UPI YAIUPI YAI

Psikologi Kreatif InovatifPsikologi Kreatif Inovatif

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan empati dengan perilaku schadenfreude pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas X angkatan 2018. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 200 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 121 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala perilaku schadenfreude, harga diri, dan empati. Hasil analisis multivariate correlation antara harga diri dan empati dengan perilaku schadenfreude diperoleh nilai R = 0.775 dengan p = < 0.001 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif dengan taraf signifikan antara harga diri dan empati dengan perilaku schadenfreude pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas X angkatan 2018. Pada analisis data regression dengan metode enter menunjukkan bahwa harga diri dan empati memberikan kontribusi sebesar 60% pada perilaku schadenfreude. Sedangkan hasil analisis data regression dengan metode stepwise, menunjukkan bahwa variabel empati memiliki kontribusi yang lebih dominan sebesar 44% terhadap perilaku schadenfreude.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara harga diri dan perilaku schadenfreude pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas X angkatan 2018.Selain itu, terdapat pula hubungan negatif antara empati dan perilaku schadenfreude pada mahasiswa yang sama.Secara keseluruhan, harga diri dan empati secara signifikan berhubungan dengan perilaku schadenfreude.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi perilaku schadenfreude, seperti kepribadian atau pengalaman masa lalu, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan empati dan harga diri pada mahasiswa, dengan harapan dapat mengurangi kecenderungan perilaku schadenfreude. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa dalam merasakan dan mengekspresikan schadenfreude, serta memahami konteks sosial dan budaya yang mempengaruhinya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis dan kualitas hubungan sosial di kalangan mahasiswa.

Read online
File size1.12 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test