dipakai
LAPANLAPAN Konsep misi satelit generasi II LAPAN (G2-SAT) dirancang berdasarkan muatan berupa sistem pencitra dengan empat kanal untuk mendukung program ketahananKonsep misi satelit generasi II LAPAN (G2-SAT) dirancang berdasarkan muatan berupa sistem pencitra dengan empat kanal untuk mendukung program ketahanan
LAPANLAPAN Asam nitrat adalah cairan yang sangat korosif dan dapat menyebabkan efek yang serius terhadap tubuh manusia. Tinjauan terhadap keselamatan dalam uji statikAsam nitrat adalah cairan yang sangat korosif dan dapat menyebabkan efek yang serius terhadap tubuh manusia. Tinjauan terhadap keselamatan dalam uji statik
Useful /
UINSIUINSI Praktik poligami di Kramatjati menyadari bahwa izin resmi saja tidak menjamin kesejahteraan keluarga. manajemen yang efektif dan komunikasi terbuka menjadiPraktik poligami di Kramatjati menyadari bahwa izin resmi saja tidak menjamin kesejahteraan keluarga. manajemen yang efektif dan komunikasi terbuka menjadi
UINSIUINSI Makalah ini secara kritis mengeksplorasi perbedaan teologis, hukum, dan sosiopolitik antara khunthā tradisional (interseks) dan identitas transgenderMakalah ini secara kritis mengeksplorasi perbedaan teologis, hukum, dan sosiopolitik antara khunthā tradisional (interseks) dan identitas transgender
UINSIUINSI Keterlibatan strategis HPPA, advokasi hukum, serta inovasi teknologi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memfasilitasi integrasi produk halalKeterlibatan strategis HPPA, advokasi hukum, serta inovasi teknologi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memfasilitasi integrasi produk halal
LAPANLAPAN Telah diperoleh geometri sudu untuk SKEA 300 kW dengan spesifikasi kecepatan angin nominal 10 m/det dengan putaran 35 rpm. Digunakan tiga jenis penampangTelah diperoleh geometri sudu untuk SKEA 300 kW dengan spesifikasi kecepatan angin nominal 10 m/det dengan putaran 35 rpm. Digunakan tiga jenis penampang